Senin, 15 November 2021

Polres Tulungagung Bersama Paguyuban Pencak Silat Gelar Pertemuan Rutin Bahas Agenda HUT Kabupaten Tulungagung ke 816

 


TULUNGAGUNG - Guna menjalin silaturahmi dan menjaga kondusifitas kamtibmas, Polres Tulungagung menggelar pertemuan rutin dengan Paguyuban Pencak Silat se Kabupaten Tulungagung, Sabtu (13/11/2021) bertempat di Pantai Sine Kecamatan Kalidawir.



Hadir dalam acara tersebut Kasat Intelkam Polres Tulungagung AKP Huwahila Wahyun Yuha, S.H.,  IPTU Anwari Waka Polsek Tanggunggunung, Serma Latif Haryono Unit Intel Kodim 0807 Tulungagung, Janjang Bakesbangpol Tulungagung, Ipda Tono Kanit 3 Intelkam Polres Tulungagung, Mahrus Ali, S.Pd Ketua Paguyuban Pencak Silat Kab. Tagung, Bambang S. dari Satpol PP Tulungagagung dan Ketua Perguruan Pencak silat se Tulungagung.


Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto, SH, SIK, MH melalui Kasi Humas Iptu Nenny Sasongko, SH mengatakan, silaturahmi dan pertemuan rutin oleh Paguyuban Pencak Silat Kabupaten Tulungagung tersebut merupakan kegiatan rutin yangbdilaksanakan setiap 1 bulan sekali.


“Kegiatan ini dalam rangka konsolidasi para Ketua Perguruan Silat serta untuk membahas permasalahan secara musyawarah guna menciptakan kondusifitas wilayah Kabupaten Tulungagung”, terang Iptu Nenny, Senin (15/11/2021).


Selanjutnya pertemuan yang juga mengagendakan beberapa kegiatan diantaranya Apel bersama Perguruan Silat dalam rangka HUT Kabupaten Tulungagung dan persiapan pertandingan pencak silat Kapolda Cup di Polda Jatim. 


“Para Ketua perguruan silat sepakat untuk mensukseskan berlangsungnya agenda tersebut, pada saat kegiatanHITBKabuoaten Tulungagung juga akan ditampilkan 3 perwakilan dari masing – masing 3 perguruan yaitu seni tunggal, ganda, peregu dan bersama sesuai gerakan IPSI”, jelas Iptu Nenny


“Pada saat HUT Kabupaten Tulungagung untuk seluruh Perguruan mengajukan kegiatan yang bersifat Positif dan akan diberikan Reward, darinmasing masing oergurian Silat masing-masing 1 orang”, sambungnya.


Dalam pertemuan tersebut juga disepakati bersama terkait dengan adanya gesekan antar oknum perguruan silat yang ada di wilayah Kab. Tagung, para Ketua Perguruan Silat sepakat untuk penyelesaian permasalahan diselesaikan sesuai proses Hukum yang berlaku di Indonesia dan tidak melebar ke permasalahan perguruan silat masing-masing. (NN95 - HUN RESTU)