Kamis, 30 Juni 2022

HUT Bhayangkara ke-76, Setapak Transformasi Menuju Polri yang Presisi

 





Kepolisian Republik Indonesia (Polri) hari ini tepat berusia 76 tahun. Selama itu, sudah banyak hal yang dilakukan Polri. Khusus HUT Bhayangkara ke-76, kali ini membahas kinerja Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.


Jenderal Sigit sudah memimpin institusi Polri selama kurang lebih satu setengah tahun. Dalam perjalanannya, Sigit sudah melakukan banyak hal guna mewujudkan visi yang ia usung yaitu Transformasi menuju Polri yang Presisi, yang merupakan akronim dari kata Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan.


Hal itu dituangkan dalam empat transformasi dengan 16 program prioritas, 51 kegiatan 177 aksi, dan delapan komitmen. Selama menjadi Kapolri, Sigit pun telah melakukan mewujudkan semangat transformasi Polri yang Presisi dengan memaksimalkan fungsi pokok Polri yang melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat.


Dalam pelaksanaan Transformasi menuju Polri yang Presisi tak melulu bicara soal penegakan hukum. Kapolri pun mengenalkan konsep restorative justice yaitu penyelesaian perkara di luar peradilan.


Dalam rilis akhir tahun 2021, Polri telah merampungkan sebanyak 11.811 perkara melalui restorative justice. Angka ini meningkat sebesar 28,3 persen dibanding tahun 2020, dimana perkara yang diselesaikan melalui restorative justice sebanyak 9.199 perkara.


Di masa transformasi menuju Presisi, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, Kapolri memang menginstruksikan pendekatan-pendekatan secara restorative justice untuk menyelesaikan masalah, khususnya pada kasus yang dinilai dapat diselesaikan secara musyawarah dan mufakat.


"Karena justru masyarakat menginginkan ini bisa diselesaikan khususnya masalah-masalah kecil. Kalau dinaikkan memunculkan polemik dimana rasa keadilan, khususnya masyarakat harusnya kita bantu," kata Dedi.


"Hanya karena kepastian hukum berjalan, akhirnya bermunculan kasus memunculkan pandangan yang tidak bagus terkait rasa keadilan yang harus diperjuangkan khususnya masyarakat kecil," sambungnya.


Sepanjang tahun 2021 dan 2022, Polri juga mempunyai tugas penanganan pandemi Covid-19. Dedi menuturkan, Polri melakukan akselerasi percepatan vaksinasi hingga pelosok daerah.


"Sepanjang 2021, capaian vaksinasi Covid-19 yang dilakukan Polri serta jajarannya hingga tingkat Polsek mencapai 61,24 persen dosis 1 dan 41,46 persen untuk dosis 2," ujarnya.


Kontribusi Polri dalam upaya Pemerintah menciptakan kekebalan komunal atau herd immunity sebesar 17,73 persen dosis 1 dan 16,79 persen dosis 2.


Polri mencatat pelayanan vaksinasi di tingkat pusat hingga jajaran dengan menggunakan jenis vaksin Sinovac, Astrazeneca, Moderna, Coronavac, Biovac sebanyak lebih dari 30 juta kali kegiatan sepanjang 2021.


Pelayanan vaksinasi ini turut serta membuat Polri meningkatkan fasilitas kesehatan di 52 rumah sakit Bhayangkara. Sehingga rumah-rumah sakit milik Polri mampu merawat pasien Covid-19.


"Dalam upaya vaksinasi selama 2021, Polri mengerahkan tenaga medis yang terdiri dari 128 dokter, 162 bidan, dan 360 hingga 7.534 vaksinator," katanya.


Berbicara mengenai penegakan hukum, Polri mencatat sepanjang tahun 202, terjadi penurunan laporan kejahatan sebesar 19,3 persen atau 53.360 perkara sepanjang tahun 2021. Sementara itu jumlah kasus yang telah dituntaskan oleh Polri peningkatan.


Adapun kejahatan paling dominan sepanjang 2021 adalah kejahatan konvensional. Jumlahnya sebanyak 174.043 perkara atau 79 persen dari seluruh jumlah kejahatan. Bila dibandingkan 2020 yakni sebanyak 199.725 perkara, jumlah kasus kejahatan menurun.


Selain kejahatan konvensional, kejahatan transnasional yang terjadi selama 2021 sebanyak 40.562 perkara. Dibanding 2020, kejahatan transnasional di 2021 juga mengalami penurunan dibandingkan sebanyak 45.425 perkara.


Kemudian, pada jenis kejahatan terkait kekayaan negara, Polri menangani 4.018 perkara sepanjang 2021. Jumlah perkara menurun dibanding 2020, yang jumlahnya 4.372 perkara.


Penanganan Terorisme


Masih angka dalam rilis akhir tahun 2021, Polri menyebut jumlah terduga teroris yang diamankan sepanjang 2021 yakni sebanyak 370 tersangka, atau meningkat sebanyak 138 orang atau setara 42,7 persen jika dibandingkan dengan 2020.


Dedi menuturkan, pihaknya mengedepankan pencegahan kasus terorisme dengan melakukan penangkapan sebelum pelaku beraksi jika telah cukup bukti, atau preventive strike. Pencegahan dikedepankan agar tak muncul korban dari aksi teror.


 Meningkatnya jumlah terduga teroris yang ditangkap membuahkan hasil di mana aksi teror menurun sebanyak 7 kasus atau 53,8 persen. Pada 2021, tercatat terjadi 6 aksi teror. Sementara 2020 terdapat 13 aksi terorisme.


Sejumlah operasi juga dilakukan Polri di daerah terkait aksi kelompok bersenjata. Di Papua ada Operasi Satgas Nemangkawi. Sepanjang 2021, sebanyak 27 anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) ditangkap. Sementara 26 anggota KKB lainnya menyerahkan diri pada aparat.


Sementara Operasi Madago Raya di Poso tercatat sebanyak 7 teroris jaringan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) ditangkap dan ditindak tegas. Salah satunya adalah Ali Kalora, yang merupakan pimpinan MIT Poso pengganti Santoso.


Komitmen Kesetaraan Gender


Tak hanya mengurusi permasalahan eksternal, Polri juga melakukan transformasi dan pembenahan di internal. Kapolri pun menepati komitmennya untuk mengembangkan karir polisi wanita (polwan). Hal ini sesuai dengan apa yang dijanjikan Sigit saat melakukan fit and proper test calon Kapolri di DPR.


Satu nama perwira tinggi menjadi sorotan dalam mutasi jabatan perdana di awal kepemimpinan Sigit, pada Kamis 19 Februari 2021. Perwira tinggi itu adalah Brigjen Ida Oetari Poernamasari. Ida dipercaya Sigit menduduki jabatan sebagai Wakapolda Kalimantan Tengah (Kalteng).


Di lingkungan Polda Metro Jaya pun, terdapat 8 polwan yang diberikan kepercayaan menjadi Kapolsek. Polwan dinilai mampu menyelesaikan permasalahan hukum khususnya yang melibatkan anak-anak.


Para polwan diharapkan lebih mampu mengayomi masyarakat demi mencegah terjadinya kejahatan. Polwan diyakini lebih mampu membedakan antara penyakit masyarakat, kenakalan remaja, dan kelompok kriminal.


Polda Maluku juga mengangkat tiga polwan dalam jabatan strategis di tingkat Polsek dan Polres. Diketahui, promosi jabatan ketiga polwan tertuang dalam ST/192/KEP./2022 dan ST/193/KEP./2022.


Dalam surat telegram tersebut tertulis Kompol Helda Misse Siwabessy yang sebelumnya menjabat Kepala Sub Bagian Pengaduan Masyarakat dan Pengawasan Itwasda Polda Maluku diangkat jadi Wakapolres Seram Bagian Barat.


Kemudian Ipda Sofia Christina Ester Alfons, yang sebelumnya menjabat Wakapolsek Baguala, mendapat promosi sebagai Kapolsek Leihitu Barat.


Selanjutnya adalah AKP Meity Jacobus sebelumnya menjabat Kasat Binmas, ditunjuk dalam jabatan baru Kapolsek Baguala.


Dalam telegram terakhir Kapolri, juga bermunculan nama polwan yang dipromosikan jabatan dan pangkatnya. Rotasi dan mutasi itu tertuang dalam surat telegram No ST/1214/VI/KEP./2022. Sebanyak 120 personel Polri dirotasi.


Dari jumlah yang dirotasi itu, terdapat satu orang Polwan yang mendapat kenaikan pangkat menjadi Inspektur Jenderal (Irjen) bintang dua, yaitu Brigjen Juansih. Dia dipromosikan menjabat Widyaiswara Kepolisian Utama Tk 1 Sespim Lemdiklat Polri.


Tak hanya Brigjen Juansih, terdapat seorang Polwan yang diamanahkan sebagai Kapolres Bukittinggi. Ada pula seorang Polwan mendapat promosi menjadi Kabag Penum Divisi Humas Polri, yaitu Kombes Nurul Azizah.


Selain itu, ada AKBP dr Siti Nur Imanta yang dipromosi sebagai Karumkit Tk 2 Bandung Polda Jabar. AKBP Titik Wahyuningsih sebagai Kabidkeu Polda Banten, Kombes Endang Sri wahyu Utami Kabidkeu Polda Bali, Kombes Heni Kresnowati Kabidkeu Polda Jabar, dan Kombes Yuliani Kabidkum Polda Banten.


Dedi mengatakan penempatan Polwan di posisi strategis ini merupakan komitmen Kapolri dalam kesetaraan gender.


"Penempatan Polwan merupakan komitmen Bapak Kapolri terhadap kesetaraan gender," kata Dedi.


Dedi mengatakan Polri akan terus memberikan ruang bagi Polwan. Dia menambahkan kesetaraan gender akan terus diperjuangkan. Oleh karena itu, Dedi mengatakan sejauh ini sejumlah Polwan sudah berpangkat perwira tinggi dan menempati jabatan operasional berisiko tinggi di Polri.


Tak hanya memberikan kesempatan pengembangan karir Polwan. Kapolri juga mengumumkan akan membentuk Direktorat Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Bareskrim Polri. Nantinya, Direktorat ini mayoritas kasus di sini akan ditangani oleh polisi wanita (polwan).


Direktorat Pelayanan Perempuan dan Anak nantinya sebagai organisasi khusus untuk melayani masyarakat dalam hal korban kekerasan perempuan dan anak.


Dalam catatan Polri, kasus kejahatan terhadap perempuan dan anak sepanjang 2021 yang ditangani telah tuntas sebanyak 5.637 dari total 7.059 kasus. Sementara itu, pada kasus kejahatan anak, Polri telah menyelesaikan 2.483 kasus dari total 4.957 kasus.


Rekrutmen SDM


Sepanjang 2021, Polri terus melakukan perekrutan terhadap bibit-bibit sumber daya manusia (SDM) unggul melalui jalur rekrutmen pro-aktif (rekpro). Salah satu upaya itu dengan menyaring lulusan pesantren atau santri untuk dijadikan anggota kepolisian.

Sepanjang tahun 2021, ada puluhan santri yang hafal Alquran atau hafiz Alquran direkrut menjadi anggota Polri melalui jalur rekpro.


Polri juga melakukan perekrutan terhadap 410 personel kepolisian dari suku pedalaman di Indonesia. Kemudian, sebanyak 3.500 personel dari Orang Asli Papua (OAP).


Dengan perekrutan OAP, kata dia, Polri memiliki kebutuhan dalam menjalin komunikasi yang baik guna melakukan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas).


Berbagai hal yang dipaparkan adalah sebagian dari langkah Polri untuk menjadi lebih baik dalam memberikan pelayanan, pelindungan serta pengayoman terhadap masyarakat. Kapolri mengakui, banyak yang mengatakan bahwa konsep Polri yang Presisi ini adalah sebuah perjalanan panjang.


Ia juga meminta maaf dan meminta masyarakat terus mengoreksi dan mengkritik Polri agar lebih baik. Terlepas dari semua kekurangan yang dilakukan Polri, Kapolri berkomitmen menjadikan Polri yang semakin dicintai. Seperti sebuah pepatah klasik 'Perjalanan ribuan kilometer selalu dimulai dengan satu langkah'.(Ans71 Restu)

Pelantikan Komite Komunikasi Digital Jatim periode 2022 - 2024

 





Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melantik pengurus Komite Komunikasi Digital Provinsi Jawa Timur, periode 2022 - 2024 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Kamis (30/6/2022). 


Komite Komunikasi Digital ini dibentuk untuk menanggulangi efek negatif dari kemajuan teknologi informasi, dengan munculnya berita hoax yang penyebarannya sangat cepat di masyarakat.


Dalam sambutannya Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menyampaikan, dampak dari majunya teknologi informasi menyebabkan dunia maya mempengaruhi dunia nyata dan begitu pula sebaliknya, hal tersebut merubah cara kerja seluruh stake holder.


"Polda Jatim beserta jajaran siap mendukung Komite Komunikasi Digital dalam menanggulangi berita hoax  dengan mengedepankan langkah persuasif dan edukatif kepada masyarakat," ucap Kapolda Jatim. 


Sementara, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Nurchahyanto dalam sambutannya menyebut, di era kemajuan dunia digital ini menyebabkan perubahan, ketidakpastian, kompleksitas, dan ambiguitas di masyarakat.


"Diharapkan Komite Komunikasi Digital Prov Jatim ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat dalam menyaring berita yang beredar terutama di media digital," harapnya. 


Selain itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menambahkan, Konten kreator di dunia digital memberikan peran penting dalam membentuk mindset di masyarakat, oleh karena itu diperlukan upaya menggerakkan konten kreator dunia digital.


"Komite Komunikasi Digital ini merupakan wujud dari sinergitas dari unsur pemerintahan dan para media dalam menjaga keutuhan dan kesatuan bangsa Indonesia," tambahnya. 


Ketua Komite Komunikasi Digital Hudiono mengatakan, pihaknya bersama tim dalam waktu dekat akan melakukan gerakan dengan melakukan sosialisasi yang berkoordinasi dengan dinas pendidikan, koordinasi dengan perguruan tinggi, dan  dengan semuanya.


"Setelah ini kita akan menindaklanjuti arahan dari Gubernur, Kapolda dan Pangdam. Besok kita menyusun rencana program, dan kita siapkan sesuai arahan-arahan tadi," ucapnya.(Ans71 Restu)

Forkopimda Jatim Ikuti Koordinasi Bersama Dewan Ketahanan Nasional Terkait Pemilu

 



SURABAYA,- Forkopimda Jawa Timur Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, Kapoksahli Koarmada II Laksma TNI Eko Gajah Seno dalam hal ini mewakili Pangkoarmada II, Ketua DPRD Jatim kusnadi dan Asisten Perdata dan TUN Kejati Jatim I Putu Gede Astawa yang mewakili Kajati Jatim, Kamis (30/6/2022) sore, yang bertempat di Gedung Negara Grahadi Surabaya, mengikuti Koordinasi dengan Dewan Ketahanan Nasional. 


Hadir dalam koordinasi ini pejabat dari Setjen Wantanas RI diantaranya Sesjen Wantannas RI Laksdya TNI Harjo Susmoro, Deputi Bidang Politik dan Strategi Wantanas RI Irjen Pol Heribertus Dahana dan beberpa pejabat Wantanas RI, serta Ketua KPU Jatim, Bawaslu Jatim dan pejabat utama Polda Jatim.


Sesjen Wantannas RI mengatakan kunjungannya ke Jatim terkait kesiapan mengenai Pilkada dan Pilpres di wilayah Jatim dengan tujuan mewujudkan Indonesia yang aman dan sejahtera.


"Peran Tokoh Masyarakat sangat berpengaruh dalam melaksanakan Politik mendatang. Kekuatan pertahanan dan keamanan nasional ini bisa terpecah apabila tidak ada kesadaran dan kedewasaan para Pemimpin Daerah," kata Sesjen Wantannas RI.


Sementara itu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menjelaskan bahwa sudah melakukan koordinasi dengan para stakeholder untuk mewujudkan Jatim guyub rukun dan tentram. Harapannya dengan adanya kunjungan dari Wantannas kita bisa menjadi lebih baik kembali dalam mempersiapkan Pemilu dan melaksanakan Pemilu.


Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto menyampaikan akan menunggu bagaimana konsep pelaksanaan pemilu dari KPU, semua tahapan itu harus dipastikan dapat mendukung penuh sehingga semua tahapan bisa berjalan dengan lancar dengan memperhatikan cipta kondisi masyarakat.


Sementara Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengungkapkan seni dan budaya menjadi perekat di kalangan masyarakat, jajaran Polda jatim akan membuat acara yang akan dihadiri oleh berbagai suku atau agama dalam bentuk seni.


"Dengan struktur organisasi kami yang ada, kita akan melakukan tahapan-tahapan untuk antisipasi adanya pelanggaran dan penyimpangan dalam pelaksanaan Pemilu," ujarnya.


Sedangkan Ketua DPRD Provinsi Jatim menyebut, kondisi sosial dan politik di Jatim masih cukup kondusif, kedewasaan demokrasi dari Pilkada sudah baik. Antisipasi terkait isu-isu yang akan ada untuk memecah belah masyarakat pada saat masa kampanye, dan mengajak masyarakat untuk sama–sama menjaga situasi kamtibmas.


Sementara Kapok Sahli Koarmada II menyampaikan pihaknya akan membantu apa yang disampaikan dari Pangdam dan Kapolda serta arahan dari Gubernur.


Sedangkan Ketua KPU Jatim mengatakan, jatim menjadi yang pertama terkait pencairan anggaran untuk kegiatan pilkada, dan mendapat apresiasi dari KPU karena menjadi percontohan penyerapan anggaran.


Dilanjutkan Asisten Perdata dan Tata Usaha Kajati, menjelaskan akan tergabung dalam sentra Gakkumdu dalam pelaksanaan pemilu mendatang dan sudah menyiapkan Jaksa untuk dapat menindaklanjuti terkait laporan pelanggaran pelaksanaan Pemilu. 


Sementara perwakilan Bawaslu Jatim menyebut, terkait pelaksanaan pemilu, sudah menyiapkan beberapa perangkat yang akan digunakan untuk pelaksanaan pemilu dan mencegah adanya pelanggaran pemilu.(Ans71 Restu)

Pamor Keris Polresta Mojokerto Berhasil Amankan 125 Botol Arak Bali

 




Kota Mojokerto - Polisi Kota Mojokerto berhasil mengamankan dua pengedar miras ilegal yang hendak melakukan transaksi dengan pelanggannya didaerah Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan,kemarin (29/6).


Sebanyak 125 botol arak Bali diamankan Satsamapta Polresta Mojokerto, Pelaku diduga berasal dari Taman, Sidoarjo. Penindakan bermula dari informasi masyarakat terkait maraknya peredaran miras tanpa izin di media sosial (medsos) Facebook (FB). 


Dari sana, polisi langsung melakukan penyelidikan dan diketahui akan dilakukan transaksi cash on delivery (COD) di depan rumah kos di Kelurahan Meri.


Sekitar pukul 12.00, Anggota Satsamapta Polresta Mojokerto mendapati dua pengedar tengah menunggu pelanggannya. Masing-masing yakni RB, 21, dan KR, 18. Keduanya merupakan pengedar asal Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo. 


"Mereka datang ke kota untuk mengantar miras pesanan orang," terang Kasi Humas Polresta Mojokerta IPTU MK Umam.


Dalam penggerebekan itu, Polisi mengamankan 125 botol miras jenis arak Bali diduga diedarkan tanpa izin. 


Miras yang dikemas dalam botol ukuran 600 mililiter itu dibawa menggunakan ronjot dengan dibonceng sepeda motor. 


"Mereka sering melayani pesanan dari luar daerah,"jelas Umam.


Keduanya mengaku menjual miras tanpa izin. Baik izin SIUPMB maupun SIUPMBT. Praktik itu telah dilakukan dua bulan terakhir. RB mendapat pasokan arak Bali langsung dari Pulau Dewata berkat kenalannya. 


"Kedua pengedar langsung kita amankan dengan barang bukti, mereka dibawa ke Polresta untuk pemeriksaan lebih lanjut," bebernya.


Keduanya dijerat Perda Kota Mojokerto Nomor 2 Tahun 2015 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol. 


Setelah menjalani pemeriksaan, mereka diperbolehkan pulang. Rencananya, keduanya akan menjalani sidang tindak pidana ringan (tipiring) di Pengadilan Negeri Mojokerto hari ini. 


"Untuk barang bukti miras kami sita untuk dimusnahkan," tandas IPTU MK Umam (Ans71 Restu)

Mengenang Jasa Pahlawan dan Peringati Hari Bhayangkara ke 76, Polres Tulungagung Menggelar Upacara Ziarah di TMP Rejoagung

 




TULUNGAGUNG  – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke 76 yang jatuh pada tanggal 1 juli 2022, Polres Tulungagung Polda Jatim menggelar upacara ziarah di Taman Makam Pahlawan Rejoagung Kabupaten Tulungagung,  Kamis (30/06/2022) Pagi.


Upacara Ziarah berlangsung khidmah dipimpin oleh Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto, SH, SIK, MH dan dihadiri Wakapolres Tulungagung Kompol Dodik Tri Hendro Siswoyo, SH, SIK, MIK., PJU Polres Tulungagung, Kapolsek Jajaran Polres Tulungagung dan Anggota Polres Tulungagung, Ny. dr. Nina Handono Ketua Bhayangkari Cabang Tulungagung beserta Pengurus Bhayangkari Cabang Tulungagung.


Bertindak selaku Perwira Upacara Ziarah yakni Kasat Samapta Polres Tulungagung AKP Santoso, SH sedangkan komandan upacara dijabat Kapolsek Karangrejo AKP Sudariyanto S.Sos.


Pada kesempatan tersebut, Kapolres Tulungagung meletakan karangan bunga tepat di bawah tugu monumen taman makan pahlawan sebagai bentuk penhormatan kepada arwah pahlawan yang telah gugur.


“Dengan diadakan ziarah ini diharapkan dapat membuat Polres Tulungagung mampu meneladani dan mencontoh semangat dari pahlawan dalam melaksanakan tugas sebagai pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat,” Tutur AKBP Handono


Kapolres Tulungagung berharap anggota Polri lebih meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, dan sebelumnya dalam menyambut HUT Bhyangkara kali ini berbagai kegiatan  Baksos dan bansor serta lomba.


“Dengan berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kepada masyarakat baik dengan kegiatan pembagian paket sembako maupun kegiatan sosial lainnya seperti gerai Vaksinasi, donor darah, sunatan masal, santunan anak yatim, santunan ke panti jompo, baksos religi serta anjangsana”ujarnya.


Ziarah ke Taman Makam Pahlawan ini rutin dilakukan pada setiap tahunnya, terutama saat menjelang perayaan Hari Bhayangkara yang diperingati tanggal 1 Juli maupun peringatan hari besar nasional lainnya.


“Upacara ziarah makam ini untuk mendoakan arwah para pahlawan dan leluhur, serta mengenang jasa para pahlawan,” tambah Kapolres


Usai peletakan karangan bunga di tugu prasasti Taman Makam Pahlawan yang dilakukan Kapolres Tulungagung, dilanjutkan pembacaan doa dan diakhiri dengan tabur bunga di makam para pahlawan oleh seluruh rombongan ziarah. (ANS71-restu)

 





Khilafatul Muslimin adalah sebuah organisasi keagamaan Indonesia yang mengusung ideologi khilafah. Organisasi tersebut didirikan oleh Abdul Qadir Baraja pada 1997 dan berpusat di Lampung. Kali ini di Jawa Timur khususnya di Surabaya Raya, organisasi tersebut telah mendeklarasikan untuk setia kepada Pancasila dan NKRI. 


Forkopimda Jawa Timur Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Nurchahyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Kabinda Jatim Marsma TNI Rudy Iskandar, asisten 1 setdaprov jatim Benny Sampirwanto yang mewakili Gubernur jatim, Forkopimda Kota Surabaya, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jatim, serta Tokoh agama dan tokoh masyarakat, Kamis (30/6/2022) di Gedung Balai Pemuda Surabaya, menyaksikan organisasi Khilafatul Muslimin sebanyak 52 orang melakukan deklarasi kebangsaan, Khilafatul Muslimin Surabaya Raya Setia Kepada Pancasila dan NKRI. 


Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta mengatakan. Deklarasi ini mudah mudahan bisa membawa hal positif bagi saudara-saudara yang lain, bahwa musyawarah mufakat dan gotong royong yang telah dilakukan oleh pendiri bangsa kita yang disepakati bahwa Pancasila dan undang-undang dasar 1945 sebagai filosofi dasar negara kita ini menjadi pegangan kita. 


"Sekarang ini adalah waktunya gotong royong, karena musyawarah mufakat sudah dilakukan, jadi kita gotong royong mari mengisi masing-masing dengan komponen yang ada, dengan semua sumberdaya yang dimiliki untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur," papar Kapolda Jatim. 


Lebih lanjut, Kapolda Jatim menjelaskan, Perbedaan-perbedaan yang ada itu sudah dibungkus dengan nama Pancasila dan dibawahnya yang diikat oleh pita dengan bertuliskan Bhineka Tunggal Ika itu adalah hal yang sudah disepakati oleh seluruh bangsa kita, termasuk Khilafatul Muslimin yang sudah menyepakati juga bahwa Pancasila menjadi bagian dasar dari mereka juga. 


"Mudah-mudahan kedepan gotong royong yang kita laksanakan bisa membawa hal yang lebih baik untuk bangsa dan negara ini, khususnya di Jawa Timur dan Surabaya," Jelasnya dihadapan awak media.


Pangdam V/Brawijaya mengatakan mengapresisi terkait kegiatan Deklarasi Kebangsaan Khilafatul Muslimin Surabaya Raya dilaksanakan dengan penuh rasa kesadaran dan keikhlasan, hal tersebut merupakan wujud dari keutuhan nilai-nilai Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika. Selanjutnya diharapkan kepada warga Jatim agar tetap kompak dan menjaga keutuhan NKRI.


Sementara itu Asisten I Setda Prov. Jatim menyatakan bahwa acara Deklarasi Kebangsaan Khilafatul Muslimin Surabaya Raya ini merupakan proses pembinaan yang dilakukan oleh pemerintah untuk menjaga dan mencintai Pancasila dan Bhineka Tunggal ika, kedepan diharapkan khilafatul Muslimin Surabaya Raya dapat konsisten dengan janji yang sudah diucapkan. Selanjutnya dalam menghadapi tantangan kedepan kita perlu bersama-sama dan berkolaborasi untuk menjaga keutuhan NKRI.(Ans71 Restu)

Rabu, 29 Juni 2022

*Polisi Periksa Sejumlah Saksi Terkait Video Perundungan di Jember*



JEMBER, Kasus perundungan dimana videonya viral dalam beberapa hari terakhir,saat ini sudah ditangani Polisi dan proses tetap  berlanjut.

Kapolres Jember AKBP. Hery Purnomo SIK. SH melalui Kasi Humas Polres Jember Iptu Brisan mengatakan bahwa  kasus tersebut sudah ditindaklanjuti penaganannya oleh Polsek Tanggul Polres Jember.

“Proses kasus perundungan tetap jalan dan saat ini Polisi sudah memanggil sejumlah saksi, termasuk saksi terlapor, semua sudah dipanggil dan saat ini masih dalam pemeriksaan,” ujar Iptu Brisan,Kamis (30/6)

Kasi Humas Polres Jember menjelaskan, bahwa peristiwa ini sendiri terjadi pada bulan Mei 20222, dimana saat itu korban dengan inisial HKL keluar dari organisasi kelompok terduga pelaku terdiri dari FR, RN, IQ, dan RO.

Saat keluar ini korban juga dianggap telah melecehkan organisasi dengan menjelek-jelekkan organisasi.

“Peristiwanya sudah lama, 1 bulan lebih, antara korban dan pelaku, informasinya juga sudah membuat kesepakatan damai, cuma belakangan vidionya beredar dan orang tua korban baru mengetahuinya, sehingga orang tua korban tidak terima dan melaporkan kasus ini ke Polsek,” jelas Iptu Brisan.

Meski sudah kejadian sudah lewat 1 bulan, pihak Polres Jember melalui Polsek Tanggul pun tetap menerima laporan orang tua korban beserta korban, dengan meminta sejumlah keterangan terkait kronologis kejadian tersebut. 

“Sudah dimintai keterangan sejumlah pihak, termasuk saksi korban dan saksi dari terlapor yang masih dibawah umur,” tambah Iptu Brisan.

Sementara itu dikomfirmasi terpisah, Kapolsek Tanggul AKP. Miftahul Huda S.Sos. menyebutkan dari hasil pemeriksaan tersebut diduga yang melakukan penganiayaan hanya 2 orang, yakni FR dan RN, sedangkan RO diberi tugas untuk merekam apa yang dilakukan oleh FR dan RN.

“Yang jelas kasus ini adalah murni pidana penganiayaan yang dilakukan oleh FR dan RN terhadal korban HKL, dan kasus ini masih dalam tahap penyidikan, dan juga bimbingan dan penyuluhan kepada terlapor,” pungkas Kapolsek. (Ans71 Restu)

*Sosialisasikan Budaya Tertib Lalin Satlantas Polres Ponorogo Pasang Banner*



PONOROGO - Mengantisipasi dan menekan terjadinya kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Ponorogo,Unit Satlantas Polres Ponorogo, memasang puluhan banner imbauan di sepanjang Jalan rawan kecelakaan Rabu(28/06)

Pemasangan baner himbauan tersebut dilakukan di jalur-jalur rawan akan terjadinya kecelakaan lalu lintas, baik laka lantas kendaraan roda dua maupun laka roda empat.

Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo,S.I.K., M.H. melalui Kasatlantas Polres Ponorogo AKP Ayip Rizal mengatakan pemasangan banner dan spanduk himbauan dilakukan untuk memberikan edukasi tertib berlalu lintas kepada masyarakat, sehingga bisa menekan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

”Pengendara kendaraan bermotor maupun roda empat agar lebih  waspada saat berkendara di jalan  menurun, menikung, berlubang ,Rawan tanah Longsor dan  kondisi jalan  padat". jelasnya.

Lebih lanjut, Mantan atlet  Bola  Volly Nasional ini menambahkan bahwa sebelum mengendarai kendaraan roda dua maupun roda empat yang harus diperhatikan adalah cek kondisi kendaraan,kelengkapan safety pengendara dan surat -Surat kendaraan

“Pihaknya berharap dengan adanya pemasangan Banner Himbauan serta sosialisasi ini bisa menjadi peringatan kepada para pengguna jalan, agar lebih berhati-hati saat melintas ataupun berkendara,”pungkasnya.(Ans71 Restu)

Pencuri Kabel Listrik berhasil ditangkap oleh Polsek Kedungwaru

 



TULUNGAGUNG - Seorang laki laki yang diduga sebagai pelaku tindak Pidana Pencurian Barang  berupa 160 (Seratus Enam Puluh) meter kabel Listrik yang berisi Gulungan Tembaga berhasil titangkap unit Reskrim Polsek Kedungwaru. 28/6/2022.



Seorang laki laki yang diduga sebagai pelaku pencurian berinisial  M, Blitar, 27 Maret 1972, Dagang, Alamat Jl. Krantil Gang VI , Kelurahan / Kecamatan  Sukorejo  Kota Blitar.dan saat ini  masih dalam pemeriksaan di Mapolsek Kedungwaru Polres Tulungagung.



Kapolsek Kedungwaru Polres Tulungagung, Akp Edy santoso, Sh, melalui Kasihumas Polres Tulungagung Iptu Anshori Sh, mengatakan, penangkapan seseorang yang diduga sebagai pelaku pencurian  Kabel listrik, berdasarkan laporan dari Karyawan  Pln pada hari Selasa tanggal 28 Juni 2022 ke Polsek Kedungwaru Polres Tulungagung.( Selasa 28/6/2022 )

 


" Seseorang laki laki yang diduga sebagai pelaku pencurian terhadap 160 (Seratus Enam Puluh) meter kabel Listrik yang berisi Gulungan Tembaga”



Menurut Akp Edy Santoso, Sh, melalui Kasihumas Polres Tulungagung, kasus dugaan pencurian tersebut terjadi pada hari Sabtu tanggal 11 Juni 2022, sekira pukul 09.01 WIB dimana saat itu pelapor selaku karyawan PT. PLN PERSERO UP3 Kediri mendapati sekitar 160 (seratus enam puluh) meter kabel listrik yg berisi  gulungan tembaga  yang disimpan digudang material masuk Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung telah hilang.



Atas kejadian tersebut segera pelapor mengecek rekaman CCTV yang terpasang digudang tersebut dan dari rekaman CCTV tersebut pelapor melihat ada seorang laki-laki yang pelapor tidak kenal  telah mengambil gulungan tembaga travo didalam Gudang.


.

Modus operandinya, seseorang laki laki yang diduga sebagai pelaku pencurian memasuki gudang dengan cara memanjat tembok sebelah belakang atau sebelah selatan Gudang, selanjutnya mengambil gulungan kabel listrik yang berisi gulungan tembaga. 


 

Akibat dari kejadian pencurian kabel listrik sepanjang 160 meter yang berisi gulungan tembaga tersebut, fihak PLN mengalami kerugian sekitar Rp 15.000.000,- (limabelas juta rupiah) dan selanjutnya melaporkan ke Mapolsek Kedungwaru Polres Tulungagung.


 


Setelah menerima laporan dari fihak karyawan PT. PLN PERSERO UP3 Kediri, selanjutnya anggota Unit Reskrim Polsek Kedungwaru melakukan Penyelidikan dan pada hari Selasa tanggal 28 Juni 2022 sekitar pukul 23.00 Wib, anggota Unit Reskrim Polsek Kedungwaru berhasil mengamankan tersangka di rumahnya yang terletak di Kelurahan / Kecamatan Sukorejo Kabupaten Kota Blitar, selanjutnya tersangka dan alat bukti lainyya diamankan di Mapolsek Kedungwaru untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.



Barang bukti yang berhasil diamankan adalah 1 (Satu) unit Sepeda motor merk Suzuki Shogun, warna Hitam, No. Pol. : AG 5491 QS, 1 (Satu) buah Obrok dari bamboo, 1 (Satu) buah Karung warna Putih,1 (Satu) buah Jaket warna Hitam.



Atas perbuatannya, pelaku pencurian dijerat dengan pasal Pasal 363 Ayat (1) ke 5e KUH Pidana. (Ans71 Restu)

Pencuri Kabel Listrik berhasil ditangkap oleh Polsek Kedungwaru

 



TULUNGAGUNG - Seorang laki laki yang diduga sebagai pelaku tindak Pidana Pencurian Barang  berupa 160 (Seratus Enam Puluh) meter kabel Listrik yang berisi Gulungan Tembaga berhasil titangkap unit Reskrim Polsek Kedungwaru. 28/6/2022.



Seorang laki laki yang diduga sebagai pelaku pencurian berinisial  M, Blitar, 27 Maret 1972, Dagang, Alamat Jl. Krantil Gang VI , Kelurahan / Kecamatan  Sukorejo  Kota Blitar.dan saat ini  masih dalam pemeriksaan di Mapolsek Kedungwaru Polres Tulungagung.



Kapolsek Kedungwaru Polres Tulungagung, Akp Edy santoso, Sh, melalui Kasihumas Polres Tulungagung Iptu Anshori Sh, mengatakan, penangkapan seseorang yang diduga sebagai pelaku pencurian  Kabel listrik, berdasarkan laporan dari Karyawan  Pln pada hari Selasa tanggal 28 Juni 2022 ke Polsek Kedungwaru Polres Tulungagung.( Selasa 28/6/2022 )

 


" Seseorang laki laki yang diduga sebagai pelaku pencurian terhadap 160 (Seratus Enam Puluh) meter kabel Listrik yang berisi Gulungan Tembaga”



Menurut Akp Edy Santoso, Sh, melalui Kasihumas Polres Tulungagung, kasus dugaan pencurian tersebut terjadi pada hari Sabtu tanggal 11 Juni 2022, sekira pukul 09.01 WIB dimana saat itu pelapor selaku karyawan PT. PLN PERSERO UP3 Kediri mendapati sekitar 160 (seratus enam puluh) meter kabel listrik yg berisi  gulungan tembaga  yang disimpan digudang material masuk Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung telah hilang.



Atas kejadian tersebut segera pelapor mengecek rekaman CCTV yang terpasang digudang tersebut dan dari rekaman CCTV tersebut pelapor melihat ada seorang laki-laki yang pelapor tidak kenal  telah mengambil gulungan tembaga travo didalam Gudang.


.

Modus operandinya, seseorang laki laki yang diduga sebagai pelaku pencurian memasuki gudang dengan cara memanjat tembok sebelah belakang atau sebelah selatan Gudang, selanjutnya mengambil gulungan kabel listrik yang berisi gulungan tembaga. 


 

Akibat dari kejadian pencurian kabel listrik sepanjang 160 meter yang berisi gulungan tembaga tersebut, fihak PLN mengalami kerugian sekitar Rp 15.000.000,- (limabelas juta rupiah) dan selanjutnya melaporkan ke Mapolsek Kedungwaru Polres Tulungagung.


 


Setelah menerima laporan dari fihak karyawan PT. PLN PERSERO UP3 Kediri, selanjutnya anggota Unit Reskrim Polsek Kedungwaru melakukan Penyelidikan dan pada hari Selasa tanggal 28 Juni 2022 sekitar pukul 23.00 Wib, anggota Unit Reskrim Polsek Kedungwaru berhasil mengamankan tersangka di rumahnya yang terletak di Kelurahan / Kecamatan Sukorejo Kabupaten Kota Blitar, selanjutnya tersangka dan alat bukti lainyya diamankan di Mapolsek Kedungwaru untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.



Barang bukti yang berhasil diamankan adalah 1 (Satu) unit Sepeda motor merk Suzuki Shogun, warna Hitam, No. Pol. : AG 5491 QS, 1 (Satu) buah Obrok dari bamboo, 1 (Satu) buah Karung warna Putih,1 (Satu) buah Jaket warna Hitam.



Atas perbuatannya, pelaku pencurian dijerat dengan pasal Pasal 363 Ayat (1) ke 5e KUH Pidana. (Ans71 Restu)

Terlibat Pengroyokan Tiga Oknum Pendekar Diringkus Polisi Polrestabes Surabaya

 




Surabaya - Tiga oknum anggota perguruan silat PSHT yang terlibat dalam Pengroyokan  terhadap empat anggota Perguruan Pagar Nusa di Kawasan Pakal, Surabaya beberapa waktu lalu, diringkus.


Ketiga pendekar silat itu adalah AS (21), RM (20) dan MR (18), ketiganya warga Benowo. Mereka diringkus Unit Jatanras Polrestabes Surabaya.


Saat dihadirkan di depan wartawan, ketiga pelaku menggunakan pakaian tahanan hanya menunduk menyesali perbuatannya.


Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan mengatakan, kejadian tersebut bermula dari kelompok anggota Pagar Nusa dalam perjalanan menuju Lamongan, setelah mendatangi acara silaturahmi di Sukolilo, Surabaya.


Sebelum diserang di Sememi, kedua kelompok silat telah cekcok di Banjarsugihan, Surabaya.


"Untuk yang melakukan penyerangan oknum PSHT. Berlanjut hingga ke depan Pasar Sememi. Kelompok PSHT berkerumun di sekitar lokasi usai mendapat info jika di sekitar Banjarsugihan telah ada cekcok sebelumnya. Sehingga terjadi penghadangan. Empat korban terluka akibat lemparan paving, besi dan kayu," terang Yusep, Rabu (29/06/2022).


Di hadapan Yusep, para pelaku mengaku tergabung dalam perguruan silat PSHT sejak 2018 hingga 2020. Semuanya juga telah diangkat sebagai warga.


Menurut Yusep, ulah ketiga oknum PSHT itu tidak mencerminkan sikap kesatria.


"Harusnya kamu juga bisa menjaga keamanan dan kenyamanan kota yang kamu huni ini. Apalagi telah tergabung dalam perguruan silat, bukan tindakan tersebut yang ditunjukkan," ujar Yusep kepada ketiga tersangka.


Kini ketiga pelaku telah dijebloskan ke tahanan. Mereka dijerat Pasal 170 (1) dan ayat ke 2 KUHP dengan ancaman pidana 5 tahun penjara.(Ans71 Restu)

Terlibat Pengroyokan Tiga Oknum Pendekar Diringkus Polisi Polrestabes Surabaya

 




Surabaya - Tiga oknum anggota perguruan silat PSHT yang terlibat dalam Pengroyokan  terhadap empat anggota Perguruan Pagar Nusa di Kawasan Pakal, Surabaya beberapa waktu lalu, diringkus.


Ketiga pendekar silat itu adalah AS (21), RM (20) dan MR (18), ketiganya warga Benowo. Mereka diringkus Unit Jatanras Polrestabes Surabaya.


Saat dihadirkan di depan wartawan, ketiga pelaku menggunakan pakaian tahanan hanya menunduk menyesali perbuatannya.


Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan mengatakan, kejadian tersebut bermula dari kelompok anggota Pagar Nusa dalam perjalanan menuju Lamongan, setelah mendatangi acara silaturahmi di Sukolilo, Surabaya.


Sebelum diserang di Sememi, kedua kelompok silat telah cekcok di Banjarsugihan, Surabaya.


"Untuk yang melakukan penyerangan oknum PSHT. Berlanjut hingga ke depan Pasar Sememi. Kelompok PSHT berkerumun di sekitar lokasi usai mendapat info jika di sekitar Banjarsugihan telah ada cekcok sebelumnya. Sehingga terjadi penghadangan. Empat korban terluka akibat lemparan paving, besi dan kayu," terang Yusep, Rabu (29/06/2022).


Di hadapan Yusep, para pelaku mengaku tergabung dalam perguruan silat PSHT sejak 2018 hingga 2020. Semuanya juga telah diangkat sebagai warga.


Menurut Yusep, ulah ketiga oknum PSHT itu tidak mencerminkan sikap kesatria.


"Harusnya kamu juga bisa menjaga keamanan dan kenyamanan kota yang kamu huni ini. Apalagi telah tergabung dalam perguruan silat, bukan tindakan tersebut yang ditunjukkan," ujar Yusep kepada ketiga tersangka.


Kini ketiga pelaku telah dijebloskan ke tahanan. Mereka dijerat Pasal 170 (1) dan ayat ke 2 KUHP dengan ancaman pidana 5 tahun penjara.(Ans71 Restu)

Dirlantas Polda Jatim Launching Buku Kumpulan Soal Ujian Teori SIM




SURABAYA,- Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur, Rabu (29/6/2022) siang, menggelar “Launching Buku Kumpulan Soal Ujian Teori SIM”. Yang dilaksanakan di Lobby Gedung Patuh lantai 2 Mapolda Jatim.

Dalam giat ini dihadiri oleh Waka Polda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Latif Usman, serta pejabat utama (PJU) polda jatim dan Kepala UPT Pengembangan teknis ketrampilan kejuruan (PTKK) Dinas Pendidikan Jatim, Wahyu Suryo Herminoko, Kapolres, Kepala Dinas di Kabupaten/ Kota di Jatim secara virtual.

Dirlantas Polda Jatim Kombes Latif  Usman, menjelaskan, dengan diterbitkannya buku kumpulan soal ujian teori SIM ini dapat mempermudah masyarakat dalam menambah pengetahuan dasar berlalu lintas, sehingga harapannya buku ini dapat menekan angka terjadinya kecelakaan dan memberi manfaat bagi semua pihak yang membutuhkan terutama bagi masyarakat yang akan melaksanakan ujian teori SIM. 

"Nantinya buku ini akan disebarluaskan dikalangan akademisi baik sekolah dan perguruan tinggi melalui dinas pendidikan provinsi jatim, serta akan diterbitkan secara elektronik sehingga dapat diakses oleh masyarakat secara gratis," jelas Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Latif Usman, Rabu (29/6/2022).

Lebih jauh dijelaskan, bahwa pelaksanaan tugas polisi lalu lintas sebagaimana yang diamanatkan dalam undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan meliputi segala usaha, pekerjaan dan kegiatan dalam pengendalian lalu-lintas untuk mencegah dan meniadakan segala bentuk gangguan serta ancaman agar terjamin keamanan, ketertiban, keselamatan dan kelancaran lalu-lintas di jalan umum. 

"Korlantas Polri mencatat angka kecelakaan yang terjadi di seluruh wilayah indonesia tergolong tinggi. pada tahun 2020 terjadi 100.028 kasus dan mengalami peningkatan pada tahun 2021 sebanyak 103.645 kasus. kecelakaan tersebut didominasi dari perilaku pengemudi dalam berkendara di jalan raya," tambahnya.

Sebagaimana diketahui, bahwa amanat undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan pada pasal 87 ayat (2) menerangkan bahwa penerbitan SIM dilaksanakan oleh kepolisian negara Republik Indonesia (Polri), oleh karena itu polri dalam hal ini fungsi lalu lintas yang berada dalam unit registrasi dan identifikasi pengemudi memiliki tugas dalam pendaftaran, pengujian dan penerbitan SIM. 

Surat ijin mengemudi merupakan bukti legitimasi kompetensi pengemudi sesuai jenis dan golongan sim yang dimilikinya setelah memenuhi persyaratan administrasi, usia, kesehatan jasmani maupun rohani, serta dinyatakan lulus melalui proses pengujian (teori dan praktik). 

Dari hasil ujian teori SIM satu tahun terakhir di wilayah Polda Jatim, diperoleh data 692.790 pemohon SIM yang mengikuti ujian teori, sebanyak 523.884 dinyatakan lulus dan sebanyak 168.906 dinyatakan tidak lulus. 

Dari data tersebut dapat dilihat bahwa 24,4 pemohon dinyatakan tidak lulus ujian teori SIM oleh karena itu ditlantas Polda Jatim membuat terobosan dengan membuat buku yang berisikan kumpulan soal ujian teori sim, sehingga masyarakat dapat mempelajari materi soal-soal yang akan diujikan.

Sementara itu Waka Polda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, mengatakan, bahwa Launching Buku Kumpulan Soal Ujian Teori SIM. Hari ini didampingi dari Universitas di Jatim yang tentunya sebagai mitra polisi didalam mensosialisasikan dan membantu bagaimana pendidikan lalu lintas masuk kurikulum.

"Bicara lalu lintas atau menciptakan Kamseltibcarlantas tidak lepas dari prilaku prilaku manusia pengguna jalan. Tentunya kalau bicara yang nanti bisa mempertanggung jawabkan pengguna jalan tentunya dibekali pengetahuan berlalulintas. Untuk itu isi yang ada didalam launching buku ini adalah mengajarkan kita bagaimana cara berlalulintas yang baik," kata Waka Polda Jatim.

Nantinya akan bekerja sama dengan universitas untuk bisa memasukkan kedalam kurikulum.

"Sebetulnya untuk kurikulum ini sudah dari tahun 2010-2011 itu sudah dijalankan tinggal sekarang tinggal diingatkan kembali sehingga nanti serentak perguruan tinggi bisa membantu kita. Sedangkan untuk buku nanti gratis dan bisa di download," pungkasnya.(Ans71 Restu)

*Musrenbang Polda Jatim Siap Mendukung Peningkatan Produktifitas dan Transformasi Ekonomi*





SURABAYA- Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang diselenggarakan oleh Biro Perencaan Umum dan Angaran (Rorena) Polda Jatim tahun 2022, di salah satu hotel kawasan Surabaya timur, pada Rabu (29/6/2020). 

Musrenbang Rorena Polda Jatim kali ini bertajuk "Polda Jatim Presisi Siap Mendukung Peningkatan Produktifitas Untuk Transformasi Ekonomi Yang Inklusif Dan Berkelanjutan", di ikuti oleh Kapolres Surabaya raya dan Wakapolres, Kabagrenmin, Kasubbagrenmin jajaran Polda Jatim, selama dua hari, tanggal 29 - 30 Juni 2022.

Kepala Biro Rena Polda Jatim Kombes Pol Revindo menyampaikan, dalam kesempatan ini juga dilaksanakan diskusi panel tentang gelaran teknologi digital, artifisial, inteligen dan Big data Polri. 

"Strategi penganggaran dalam ranga terselenggarannya pagelaran teknologi digit di Polda Jatim. Pagelaran teknologi kepolisian dalam rangkan perceparan reformasi birokrasi Polri, monitoring dan evaluasi terhadap pagelaran teknologi kepolisian," paparnya Kombes Pol Revindo saat memberikan sambutan. 

Selain itu, juga ada diskusi terkait strategi, optimalisasi peningkatan penggunaan produk dalam negeri (P3DN), yang saat ini menjadi salah satu perhatian Presiden RI. 

Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo juga menyampaikan. Tahun 2022 Polda Jatim secara keseluruhan terdapat 10 Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) dan terdapat 18 Satker mendapat predikat WBK dan 8 Satker mendapat predikat Pelayanan Prima.

"Kegiatan Musrenbang ini sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan Musrenbang Polri Tahun 2022 dan untuk mendukung arah kebijakan dimana Polri harus mampu beradaptasi dan mendukung tercapainya sasaran pemulihan ekonomi dan pembangunan Nasional," ucap Wakapolda Jatim yang sekaligus membuka kegiatan tersebut. (Ans71 Restu)

Pertemukan Kembali Kakek Muhadi dengan Keluarga,Kapolres Trenggalek Berikan Penghargaan Aiptu Haris Fadillah




TRENGGALEK – Kepala Kepolisian Resor Trenggalek AKBP Dwiasi Wiyatputera, S.H., S.I.K., M.H. memberikan penghargaan kepada Aiptu Haris Fadillah, anggota Polres Labuhanbatu yang juga menjabat sebagai kepada Kanit Binmas Polsek Bilahulu.

Penghargaan tersebut diberikan atas peran dan jasanya yang tanpa lelah berupaya mencari keluarga dari bapak Muhadi yang diketahui telah hilang kontak selama 30 tahun dan mengantar hingga bisa bertemu kembali dengan keluarganya di Desa Ngadisuko Kecamatan Durenan, kabupaten Trenggalek.

Penyerahan penghargaan diserahkan langsung oleh Kapolres Trenggalek di ruang R. Roestamadji disaksikan oleh sejumlah pejabat utama Polres Trenggalek. Rabu, (29/6).

“Selaku pimpinan Polres Trenggalek, saya ucapkan terima kasih, apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Aiptu Haris Fadillah yang telah bekerja keras membantu dan memfasilitasi kepulangan bapak Muhadi sampai di rumah.” Ungkap AKBP Dwiasi.

Lebih lanjut AKBP Dwiasi mengungkapkan, apa yang telah dilakukan oleh Aiptu Haris Fadillah adalah  momentum tepat untuk menggugah kepedulian dan empati serta bisa menjadi inspirasi dan teladan bagi seluruh anggota Kepolisian khususnya jajaran Polres Trenggalek untuk tidak setengah-setengah membantu masyarakat.

Totalitas tersebut merupakan pengejawantahan dari slogan yang Polres Trenggalek “Jaga Trenggalek” yang memiliki makna Jamin Layane Gae Ati. Artinya, setiap langkah, setiap perbuatan dan tindakan harus mencerminkan sosok Polri yang melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat sepenuh hati.

“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih, semoga menjadi berkah dan dicatat sebagai amal ibadah. Salam untuk Kapolres dan seluruh anggota Polres Labuhanbatu” Imbuhnya.

Sementara itu, Aiptu Haris Fadillah dalam kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang telah diberikan oleh Kapolres Trenggalek. Pihaknya menuturkan bahwa apa yang dilakukannya sebatas ingin membantu dan menyatukan keluarga yang telah sekian lama terpisah.

“Terima kasih Komandan telah dibantu dan difasilitasi sehingga semua proses kepulangan pak Muhadi lancar dan selamat sampai dirumah.” Ucapnya.

Untuk diketahui, berawal dari cerita seorang kenalannya, Aiptu Haris Fadillah mengetahui tentang keberadaan kakek Muhadi yang hidup sebatangkara dan tinggal disebuah gubuk sederhana. Kakek Muhadi ini telah hilang kontak dengan keluarganya di Trenggalek selama hampir 30 tahun.

Aiptu Haris Fadillah kemudian berusaha mencari keluarga kakek Muhadi dengan menghubungi sejumlah teman sesama Polisi hingga bisa tersambung dan konfirmasi dengan pihak keluarga. Tak berdiam diri, Aiptu Haris Fadillah melaporkan hal tersebut kepada Kapolres Labuhanbatu Anhar Arlia Rangkuti.

Setelah dilakukan komunikasi dan koordinasi dengan Kapolres Trenggalek, Aiptu Haris Fadillah pun mengantar kakek Muhadi hingga sampai di kediaman keluarga tepatnya di Desa Ngadisuko Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek. (Ans71 Restu)

Selasa, 28 Juni 2022

Wakapolri Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Al Kostoeri


JAKARTA— Wakaplri Komjen Gatot Eddy Pramono melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al Kastoeri, Jalan Sri Sejahtera Kelurahan Agrowisata Kecamatan Rumbai Barat, Kota Pekanbaru, Riau, Selasa (28/6).

Didampingi Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal dan Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution, Wakapolri juga menandatangani prasasti sebagai tanda akan dibangunnya masjid tersebut.

Masjid Al Kastoeri dibangun di atas lahan seluas 5.170 M3 dengan lebar bangunan 1.050 M3, terdiri dari lebar 30 M dan panjang 35 M serta bernuansakan Timur Tengah.

Kemudian, masjid ini memiliki empat pilar tegak dalam masjid dengan kapasitas daya tampung jemaah sebanyak 1.388 orang jemaah.

Selain itu, juga akan berdiri rumah tahfiz bernuansa Melayu khas Riau, dengan luas bangunan 260 M3, memiliki luas lebar 26 M dan panjang 10 M. Terdiri dari dua ruangan, satu ruangan santri dan satu ruangan ustadz.

Wakapolri mengharapkan, pembangunan masjid ini dapat berjalan lancar dan sesuai rencana. Selain itu pula diharapkan dapat meningkatkan ibadah dan ketakwaan kepada Allah.

"Meski tidak lahir di Pekanbaru, tapi saya dari kecil dan besar di Pekanbaru, Riau ini. Kita harapkan pembangunan masjid ini berjalan lancar dan diharapkan pula dengan pembangunan masjid ini dapat meningkatkan ketakwaan kita," kata Komjen Pol Gatot Eddy Pramono.

Dalam kesempatan yang sama, Wagub Riau Edy Natar Nasution yang turut hadir di acara tersebut menyampaikan, atas nama Pemprov Riau mengucapkan selamat datang kepada Wakapolri di Bumi Melayu Lancang Kuning ini.

Selain itu terang Edy Natar, Pemprov Riau juga memberikan apresiasi yang besar atas kontribusi dan kiprah nya dalam baktinya dan kontribusinya dalam pembangunan Masjid Al Kastoeri.

“Alhamdulillah hari ini kita dapat hadir dalam peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al Kastoeri, semoga ini dapat menegakkan ketakwaan kepada Allah," kata Edy Natar.(Ans71 Restu)

*Polisi Peduli,Balita Kelainan Jantung Mendapat Bantuan Sosial dari Polres Bojonegoro*



BOJONEGORO  -  Tak pernah diharapkan sebelumnya oleh keluarga sederhana yang tinggal di Desa Purwosari Rt. 01/Rw. 02 Kecamatan Purwosari Kabupaten Bojonegoro ini memiliki anak yang sejak kecil menderita kelainan jantung ( jantung bocor….red).

Sepasang suami istri yakni Siswanto dan Sunarsih tersebut mengaku hanya bisa berserah kepada Tuhan atas kondisi yang diberikanNya saat ini.

Tanpa disangka pada hari Jumat sore sekira pukul 16.00 WIB sepasang suami istri ini dikejutkan dengan rombongan dari Polres Probolinggo yang mendatangi rumahnya.

“Kami awalnya kaget dan takut ada bapak – bapak Polisi datang ke rumah kami ini mas,”ujar Siswanto ayah dari Muhammad Iqbal Firmasnyah (13 bulan).

Siswanto menceritakan ternyata yang datang itu adalah Kapolres Bojonegoro, AKBP Muhammad didampingi Kasat Binmas, Kapolsek Purwosari, Camat Purwosari, Kepala Desa Purwosari, Bhabinkamtibmas/Babinsa Desa Purwosari dan Tim Kesehatan dari Rumah Sakit Bhayangkara Bojonegoro.

Kedatangan Kapolres Bojonegoro tersebut untuk memberikan bantuan sosial berupa tali asih dan pengobatan Muhammad Iqbal Firmansyah yang masih berusia 13 bulan dengan menderita kelainan jantung.

“Kami bersyukur dan terimakasih kepada bapak – bapak Polisi yang sudah mempedulikan kami dan anak kami ini,”ujar Siswanto sambil senyum menahan haru.

Sementara itu Kapolres Bojonegoro AKBP Muhammad saat dikomfirmasi membenarkan informasi dari keluarga Siswanto.

“Iya, itu kegiatan kami pada hari Jumat (24/6) yang lalu sebagai wujud kepedulian Polri kepada masyarakat dan memberikan support pada keluarga tersebut karena kondisinya yang memang perlu bantuan,”kata AKBP Muhammad saat dikomfirmasi melalui selullar,Selasa (28/6/22).

AKBP Muhammad menambahkan pihaknya bersama Tiga Pilar Desa Purwosari tetap bekerjasama untuk memantau kondisi balita Muhammad Iqbal Firmasyah yang berusia 13 bulan yang menderita sakit jantung dan saat ini di rawat kedua orang tuanya.

“Tiga Pilar bersama sama untuk memantau perkembangan kondisi adik Muhammad Iqbal Firmasyah,”ujar AKBP Muhammad. (Ans71 Restu)

Senin, 27 Juni 2022

*Polres Probolinggo Kota Berhasil Mengamankan Sindikat Pencurian Hewan Ternak di 16 TKP*



KOTA PROBOLINGGO - Komplotan pencuri ternak yang biasa beroperasi di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota, berhasil diringkus. 

Dalam keterangan resmi Polres Probolinggo Kota, kemarin Senin (27/6/22), selain berhasil mengamankan' barang bukti berupa 2 ekor sapi, polisi juga berhasil membekuk 3 tersangka.

“Ketiganya komplotan dan memiliki peran berbeda dalam aksinya. Belum semua tertangkap. Masih ada tiga lainnya dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) yang kita kejar,” ujar Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Wadi Sa’bani.
                                      
Kapolres Probolinggo Kota AKBP Wadi Sa'bani menyampaikan bahwa modus para pelaku yaitu secara bersama-sama melakukan pengerusakan kandang atau tempat hewan ternak yang akan dicuri dengan menggunakan alat bisa berupa linggis dan alat lainnya.

"Dari hasil penyelidikan dan penyidikan untuk hewan ternaknya sendiri kami baru mendapatkan 2 ekor sapi kemudian alat perusak untuk melakukan perusakan kandang dan tali untuk menarik sapinya," kata AKBP Wadi Sa'bani, Senin (27/6).

Kapolres Probolinggo Kota menambahkan hasil pengembangan Polisi, para tersangka pernah beroperasi di 16 tempat kejadian perkara (TKP).

“Sekitar tujuh bulan lalu diantaranya pencurian sapi di Kelurahan Wonoasih, dan Kedopok, lalu pencurian kambing di Jrebeng Lor,”tambah AKBP Wadi.

Kapolres Probolinggo Kota juga mengungkapkan pencurian hewan ternak menjadi fokus pihaknya dalam mencegah aksi kriminalitas di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota, 

“Tiga orang yang saat ini berhasil kita amankan atas nama SS  (19), IS (27) dan SW (54) berikut barang buktinya,”jelas AKBP Wadi.

Untuk barang bukti berupa sapi kata Kapolres Probolinggo Kota saat ini dititipkan kepada pemiliknya. 

“Nanti pada saat kasus ini berlanjut ke penuntutan maka barang bukti siap kami hadirkan,"ujarnya.

Kepada masyarakat Kapolres Probolinggo Kota juga menghimbau agar jangan segan lapor Polisi jika ternaknya hilang dicuri. 

“Kita akan lakukan pengungkapan dan beri efek jera kepada pelaku,”tegas AKBP Wadi.

Sementara itu untuk tersangka dikenai pasal 363 KUHP ayat 1e, 3e dan 4e, Ayat tersebut menyatakan ada unsur-unsur pemberatan dari pencurian dengan ancaman hukuman  7 sampai 9 tahun penjara. (Ans71 Restu).

Sambut HUT Bhayangkara Ke 76, Polres Tulungagung Menggelar Lomba Konser Drumband Kapolres Cup

 


TULUNGAGUNG – Dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke 76 tahun 2022, Polres Tulungagung bekerja sama dengan PDBI Kabupaten Tulungagung menggelar Lomba Konser Drumband "Kapolres Cup" tingkat SD/SMP/SMA/-Sederajat. 


15 unit satuan peserta drumband mengikuti perlombaan yang diselenggarakan di Gedung olahraga Lembu Peteng Kabupaten Tulungagung, Senin (27/06/2022).


Untuk teknis penilaian Lomba konser drumband "Kapolres Cup" meliputi general effect, Analisist musik, color guard, gitapati/ fiel Commander dan paramananda/ paramanandi.


Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto, S.h., S.i.k., M.h. saat membuka lomba konser drumband "Kapolres Cup" mengatakan, kegiatan ini dalam rangka memeriahkan HUT Bhayangkara yang ke 76 dan guna meningkatkan kemampuan atlit drumband.


“Mumentum ini kita jadikan sarana meningkatkan untuk  prestasi atlit drumband, dan membangkitkan kembali pembinaan drumband yang ada di Kabuapten Tulungagung yang selama dua tahun vacum karena pandemi covid 19”, ujarnya.



Lebih lanjut Kapolres mengatakan, kegiatan ini diselanggarakan PDBI Kabupaten Tulungagung,  guna meningkatkan kemampuan dan mempererat tali silaturahmi antara satuan unit drumband se kabupaten Tulungagung.


“Kesempatan ini dapat dijadikan sara untuk mengefaluasi dan berlomba - lomba untuk meperoleh prestasi kususnya drumband yang ada di Kabupaten tulungagung”, ucapnya.


Hadir dalam kegiatan pembukaan lomba konser drumband Kapolres Tulungagung bersama Ibu Ketua Bayangkari Cabang Tulungagung, PJU Polres Tulungagung, Pengurus Bhayangkari Cabang Tulungagung, Ketua Umum KONI Kab. Tulungagung, Panitia dan Dewan juri lomba konser drumband, Kepala Sekolah, pembina dan pelatih satuan unit drumband tingkat SD/SMP/SMA serta 15 unit satuan peserta drumband.  


Kegiatan lomba Drumband yang berlangsung selama satu hari dan diikuti oleh 15 kelompok dari berbagai katagori dan sebagai pemenang dalam lomba tingkat TK sebagai juara 1 adalah Tk Al Islah nilai 59,7, disusul juara ke II adala Ra Aswaja Besole dengan Nilai 52,7.


Tingkat Sekolah Dasar dengan katagori Non Brass Devisi 2, sebagai juara I SD Al Gontory dengan nilai 61,7, disusul juara ke II Mi Terpadu As Sholih dengan nilai 60,1, disusul juara ke III Sdn 1 Bandung dengan nilai 55,5. Sedangkan dalam katagori Non Brass Devisi 1 sebagai juara ke I adalah SD Al Islah Gedang sewu dengan nilai 66,6, untuk juara ke II SDN 2 tanon dengan nilai 62,5 dan sebagai juara ke III adalah MIN 5 Tulungagung dengan nilai 60,2. Dalam katagori Bras sebagai pemenang juara ke I adalah MIN 2 Tulungagung dengan nilai 70, disusul juara ke II MI Sunan Ampel Bono Boyolangu dengan nilai 62,6 disusul sebagai juara ke III SD Bayanul Azhar dengan nilai 56,3.


Tingkat SMP/ Mts sebagai juara ke I adalah MTsn 7 Tulungagung dengan nilai 63,7, disusul sebagai juara ke II adalah MPI Tahfidzil Quran YPP BA dengan nilai 60,5.Tingkat SMA / MA sebagai pemenangnya dalah MAN 2 Tulungagung. ( Ans71 Restu)

Sambut HUT Bhayangkara Ke 76, Polres Tulungagung Menggelar Lomba Konser Drumband Kapolres Cup

 


TULUNGAGUNG – Dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke 76 tahun 2022, Polres Tulungagung bekerja sama dengan PDBI Kabupaten Tulungagung menggelar Lomba Konser Drumband "Kapolres Cup" tingkat SD/SMP/SMA/-Sederajat. 


15 unit satuan peserta drumband mengikuti perlombaan yang diselenggarakan di Gedung olahraga Lembu Peteng Kabupaten Tulungagung, Senin (27/06/2022).


Untuk teknis penilaian Lomba konser drumband "Kapolres Cup" meliputi general effect, Analisist musik, color guard, gitapati/ fiel Commander dan paramananda/ paramanandi.


Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto, S.h., S.i.k., M.h. saat membuka lomba konser drumband "Kapolres Cup" mengatakan, kegiatan ini dalam rangka memeriahkan HUT Bhayangkara yang ke 76 dan guna meningkatkan kemampuan atlit drumband.


“Mumentum ini kita jadikan sarana meningkatkan untuk  prestasi atlit drumband, dan membangkitkan kembali pembinaan drumband yang ada di Kabuapten Tulungagung yang selama dua tahun vacum karena pandemi covid 19”, ujarnya.



Lebih lanjut Kapolres mengatakan, kegiatan ini diselanggarakan PDBI Kabupaten Tulungagung,  guna meningkatkan kemampuan dan mempererat tali silaturahmi antara satuan unit drumband se kabupaten Tulungagung.


“Kesempatan ini dapat dijadikan sara untuk mengefaluasi dan berlomba - lomba untuk meperoleh prestasi kususnya drumband yang ada di Kabupaten tulungagung”, ucapnya.


Hadir dalam kegiatan pembukaan lomba konser drumband Kapolres Tulungagung bersama Ibu Ketua Bayangkari Cabang Tulungagung, PJU Polres Tulungagung, Pengurus Bhayangkari Cabang Tulungagung, Ketua Umum KONI Kab. Tulungagung, Panitia dan Dewan juri lomba konser drumband, Kepala Sekolah, pembina dan pelatih satuan unit drumband tingkat SD/SMP/SMA serta 15 unit satuan peserta drumband.  


Kegiatan lomba Drumband yang berlangsung selama satu hari dan diikuti oleh 15 kelompok dari berbagai katagori dan sebagai pemenang dalam lomba tingkat TK sebagai juara 1 adalah Tk Al Islah nilai 59,7, disusul juara ke II adala Ra Aswaja Besole dengan Nilai 52,7.


Tingkat Sekolah Dasar dengan katagori Non Brass Devisi 2, sebagai juara I SD Al Gontory dengan nilai 61,7, disusul juara ke II Mi Terpadu As Sholih dengan nilai 60,1, disusul juara ke III Sdn 1 Bandung dengan nilai 55,5. Sedangkan dalam katagori Non Brass Devisi 1 sebagai juara ke I adalah SD Al Islah Gedang sewu dengan nilai 66,6, untuk juara ke II SDN 2 tanon dengan nilai 62,5 dan sebagai juara ke III adalah MIN 5 Tulungagung dengan nilai 60,2. Dalam katagori Bras sebagai pemenang juara ke I adalah MIN 2 Tulungagung dengan nilai 70, disusul juara ke II MI Sunan Ampel Bono Boyolangu dengan nilai 62,6 disusul sebagai juara ke III SD Bayanul Azhar dengan nilai 56,3.


Tingkat SMP/ Mts sebagai juara ke I adalah MTsn 7 Tulungagung dengan nilai 63,7, disusul sebagai juara ke II adalah MPI Tahfidzil Quran YPP BA dengan nilai 60,5.Tingkat SMA / MA sebagai pemenangnya dalah MAN 2 Tulungagung. ( Ans71 Restu)

Pilkades Serentak di Lamongan Berjalan Aman Kemendagri Berikan Apresiasi Forkopimda

 



LAMONGAN - Sebanyak 61 desa dari 24 kecamatan di Kabupaten Lamongan melakukan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak pada Minggu (26/6/2022) yang lalu.


Pilkades yang melibatkan ribuan personel gabungan TNI, Polri, dan Linmas untuk mengamankan itu diikuti 138 calon kades dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 135.236 orang yang tersebar di 332 TPS.


Pilkades serentak yang diselenggarakan saat pandemi Covid-19 itu mendapatkan perhatian dari Dirjen Bina Pemerintah Desa Kemendagri Yusharto Huntoyungo. 


Ia bahkan memantau langsung proses pemungutan suara di TPS Bakalan, Desa Sidorejo, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan secara virtual.


Melihat alur pemilihan suara di TPS yang menggunakan prosedur protokol kesehatan ketat itu, Dirjen Yusharto mengapresiasi usaha Pemkab Lamongan dalam mempersiapkan pilkades aman dan sehat untuk masyarakatnya.


“Kita melakukan pemantauan langsung pelaksanaan pilkades yang telah dipersiapkan demikian baik oleh Pemkab Lamongan. Proses pemilihan juga tetap menggunakan protokol kesehatan dengan mengikuti step-step di mana dalam pelaksanaannya menerapkan 5 M,” ucap Yusharto.


Pemberian izin pelaksanaan pilkades tentu telah melalui berbagai prosedur yang ketat mengingat masih dalam kondisi pandemi. Di mana Kabupaten Lamongan telah berada pada situasi PPKM level 1 serta capaian vaksinasi dosis 1 dan 2 yang melebihi 60 persen.


Seperti diungkapkan Wakil Bupati Lamongan Abdul Rouf, capaian vaksinasi Kabupaten Lamongan dosis 1 telah mencapai 89,21 persen atau 948.774 jiwa, dosis 2 mencapai 78,46 persen atau 834.431 jiwa, dan dosis 3 sejumlah 201.302 jiwa atau 18,93 persen. Meski demikian dalam proses pemilihan suara tetap menjalankan prokes ketat.


“Pilkades tahun 2022 masih dalam kondisi pandemi, sehingga tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat untuk memberikan rasa aman dan sehat kepada masyarakat,” kata Abdul Rouf.


Menurut Rouf, penerapan prokes meliputi pengukuran suhu tubuh, mengenakan masker, tidak melakukan jabat tangan atau kontak fisik, menghindari terjadinya kerumunan, hingga penyemprotan disinfektan secara berkala.


Selain kesehatan, sisi keamanan pun tak luput dari perhatian pemerintah. Seperti yang disampaikan Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana, bersama jajaran TNI, Polri bahkan telah membagi masing-masing personelnya sesuai kondisi desa.


“Dalam pilkades ini kami membagi tiga kategori desa, yakni sangat rawan, rawan, dan aman. Sejauh ini ada 15 desa yang tergolong rawan, tapi setelah dilakukan pendekatan Alhamdulillah berkurang tinggal 10 desa. Meski begitu hasil laporan dari Bhabinkamtibmas masing-masing TPS cukup aman dan lancar,”ungkap AKBP Miko Indrayana


Senada dengan Kapolres, Dandim 0812 Lamongan Letkol Kav Endi Siswanto Yusuf juga menyatakan kesiapannya dalam pengamanan jalannya pemilihan suara hingga penghitungan suara pilkades di Lamongan. 


“Kodim 0812 siap mem-backup keamanan pilkades hingga selesai,” pungkas Dandim 0812 Lamongan.


Usai melakukan Video Conference bersama Dirjen Bina Pemerintah Desa Kemendagri, Wabup Rouf bersama Forkopimda Lamongan dan jajaran Pemkab Lamongan melakukan sidak ke TPS Desa Bakalan Pule Kecamatan Tikung, TPS Desa Tugu dan TPS Desa Mantup Kecamatan Mantup untuk mengecek langsung jalannya pilkades aman, sehat dan tentram. (Ans71 Restu)

Pilkades Serentak di Lamongan Berjalan Aman Kemendagri Berikan Apresiasi Forkopimda

 



LAMONGAN - Sebanyak 61 desa dari 24 kecamatan di Kabupaten Lamongan melakukan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak pada Minggu (26/6/2022) yang lalu.


Pilkades yang melibatkan ribuan personel gabungan TNI, Polri, dan Linmas untuk mengamankan itu diikuti 138 calon kades dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 135.236 orang yang tersebar di 332 TPS.


Pilkades serentak yang diselenggarakan saat pandemi Covid-19 itu mendapatkan perhatian dari Dirjen Bina Pemerintah Desa Kemendagri Yusharto Huntoyungo. 


Ia bahkan memantau langsung proses pemungutan suara di TPS Bakalan, Desa Sidorejo, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan secara virtual.


Melihat alur pemilihan suara di TPS yang menggunakan prosedur protokol kesehatan ketat itu, Dirjen Yusharto mengapresiasi usaha Pemkab Lamongan dalam mempersiapkan pilkades aman dan sehat untuk masyarakatnya.


“Kita melakukan pemantauan langsung pelaksanaan pilkades yang telah dipersiapkan demikian baik oleh Pemkab Lamongan. Proses pemilihan juga tetap menggunakan protokol kesehatan dengan mengikuti step-step di mana dalam pelaksanaannya menerapkan 5 M,” ucap Yusharto.


Pemberian izin pelaksanaan pilkades tentu telah melalui berbagai prosedur yang ketat mengingat masih dalam kondisi pandemi. Di mana Kabupaten Lamongan telah berada pada situasi PPKM level 1 serta capaian vaksinasi dosis 1 dan 2 yang melebihi 60 persen.


Seperti diungkapkan Wakil Bupati Lamongan Abdul Rouf, capaian vaksinasi Kabupaten Lamongan dosis 1 telah mencapai 89,21 persen atau 948.774 jiwa, dosis 2 mencapai 78,46 persen atau 834.431 jiwa, dan dosis 3 sejumlah 201.302 jiwa atau 18,93 persen. Meski demikian dalam proses pemilihan suara tetap menjalankan prokes ketat.


“Pilkades tahun 2022 masih dalam kondisi pandemi, sehingga tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat untuk memberikan rasa aman dan sehat kepada masyarakat,” kata Abdul Rouf.


Menurut Rouf, penerapan prokes meliputi pengukuran suhu tubuh, mengenakan masker, tidak melakukan jabat tangan atau kontak fisik, menghindari terjadinya kerumunan, hingga penyemprotan disinfektan secara berkala.


Selain kesehatan, sisi keamanan pun tak luput dari perhatian pemerintah. Seperti yang disampaikan Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana, bersama jajaran TNI, Polri bahkan telah membagi masing-masing personelnya sesuai kondisi desa.


“Dalam pilkades ini kami membagi tiga kategori desa, yakni sangat rawan, rawan, dan aman. Sejauh ini ada 15 desa yang tergolong rawan, tapi setelah dilakukan pendekatan Alhamdulillah berkurang tinggal 10 desa. Meski begitu hasil laporan dari Bhabinkamtibmas masing-masing TPS cukup aman dan lancar,”ungkap AKBP Miko Indrayana


Senada dengan Kapolres, Dandim 0812 Lamongan Letkol Kav Endi Siswanto Yusuf juga menyatakan kesiapannya dalam pengamanan jalannya pemilihan suara hingga penghitungan suara pilkades di Lamongan. 


“Kodim 0812 siap mem-backup keamanan pilkades hingga selesai,” pungkas Dandim 0812 Lamongan.


Usai melakukan Video Conference bersama Dirjen Bina Pemerintah Desa Kemendagri, Wabup Rouf bersama Forkopimda Lamongan dan jajaran Pemkab Lamongan melakukan sidak ke TPS Desa Bakalan Pule Kecamatan Tikung, TPS Desa Tugu dan TPS Desa Mantup Kecamatan Mantup untuk mengecek langsung jalannya pilkades aman, sehat dan tentram. (Ans71 Restu)

Selamatkan Korban Laka Laut, 2 Nelayan Dapat Penghargaan Kapolres Malang

 




POLRES MALANG - Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat memberikan penghargaan kepada dua orang nelayan sang penemu serta penolong 3 orang nelayan yang sempat terombang-ambing di perairan Laut Hindia Selatan selama 8 hari.


Diketahui bahwa ke 3 nelayan yang berhasil diselamatkan yaitu seorang nahkoda, Jauhari dan 2 anak buah kapal, Adi Nur Maulana serta Zaini. Semuanya berasal dari Dusun Sendang Biru, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.


Awalnya para korban dengan menggunakan KMN Evaldi 01 berangkat melaut menuju rumpon yang berjarak 103 mil, dari Dusun Sendang Biru, pada Rabu (4/5/2022). Selanjutnya tiba di rumpon, Jumat (6/5/2022). Kemudi sekira pukul 01.30 WIB, terjadi kecelakaan.


Kapal korban (KMN Evaldi 01) ditabrak oleh jenis kapal sekoci tidak dikenal di sisi haluan kiri depan. 30 menit kemudian kapal mereka tenggelam. Setelah itu para korban berupaya menyelamatkan diri dengan menaiki box ikan kurang lebih selama 8 hari.


Penyelamatan para korban bermula dari Jauhari, karena dia yang pertama ditemukan, tepatnya pada Jumat (13/5/2022), oleh KMN Mega Buana dan langsung dievakuasi ke Sendang Biru.


Sedangkan Adi Nur Maulana dan Zaini ditemukan pada Sabtu (14/5/2022), setelah warga dan petugas Sat Polair Polres Malang dan Pos AL Sendang Biru mendapat kabar dari Jauhari.


"Saya mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada bapak Bahtiar dan bapak Asran, beliau berdua adalah nelayan yang telah membantu tugas kepolisian dalam menangani korban laka laut," ucap Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat di Lapangan Satya Haprabu, Mapolres Malang,Senin (27/6/22).


"Kita tahu bahwa pantai kita termasuk dalam gugus pantai selatan, yang memiliki arus luar biasa. Sudah beberapa kali kita menemukan kasus laka laut dan juga korban tenggelam yang menyebabkan korban jiwa," lanjutnya.


Sementara itu Bahtiar, salah satu nelayan yang menyelamatkan korban mengungkapkan banyak terimakasih kepada Kapolres Malang yang telah memberikan penghargaan ini.


"Kami tak menyangka akan mendapatkan perhargaan ini padahal niat kami adalah menolong. tapi, di mata Pak Kapolres itu adalah peduli kemanusiaan dan telah membantu tugas kepolisian," ungkap Bahtiar.(Ans71 Restu)

Selamatkan Korban Laka Laut, 2 Nelayan Dapat Penghargaan Kapolres Malang

 




POLRES MALANG - Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat memberikan penghargaan kepada dua orang nelayan sang penemu serta penolong 3 orang nelayan yang sempat terombang-ambing di perairan Laut Hindia Selatan selama 8 hari.


Diketahui bahwa ke 3 nelayan yang berhasil diselamatkan yaitu seorang nahkoda, Jauhari dan 2 anak buah kapal, Adi Nur Maulana serta Zaini. Semuanya berasal dari Dusun Sendang Biru, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.


Awalnya para korban dengan menggunakan KMN Evaldi 01 berangkat melaut menuju rumpon yang berjarak 103 mil, dari Dusun Sendang Biru, pada Rabu (4/5/2022). Selanjutnya tiba di rumpon, Jumat (6/5/2022). Kemudi sekira pukul 01.30 WIB, terjadi kecelakaan.


Kapal korban (KMN Evaldi 01) ditabrak oleh jenis kapal sekoci tidak dikenal di sisi haluan kiri depan. 30 menit kemudian kapal mereka tenggelam. Setelah itu para korban berupaya menyelamatkan diri dengan menaiki box ikan kurang lebih selama 8 hari.


Penyelamatan para korban bermula dari Jauhari, karena dia yang pertama ditemukan, tepatnya pada Jumat (13/5/2022), oleh KMN Mega Buana dan langsung dievakuasi ke Sendang Biru.


Sedangkan Adi Nur Maulana dan Zaini ditemukan pada Sabtu (14/5/2022), setelah warga dan petugas Sat Polair Polres Malang dan Pos AL Sendang Biru mendapat kabar dari Jauhari.


"Saya mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada bapak Bahtiar dan bapak Asran, beliau berdua adalah nelayan yang telah membantu tugas kepolisian dalam menangani korban laka laut," ucap Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat di Lapangan Satya Haprabu, Mapolres Malang,Senin (27/6/22).


"Kita tahu bahwa pantai kita termasuk dalam gugus pantai selatan, yang memiliki arus luar biasa. Sudah beberapa kali kita menemukan kasus laka laut dan juga korban tenggelam yang menyebabkan korban jiwa," lanjutnya.


Sementara itu Bahtiar, salah satu nelayan yang menyelamatkan korban mengungkapkan banyak terimakasih kepada Kapolres Malang yang telah memberikan penghargaan ini.


"Kami tak menyangka akan mendapatkan perhargaan ini padahal niat kami adalah menolong. tapi, di mata Pak Kapolres itu adalah peduli kemanusiaan dan telah membantu tugas kepolisian," ungkap Bahtiar.(Ans71 Restu)

Optimalkan Penanganan PMK Polresta Malang Kota Gelar Vaksinasi Hewan Terna

 




KOTA MALANG - Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di Kota Malang terus mendapatkan perhatian dari Pemkot Malang termasuk Polresta Malang Kota. 


Berbagai upaya dilakukan guna meminimalisir penyebarannya di wilayah Kota Malang.  Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian menyatakan per tanggal 21 Juni 2022 lalu kasus PMK di Kota Malang ditemukan 307 kasus, namun kini 74 ekor dalam pengobatan. 


Guna menghadapi situasi tersebut, Kapolresta Malang Kota menggandeng instansi terkait  melaksanakan Launching vaksinasi yang di lanjutkan pemberian vaksinasi pada hewan ternak.


Pelaksanaan launching vaksin dan kegiatan vaksinasi pada hewan ternak dilakukan oleh tim dari Polresta Malang Kota dan Tim Gabungan Dinas Peternakan Kota Malang di Jalan Istiqomah RT 12 RW 1 Kelurahan Tlogowaru Kecamatan Kedung Kandang pada Senin (27/06/2022) pagi. 


Kapolresta Malang Kota Kombes Pol. Budi Hermanto, S.I.K., M.Si mengungkapkan keterlibatan Polresta Malang Kota pada kegiatan vaksinasi hewan ternak ini adalah merupakan langkah dan upaya Polresta Malang Kota membantu pemerintah dalam penanganan kasus PMK.


“Sebelumnya Polresta Malang Kota bersama Pemkot Malang sudah berupaya melakukan langkah – langkah yang tujuannya mencegah penyebaran virus PMK ini,mulai dari pembatasan angkutan ternak hingga penyemprotan pada kendang – kendang ternak,”ujar Kombes Budi Hermanto yang akrab disapa Buher ini.


Pelaksanaan vaksinasi pada hewan ternak kali ini lanjut Kombes Buher, adalah sapi perah ( penghasil susu) sejumlah 14 ekor  milik warga Kecamatan Kedungkandang .


Kombes Buher berharap dengan adanya vaksinasi hewan yang terselenggara saat ini dapat membantu para peternak yang memiliki hewan ternak dalam menghadapi wabah PMK ini.


“Apalagi saat ini kita akan menyambut hari raya Idul Adha 1443 H dan tentunya seluruh peternak harus memperhatikan syarat serta SOP yang berlaku" sambung Kombes Pol. Buher usai pelaksanaan vaksinasi hewan ternak. 


Selain itu Kapolresta Malang Kota juga berharap agar para peternak aktif untuk melakukan vaksinasi pada hewan ternak mereka. Sehingga sama-sama saling bahu membahu untuk memberantas wabah PMK ini.


Sementara itu Wakil Walikota Malang Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko yang juga hadir dalam launching vaksin hewan ternak tersebut mengucapkan terimakasih kepada pemerintah pusat yang sudah mengabulkan permohonan vaksin hewan ternak untuk warga Kota Malang.


"Alhamdulillah akhirnya kita bisa melaksanakan launching dan proses vaksinasi hewan ternak dalam menghadapi situasi wabah PMK khususnya di Kota Malang,” ucap H. Sofyan yang didampingi pula oleh Kepala Dinas Pertahanan Pangan dan Pertanian, Sri Winarni.


Pihaknya juga memberikan apresiasi kepada Polresta malang Kota yang telah turut berjibaku dalam penanganan kasus PMK di wilayah Kota Malang.


“Terimakasih kepada bapak Kapolresta Malang Kota beserta seluruh anggota dan rekan – rekan Dinas Pertahanan Pangan dan Pertanian yang juga sudah berupaya semaksimal mungkin dalam penanganan PMK ini,”lanjut H. Sofyan.


Wakil Walikota Malang menambahkan selain terwujudnya launching dan vaksinasi hewan ternak oleh Polresta Malang Kota, Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Pertahanan Pangan dan Pertanian  secara aktif sudah mempersiapkan himbauan terkait syarat dan SOP pada pemotongan hewan korban. 


 "Harapan kami ke depannya para peternak selalu aktif untuk melaporkan jika hewan ternak mereka mengalami gejala sakit PMK,”pungkas Wakil Walikota Malang. (Ans71 Restu).