Jumat, 14 Juni 2024

Ingin Mengabdi Pada Negeri, Atlet Esport Ridel Daftar Casis Polri

Jakarta. Atlet eSports Ridel Yesaya Sumarandak menjadi salah satu calon siswa (Casis) Tamtama Polri T.A 2024. Ridel sendiri mendaftar sebagai Casis Tamtama dari Polres Minahasa. 

Adanya Ridel dalam pendaftaran Casis Tamtama tersebut menambah rentetan anak bangsa berprestasi di rekrutmen tahun ini.

“Saya memang bercita-cita jadi polisi sejak kecil,” ujarnya, Jumat (14/5/24).

Dia mengaku, meski menekuni eSports, tidak melunturkan niatnya untuk menjadi anggota Korps Bhayangkara. Dia tetap bertekad mengabdi kepada negeri ini dengan menjadi polisi.

“Yang pertama ingin menjadi berkat buat banyak orang lewat polisi, ingin membanggakan orang tua, ingin berbakti kepada bangsa dan negara juga membantu sesama manusia dengan menjadi polisi,” jelasnya.

Disebutkan Riedel, setahun terakhir dia menggencarkan olahraga, mencari tips, hingga belajar akademis demi lolos rekrutmen anggota Polri ini. Sebagai yang berlatarbelakang dari keluarga biasa, dia mengaku, seleksisi anggota Polri ini sangat mudah dimengerti tahap demi tahapnya.

“Masuk Polri ini kan gratis, saya cari tipsnya di internet juga mudah, saya belajar. Dengan persiapan yang matang, siapapun akan mudah melewatinya,” ujar dia.

Dalam riwayat prestasinya, Riedel pernah memenangkan ajang Asian Games 2018. Dia menyabet medali emas dan mengharumkan nama bangsa tersebut.

Dia juga pernah meraih juara satu Asia dalam rangka Tour eSport di Korea pada 2019. Kemudian juara dia eSport se-dunia yang diselenggarakan di China 2019.

Terakhir, dia mengikuti Clash Royal tingkat Asia dan memenangjan juara 3 pada 2020. Semuanya diraih dalam kompetisi tim.

Kamis, 13 Juni 2024

*Kapolda Jatim Letakan Batu Pertama Gedung Satya Haprabu Polres Sumenep*

SUMENEP - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Imam Sugianto.,M.Si melakukan peletakan batu pertama serta penandatanganan prasasti sebagai tanda dimulainya pembangunan gedung Satya Haprabu Polres Sumenep, Jumat (14/6/2024) pagi. 

Gedung tersebut akan difungsikan sebagai kantor Bagian Logistik (Baglog) , Satuan Intelijen dan Kemanan (Sat Intelkam), Sat Samapta, Sat Narkoba dan Unit Laka Lantas.

Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Imam Sugianto menyampaikan, pembangunan gedung ini bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang berjumlah sebesar Rp. 22.843.718.000,-.

Gedung tersebut terdiri dari dua lantai dengan luas bangunan 1.846 m2, berdiri di atas tanah seluas 3.300 m2 dengan batas pengerjaan selama 180 hari oleh PT. Jaya Etika Teknik 

"Semoga pembangunan ini berjalan lancar tanpa halangan apapun," ucap Kapolda Jatim di Sumenep. 

Namun ia mengingatkan, tidak boleh hanya bangga pada bangunan gedungnya, tapi harus dijadikan sebagai semangat baru dalam melayani masyarakat dengan baik sebagaimana slogan Polda Jatim, Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Tuntas  dan Kerja Iklas.

Selain itu dengan dibangunya tambahan gedung baru itu diharapkan untuk dijadikan sebagai lompatan kemajuan kedepan bagi instansi Polres Sumenep dalam pelayanan.

"Itu yang selalu saya tekankan kepada seluruh instansi kepolisian di jajaran Polda Jatim. Harus dilaksanakan dengan maksimal," tegas Kapolda Jatim.

Diketahui, turut mendampingi Kapolda Jatim dalam acara tersebut, yakni Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.,S.H.,M.H, Kejari Sumenep Trimo.,S.H.,M.H dan Kapolres Sumenep AKBP Hendri Noveri Santoso.,S.H.,S.I.K.,M.M. (*)

*Pak Bhabin dan 3 Pilar di Jember Berhasil Mediasi Penyelesaian Masalah Batas Tanah Warga Pancakarya*

JEMBER, - Konflik yang melibatkan masalah batas tanah di Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, berhasil diselesaikan melalui mediasi oleh 3 pilar desa setempat.

Mediasi yang juga diprakarsai oleh Bhabinkamtibmas dan Polisi RW juga menghasilkan kesepatan antara dua warga desa Pancakarya, Sulhan (48) dan Kamijan (54) yang terlibat perselisihan mengenai batas tanah yang berdampingan.

Bhabinkamtibmas Pancakarya, Brigadir Riky mengatakan perselisihan ini bermula ketika Sulhan mengadukan Kamijan bahwa Kamijan telah melanggar batas tanah yang seharusnya miliknya. 

Konflik tersebut menciptakan ketegangan di antara kedua pihak dan mengancam keharmonisan di lingkungan desa. 

Menyadari pentingnya penyelesaian konflik ini, Brigadir Riky bersama dengan perangkat desa dan Babinsa segera mengambil langkah untuk mengadakan mediasi.

Pada hari Rabu, 5 Juni 2024, mediasi dilaksanakan dengan menghadirkan kedua belah pihak di rumah Kepala Desa Pancakarya, Ir.Mokh Agus Salim.  

Dalam mediasi ini, Brigadir Riky bersama 3 Pilar, yang terdiri dari perangkat desa, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa, bertindak sebagai penengah. 

Mediasi berlangsung dalam suasana yang penuh kesabaran dan keterbukaan, dengan tujuan utama untuk mencapai kesepakatan damai dan kekeluargaan.

Brigadir Riky menjelaskan pentingnya menyelesaikan masalah ini secara damai dan kekeluargaan, agar tidak menimbulkan konflik yang lebih besar di kemudian hari. 

Setelah melalui diskusi yang panjang dan mendalam, kedua belah pihak akhirnya mencapai kesepakatan. 

Sulhan dan Kamijan sepakat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan. 

Mereka setuju untuk memasang batas baru yang telah disepakati bersama. 

Kamijan, yang diadukan oleh Sulhan, mengakui kesalahannya dan bersedia memperbaiki batas tanah sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat.

Kesepakatan ini diterima dengan baik oleh kedua belah pihak, yang menyatakan bahwa mereka akan mematuhi dan menghormati hasil mediasi. 

Dengan demikian, konflik yang sempat mengganggu ketenangan di Desa Pancakarya berhasil diselesaikan tanpa perlu melalui jalur hukum yang lebih formal dan memakan waktu.

Keberhasilan mediasi ini mendapat apresiasi dari warga desa yang melihat bahwa penyelesaian masalah melalui dialog dan musyawarah adalah cara terbaik untuk menjaga keharmonisan dan kerukunan di lingkungan mereka. 

Kepala Desa Pancakarya, Ir.Mokh Agus Salim, juga menyatakan rasa terima kasihnya kepada Brigadir Riky dan seluruh nya atas inisiatif dan upaya mereka dalam menyelesaikan masalah ini.

Masalah ini menjadi contoh yang baik tentang bagaimana mediasi dan pendekatan kekeluargaan dapat menjadi solusi efektif dalam menyelesaikan konflik di masyarakat. 

Brigadir Riky dan 3 Pilar Desa Pancakarya berhasil menunjukkan bahwa kehadiran polisi dan perangkat desa yang proaktif dalam mediasi konflik dapat menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga.

Dengan selesainya mediasi ini, diharapkan tidak ada lagi perselisihan serupa yang terjadi di Desa Pancakarya. 

Semua pihak diharapkan dapat terus menjaga komunikasi yang baik dan saling menghormati batas-batas yang telah disepakati, sehingga tercipta lingkungan yang harmonis dan damai.

Di tempat terpisah Kapolres Jember, AKBP Bayu Pratama Gubunagi mengatakan Polres Jember tetap komitmen dalam kehadirannya di tengah masyarakat untuk mewujudkan rasa aman dan nyaman warganya.

Ia menegaskan setiap permasalahan di tingkat bawah tidak harus diselesaikan di ranah hukum sepanjang bisa dimediasi.

"Kami berusaha untuk selalu menjaga ketertiban dan keharmonisan di desa dan mediasi ini adalah salah satu upaya kami untuk memastikan bahwa setiap masalah dapat diselesaikan dengan cara yang baik dan tidak merugikan kedua belah pihak," tutur Kapolres Jember. (*)

*Polisi Berhasil Amankan Tersangka Curanmor 9 TKP di Surabaya yang Kabur ke Kalimantan*

SURABAYA – Polrestabes Surabaya melalui Unit Reskrim Polsek Lakarsantri akhirnya berhasil menangkap satu orang lagi tersangka pencurian kendaraan bermotor ( Curanmor ) di 9 tempat kejadian perkara ( TKP ) di Kota Surabaya.

Hali itu seperti disampaikan oleh Kapolsek Lakarsantri, Kompol M.Akhyar kepada awak media di Polsek Lakarsantri Polrestabes Surabaya, Rabu (12/6).

Satu tersangka inisial MIL asal Jalan Sidodadi Surabaya ini kata Kompol Akhyar adalah komplotan tersangka KAS yang sudah ditangkap Polisi pasca melakukan aksi curi motor.

“Saat tersangka KAS berhasil ditangkap, tersangka MIL berhasil kabur dan diduga ke Kalimantan,”kata Kompol Akhyar.

Kapolsek Lakarsantri ini mengatakan, tersangka MIL ini melakukan pencurian dengan cara berkeliling dan sasarannya adalah motor yang diparkir di pinggir jalan.

"Awalnya ada informasi dari warga jika ada pelaku pencurian sepeda motor tertangkap oleh warga," kata Kompol Akhyar. 

Ia mengungkapkan, anggota Reskrim mendatangi TKP lalu pelaku KAS yang sebelumnya ditangkap (sudah proses hukum), kemudian dibawa ke Mapolsek untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. 

"Saat dilakukan pemeriksaan, KAS mengaku melakukan pencurian bersama rekanya MIL yang berperan mengawasi dan menunggu diatas sepeda motor. Saat itu berhasil melarikan diri," kata Kompol Akhyar.

Setelah adanya keterangan dari KAS  maka anggota Opsnal melaksanakan lidik dan diperoleh info bahwa pelaku MIL melarikan diri di Kalimantan. 

Kemudian pada Jumat (07 Juni 2024) anggota Opsnal mendapati Info dari masyarakat bahwa MIL pulang ke Surabaya lagi dan tinggal di daerah Sidodadi Simokerto bersama dengan Ibunya.

Saat itu, pada Sabtu (08 Juni 2024) sekitar pukul 04.00 Wib, Tim Antibandit Polsek Lakarsantri berhasil menangkap pelaku MIL di rumah kosannya.

Saat diinterograsi MIL mengaku melakukan Curanmor di 9 TKP diantaranya, TKP Warkop Jago Jogja Menganti Gresik, pada Desember 2023, TKP Wiyung gg Amanah Surabaya pada November 2023, TKP Waduk Unesa Sekira pada November 2023, TKP Warung Ijo Barat sekolahan Petra Prada Kali Kendal sekira November 2023.

Kemudian percobaan Alfamart Lakarsantri Desember 2023 rekan MIL yaitu KAS berhasil diamankan Polisi.

TKP lainya yang pernah jadi sasaran KAS dan MIL adalah Gedangan Sidoarjo sekira bulan Oktober 2023, TKP Sukodono Sidoarjo November 2023, TKP Depan masuk Hotel Singgasana Stren Kali sekira bulan November 2023, dan Wilayah Menganti dekat pasar. 

Barang bukti, satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna hitam Nopol L-2495-MB yang disita dalam berkas perkara atas nama tersangka KAS. (*)

*Sukses Tekan Angka Laka Lantas, Polda Jatim Raih Juara Satu IRSMS Awward*

SURABAYA – Jajaran Direktorat Lalu lintas(Ditlantas) Polda Jawa Timur kembali memboyong sejumlah penghargaan dari Korlantas Polri.

Hal itu seperti disampaikan oleh Wadirlantas Polda Jatim, AKBP Lukman Cahyono melalui selullar saat mengikuti Rakernis Fungsi Lantas tahun 2024 di Yogyakarta,Kamis (13/6).

AKBP Lukman Cahyono mengatakan penghargaan itu diberikan kepada jajaran Ditlantas Polda Jatim atas beberapa kategori keberhasilan dalm melaksanakan tugas di wilayah hukum Polda Jatim.

“Alhamdulilah kita kembali mendapat penghargaan dari Korlantas Polri dari tiga kategori,”ujar AKBP Lukman Cahyono.

Adapun kategori yang dimaksud adalah keberhasilan jajaran Ditlantas Polda Jatim dalam upaya menekan kecelakaan lalu lintas secara kolaboratif.

“Untuk kategori menekan kecelakaan lalu lintas secara kolaboratif jajaran kita meraih peringkat ketiga seluruh Indonesia,”ujar AKBP Lukman.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat menghadiri Rakernis Fungsi Lantas tahun 2024 di Yogyakarta, Rabu (12/6).

Sementara itu untuk kategori Commander Wish Kakorlantas Polri, jajaran Ditlantas Polda Jatim meraih juara Dua dari Polda seluruh Indonesia.

Sedangkan kategori IRSMS (Integrrated Road Safety Manajemen System) AWARD (Har Kakorlantas) Polda Jatim meraih peringkat kesatu diikuti oleh dua Polres jajarannya yaitu Polres Bangkalan dan Polres Blitar Kota masing – masing juara Tiga.

Penghargaan itu diserahkan oleh Kakorlantas Polri, Irjen Pol Dr. Drs Aan Suhanan M.si di Yogyakarta, Kamis 13 juni 2024.

Menurut AKBP Lukman Cahyono, apresiasi ini diberikan sebagai Reward kepada Polda dan Polres jajaran untuk dapat menghadirkan Polantas di lapangan serta sebagai penghargaan atas keberhasilan menekan angka Laka Lantas dan Fatality Rate.

“Dengan meraih penghargaan ini kami akan jadikan sebagai motivasi kedepan untuk lebih baik lagi dalam melaksanakan tugas kami,”pungkas AKBP Lukman Cahyono.

Sebagai informasi Rakernis yang di gelar di Yogyakarta itu diikuti oleh seluruh Direktorat Lalulintas yang ada di Polda seluruh Indonesia.

Adapun Rakernis satuan fungsi Lalulintas kali ini bertema “Polantas Presisi hadir mendukung percepatan transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan dalam rangka terwujudnya Indonesia emas”.

Wadirlantas Polda Jatim bersama dengan Kasat PJR dan Kasi Laka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim mewakili Dirlantas Polda Jatim dalam menerima penghargaan yang diberikan oleh Kakorlantas Polri itu.  (*)

*Polres Pamekasan Sediakan Ojek Gratis Bagi Calon Jamaah Haji 2024*

PAMEKASAN – Rumah para calon Jamaah Haji (CJH) di Pamekasan tidak semua dekat dengan perkotaan ataupun tempat pemberangkatan jamaah haji di depan Masjid Agung Asy - Syuhada.

Bahkan dari titik parkir menuju tempat pemberangkatan jamaah haji di depan Masjid Agung Asy – Syuhada juga cukup jauh bagi para CJH terutama para lansia yang harus membawa koper barang bawaanya.

Untuk itu Polres Pamekasan yang merupakan Polres Jajaran Polda Jatim, menyediakan layanan ojek gratis untuk membantu mengantar jamaah haji dari titik parkir menuju tempat pemberangkatan jamaah haji di depan Masjid Agung Asy - Syuhada.

Kapolres Pamekasan melalui Kasihumas Polres Pamekasan, AKP Sri Sugiarto mengatakan, disediakannya layanan ojek gratis bagi calon jamaah haji (CJH) adalah sebagai bentuk kepedulian Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayanan masyarakat.

”Kami menyediakan fasilitas ojek gratis, sebagai bentuk pelayanan kami Polres Pamekasan kepada masyarakat khususnya Calon Jamaah haji," kata AKP Sri Sugiarto, Rabu (12/6).

Dalam pelayanan ojek gratis ini, Polres Pamekasan bersinergi dengan Kodim 0826 Pamekasan menyediakan puluhan motor.

Lanjut AKP Sugiarto, layanan semacam ini sudah biasa diberikan tahun-tahun sebelumnya.

“Jadi kami bersinergi dengan rekan – rekan TNI menyediakan motor untuk menganatar para calon jamaah haji,”ungkapnya.

 Ia juga mengatakana fasilitas yang diinisiasi Polres Pamekasan ini akan dilanjutkan pada tahun-tahun selanjutnya karena mendapat respons positif dari masyarakat.

Selain menyediakan layanan ojek Gratis, Kepolisian mengerahkan 447 personil gabungan untuk mendukung pengamanan pemberangkatan jamaah Haji.

Kasihumas Polres Pamekasan menghimbau kepada masyarakat pengantar jamaah haji untuk lebih berhati-hati dan dilarang memakai perhiasan yang berlebihan.

“Ini demi keamanan warga sendiri dari pelaku tindak kejahatan yang mungkin berkeliaran disekitar kita,”pungkasnya. (*)

*Sambut Hari Bhayangkara ke -78 Polres Nganjuk Beri Kado Bedah Rumah Warga*

NGANJUK - Kapolres Nganjuk, AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Pejabat Utama(PJU), para Kapolsek, Ketua Baznas Kabupaten Nganjuk serta unsur Forkopimcam Nganjuk dan pemerintahan kelurahan Kramat meletakan batu pertama kegiatan Program “Bedah Rumah”.

Kali ini salah satu warga Ngawi yang mendapat kado di hari Bhayangkara ke – 78 adalah Yudi Purnomo di Jalan Wilis 2a Kelurahan Kramat, Kecamatan/Kabupaten Nganjuk.

AKBP Muhammad mengungkapkan dalam program bedah rumah ini dilaksanakan dengan menggandeng Badan Amil Zakat Nasional ( Baznas ) Kabupaten Nganjuk. 

“Kami mengucapkan terimakasih sebesar-sebasarnya kepada Baznas Kabupaten Nganjuk, Pemerintah Desa, Kecamatan serta tokoh masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan bedah rumah ini,” ujar AKBP Muhammad, Rabu (12/6).

AKBP Muhammad menambahkan, kegiatan bedah rumah ini merupakan program yang berkelanjutan dimana sebelumnya Polres Nganjuk juga telah melaksanakannya di Desa Gejagan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk. 

Ia berharap dengan dibangunnya rumah layak huni tersebut, keluarga  Yudi Purnomo dapat hidup dengan lebih nyaman dan sehat. 

Selain itu, program ini juga diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk turut serta dalam kegiatan sosial yang membantu masyarakat kurang mampu.

Di tempat yang sama,  Camat Nganjuk,  Hari Moektiono, S.Stp, M.AP sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Polres Nganjuk Polda Jatim ini.

Camat Nganjuk juga mengucapkan terimakasih kepada Polres Nganjuk atas perhatian dan kepeduliaanya terhadap warga Nganjuk.

Meskipun wilayah tersebut dekat kota, kata Hari Moektiono masih banyak warganya yang membutuhkan bantuan baik berupa sembako, kesehatan maupun bedah rumah.

" Sekali lagi saya ucapkan terima kasih semoga warga kami yang mendapatkan program bedah rumah ini   dapat menerima manfaatnya dan memiliki rumah yang layak huni," ungkapnya. (*)