Jumat, 14 Juni 2024

Ingin Mengabdi Pada Negeri, Atlet Esport Ridel Daftar Casis Polri

Jakarta. Atlet eSports Ridel Yesaya Sumarandak menjadi salah satu calon siswa (Casis) Tamtama Polri T.A 2024. Ridel sendiri mendaftar sebagai Casis Tamtama dari Polres Minahasa. 

Adanya Ridel dalam pendaftaran Casis Tamtama tersebut menambah rentetan anak bangsa berprestasi di rekrutmen tahun ini.

“Saya memang bercita-cita jadi polisi sejak kecil,” ujarnya, Jumat (14/5/24).

Dia mengaku, meski menekuni eSports, tidak melunturkan niatnya untuk menjadi anggota Korps Bhayangkara. Dia tetap bertekad mengabdi kepada negeri ini dengan menjadi polisi.

“Yang pertama ingin menjadi berkat buat banyak orang lewat polisi, ingin membanggakan orang tua, ingin berbakti kepada bangsa dan negara juga membantu sesama manusia dengan menjadi polisi,” jelasnya.

Disebutkan Riedel, setahun terakhir dia menggencarkan olahraga, mencari tips, hingga belajar akademis demi lolos rekrutmen anggota Polri ini. Sebagai yang berlatarbelakang dari keluarga biasa, dia mengaku, seleksisi anggota Polri ini sangat mudah dimengerti tahap demi tahapnya.

“Masuk Polri ini kan gratis, saya cari tipsnya di internet juga mudah, saya belajar. Dengan persiapan yang matang, siapapun akan mudah melewatinya,” ujar dia.

Dalam riwayat prestasinya, Riedel pernah memenangkan ajang Asian Games 2018. Dia menyabet medali emas dan mengharumkan nama bangsa tersebut.

Dia juga pernah meraih juara satu Asia dalam rangka Tour eSport di Korea pada 2019. Kemudian juara dia eSport se-dunia yang diselenggarakan di China 2019.

Terakhir, dia mengikuti Clash Royal tingkat Asia dan memenangjan juara 3 pada 2020. Semuanya diraih dalam kompetisi tim.

Kamis, 13 Juni 2024

*Kapolda Jatim Letakan Batu Pertama Gedung Satya Haprabu Polres Sumenep*

SUMENEP - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Imam Sugianto.,M.Si melakukan peletakan batu pertama serta penandatanganan prasasti sebagai tanda dimulainya pembangunan gedung Satya Haprabu Polres Sumenep, Jumat (14/6/2024) pagi. 

Gedung tersebut akan difungsikan sebagai kantor Bagian Logistik (Baglog) , Satuan Intelijen dan Kemanan (Sat Intelkam), Sat Samapta, Sat Narkoba dan Unit Laka Lantas.

Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Imam Sugianto menyampaikan, pembangunan gedung ini bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang berjumlah sebesar Rp. 22.843.718.000,-.

Gedung tersebut terdiri dari dua lantai dengan luas bangunan 1.846 m2, berdiri di atas tanah seluas 3.300 m2 dengan batas pengerjaan selama 180 hari oleh PT. Jaya Etika Teknik 

"Semoga pembangunan ini berjalan lancar tanpa halangan apapun," ucap Kapolda Jatim di Sumenep. 

Namun ia mengingatkan, tidak boleh hanya bangga pada bangunan gedungnya, tapi harus dijadikan sebagai semangat baru dalam melayani masyarakat dengan baik sebagaimana slogan Polda Jatim, Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Tuntas  dan Kerja Iklas.

Selain itu dengan dibangunya tambahan gedung baru itu diharapkan untuk dijadikan sebagai lompatan kemajuan kedepan bagi instansi Polres Sumenep dalam pelayanan.

"Itu yang selalu saya tekankan kepada seluruh instansi kepolisian di jajaran Polda Jatim. Harus dilaksanakan dengan maksimal," tegas Kapolda Jatim.

Diketahui, turut mendampingi Kapolda Jatim dalam acara tersebut, yakni Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.,S.H.,M.H, Kejari Sumenep Trimo.,S.H.,M.H dan Kapolres Sumenep AKBP Hendri Noveri Santoso.,S.H.,S.I.K.,M.M. (*)

*Pak Bhabin dan 3 Pilar di Jember Berhasil Mediasi Penyelesaian Masalah Batas Tanah Warga Pancakarya*

JEMBER, - Konflik yang melibatkan masalah batas tanah di Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, berhasil diselesaikan melalui mediasi oleh 3 pilar desa setempat.

Mediasi yang juga diprakarsai oleh Bhabinkamtibmas dan Polisi RW juga menghasilkan kesepatan antara dua warga desa Pancakarya, Sulhan (48) dan Kamijan (54) yang terlibat perselisihan mengenai batas tanah yang berdampingan.

Bhabinkamtibmas Pancakarya, Brigadir Riky mengatakan perselisihan ini bermula ketika Sulhan mengadukan Kamijan bahwa Kamijan telah melanggar batas tanah yang seharusnya miliknya. 

Konflik tersebut menciptakan ketegangan di antara kedua pihak dan mengancam keharmonisan di lingkungan desa. 

Menyadari pentingnya penyelesaian konflik ini, Brigadir Riky bersama dengan perangkat desa dan Babinsa segera mengambil langkah untuk mengadakan mediasi.

Pada hari Rabu, 5 Juni 2024, mediasi dilaksanakan dengan menghadirkan kedua belah pihak di rumah Kepala Desa Pancakarya, Ir.Mokh Agus Salim.  

Dalam mediasi ini, Brigadir Riky bersama 3 Pilar, yang terdiri dari perangkat desa, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa, bertindak sebagai penengah. 

Mediasi berlangsung dalam suasana yang penuh kesabaran dan keterbukaan, dengan tujuan utama untuk mencapai kesepakatan damai dan kekeluargaan.

Brigadir Riky menjelaskan pentingnya menyelesaikan masalah ini secara damai dan kekeluargaan, agar tidak menimbulkan konflik yang lebih besar di kemudian hari. 

Setelah melalui diskusi yang panjang dan mendalam, kedua belah pihak akhirnya mencapai kesepakatan. 

Sulhan dan Kamijan sepakat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan. 

Mereka setuju untuk memasang batas baru yang telah disepakati bersama. 

Kamijan, yang diadukan oleh Sulhan, mengakui kesalahannya dan bersedia memperbaiki batas tanah sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat.

Kesepakatan ini diterima dengan baik oleh kedua belah pihak, yang menyatakan bahwa mereka akan mematuhi dan menghormati hasil mediasi. 

Dengan demikian, konflik yang sempat mengganggu ketenangan di Desa Pancakarya berhasil diselesaikan tanpa perlu melalui jalur hukum yang lebih formal dan memakan waktu.

Keberhasilan mediasi ini mendapat apresiasi dari warga desa yang melihat bahwa penyelesaian masalah melalui dialog dan musyawarah adalah cara terbaik untuk menjaga keharmonisan dan kerukunan di lingkungan mereka. 

Kepala Desa Pancakarya, Ir.Mokh Agus Salim, juga menyatakan rasa terima kasihnya kepada Brigadir Riky dan seluruh nya atas inisiatif dan upaya mereka dalam menyelesaikan masalah ini.

Masalah ini menjadi contoh yang baik tentang bagaimana mediasi dan pendekatan kekeluargaan dapat menjadi solusi efektif dalam menyelesaikan konflik di masyarakat. 

Brigadir Riky dan 3 Pilar Desa Pancakarya berhasil menunjukkan bahwa kehadiran polisi dan perangkat desa yang proaktif dalam mediasi konflik dapat menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga.

Dengan selesainya mediasi ini, diharapkan tidak ada lagi perselisihan serupa yang terjadi di Desa Pancakarya. 

Semua pihak diharapkan dapat terus menjaga komunikasi yang baik dan saling menghormati batas-batas yang telah disepakati, sehingga tercipta lingkungan yang harmonis dan damai.

Di tempat terpisah Kapolres Jember, AKBP Bayu Pratama Gubunagi mengatakan Polres Jember tetap komitmen dalam kehadirannya di tengah masyarakat untuk mewujudkan rasa aman dan nyaman warganya.

Ia menegaskan setiap permasalahan di tingkat bawah tidak harus diselesaikan di ranah hukum sepanjang bisa dimediasi.

"Kami berusaha untuk selalu menjaga ketertiban dan keharmonisan di desa dan mediasi ini adalah salah satu upaya kami untuk memastikan bahwa setiap masalah dapat diselesaikan dengan cara yang baik dan tidak merugikan kedua belah pihak," tutur Kapolres Jember. (*)

*Polisi Berhasil Amankan Tersangka Curanmor 9 TKP di Surabaya yang Kabur ke Kalimantan*

SURABAYA – Polrestabes Surabaya melalui Unit Reskrim Polsek Lakarsantri akhirnya berhasil menangkap satu orang lagi tersangka pencurian kendaraan bermotor ( Curanmor ) di 9 tempat kejadian perkara ( TKP ) di Kota Surabaya.

Hali itu seperti disampaikan oleh Kapolsek Lakarsantri, Kompol M.Akhyar kepada awak media di Polsek Lakarsantri Polrestabes Surabaya, Rabu (12/6).

Satu tersangka inisial MIL asal Jalan Sidodadi Surabaya ini kata Kompol Akhyar adalah komplotan tersangka KAS yang sudah ditangkap Polisi pasca melakukan aksi curi motor.

“Saat tersangka KAS berhasil ditangkap, tersangka MIL berhasil kabur dan diduga ke Kalimantan,”kata Kompol Akhyar.

Kapolsek Lakarsantri ini mengatakan, tersangka MIL ini melakukan pencurian dengan cara berkeliling dan sasarannya adalah motor yang diparkir di pinggir jalan.

"Awalnya ada informasi dari warga jika ada pelaku pencurian sepeda motor tertangkap oleh warga," kata Kompol Akhyar. 

Ia mengungkapkan, anggota Reskrim mendatangi TKP lalu pelaku KAS yang sebelumnya ditangkap (sudah proses hukum), kemudian dibawa ke Mapolsek untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. 

"Saat dilakukan pemeriksaan, KAS mengaku melakukan pencurian bersama rekanya MIL yang berperan mengawasi dan menunggu diatas sepeda motor. Saat itu berhasil melarikan diri," kata Kompol Akhyar.

Setelah adanya keterangan dari KAS  maka anggota Opsnal melaksanakan lidik dan diperoleh info bahwa pelaku MIL melarikan diri di Kalimantan. 

Kemudian pada Jumat (07 Juni 2024) anggota Opsnal mendapati Info dari masyarakat bahwa MIL pulang ke Surabaya lagi dan tinggal di daerah Sidodadi Simokerto bersama dengan Ibunya.

Saat itu, pada Sabtu (08 Juni 2024) sekitar pukul 04.00 Wib, Tim Antibandit Polsek Lakarsantri berhasil menangkap pelaku MIL di rumah kosannya.

Saat diinterograsi MIL mengaku melakukan Curanmor di 9 TKP diantaranya, TKP Warkop Jago Jogja Menganti Gresik, pada Desember 2023, TKP Wiyung gg Amanah Surabaya pada November 2023, TKP Waduk Unesa Sekira pada November 2023, TKP Warung Ijo Barat sekolahan Petra Prada Kali Kendal sekira November 2023.

Kemudian percobaan Alfamart Lakarsantri Desember 2023 rekan MIL yaitu KAS berhasil diamankan Polisi.

TKP lainya yang pernah jadi sasaran KAS dan MIL adalah Gedangan Sidoarjo sekira bulan Oktober 2023, TKP Sukodono Sidoarjo November 2023, TKP Depan masuk Hotel Singgasana Stren Kali sekira bulan November 2023, dan Wilayah Menganti dekat pasar. 

Barang bukti, satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna hitam Nopol L-2495-MB yang disita dalam berkas perkara atas nama tersangka KAS. (*)

*Sukses Tekan Angka Laka Lantas, Polda Jatim Raih Juara Satu IRSMS Awward*

SURABAYA – Jajaran Direktorat Lalu lintas(Ditlantas) Polda Jawa Timur kembali memboyong sejumlah penghargaan dari Korlantas Polri.

Hal itu seperti disampaikan oleh Wadirlantas Polda Jatim, AKBP Lukman Cahyono melalui selullar saat mengikuti Rakernis Fungsi Lantas tahun 2024 di Yogyakarta,Kamis (13/6).

AKBP Lukman Cahyono mengatakan penghargaan itu diberikan kepada jajaran Ditlantas Polda Jatim atas beberapa kategori keberhasilan dalm melaksanakan tugas di wilayah hukum Polda Jatim.

“Alhamdulilah kita kembali mendapat penghargaan dari Korlantas Polri dari tiga kategori,”ujar AKBP Lukman Cahyono.

Adapun kategori yang dimaksud adalah keberhasilan jajaran Ditlantas Polda Jatim dalam upaya menekan kecelakaan lalu lintas secara kolaboratif.

“Untuk kategori menekan kecelakaan lalu lintas secara kolaboratif jajaran kita meraih peringkat ketiga seluruh Indonesia,”ujar AKBP Lukman.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat menghadiri Rakernis Fungsi Lantas tahun 2024 di Yogyakarta, Rabu (12/6).

Sementara itu untuk kategori Commander Wish Kakorlantas Polri, jajaran Ditlantas Polda Jatim meraih juara Dua dari Polda seluruh Indonesia.

Sedangkan kategori IRSMS (Integrrated Road Safety Manajemen System) AWARD (Har Kakorlantas) Polda Jatim meraih peringkat kesatu diikuti oleh dua Polres jajarannya yaitu Polres Bangkalan dan Polres Blitar Kota masing – masing juara Tiga.

Penghargaan itu diserahkan oleh Kakorlantas Polri, Irjen Pol Dr. Drs Aan Suhanan M.si di Yogyakarta, Kamis 13 juni 2024.

Menurut AKBP Lukman Cahyono, apresiasi ini diberikan sebagai Reward kepada Polda dan Polres jajaran untuk dapat menghadirkan Polantas di lapangan serta sebagai penghargaan atas keberhasilan menekan angka Laka Lantas dan Fatality Rate.

“Dengan meraih penghargaan ini kami akan jadikan sebagai motivasi kedepan untuk lebih baik lagi dalam melaksanakan tugas kami,”pungkas AKBP Lukman Cahyono.

Sebagai informasi Rakernis yang di gelar di Yogyakarta itu diikuti oleh seluruh Direktorat Lalulintas yang ada di Polda seluruh Indonesia.

Adapun Rakernis satuan fungsi Lalulintas kali ini bertema “Polantas Presisi hadir mendukung percepatan transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan dalam rangka terwujudnya Indonesia emas”.

Wadirlantas Polda Jatim bersama dengan Kasat PJR dan Kasi Laka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim mewakili Dirlantas Polda Jatim dalam menerima penghargaan yang diberikan oleh Kakorlantas Polri itu.  (*)

*Polres Pamekasan Sediakan Ojek Gratis Bagi Calon Jamaah Haji 2024*

PAMEKASAN – Rumah para calon Jamaah Haji (CJH) di Pamekasan tidak semua dekat dengan perkotaan ataupun tempat pemberangkatan jamaah haji di depan Masjid Agung Asy - Syuhada.

Bahkan dari titik parkir menuju tempat pemberangkatan jamaah haji di depan Masjid Agung Asy – Syuhada juga cukup jauh bagi para CJH terutama para lansia yang harus membawa koper barang bawaanya.

Untuk itu Polres Pamekasan yang merupakan Polres Jajaran Polda Jatim, menyediakan layanan ojek gratis untuk membantu mengantar jamaah haji dari titik parkir menuju tempat pemberangkatan jamaah haji di depan Masjid Agung Asy - Syuhada.

Kapolres Pamekasan melalui Kasihumas Polres Pamekasan, AKP Sri Sugiarto mengatakan, disediakannya layanan ojek gratis bagi calon jamaah haji (CJH) adalah sebagai bentuk kepedulian Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayanan masyarakat.

”Kami menyediakan fasilitas ojek gratis, sebagai bentuk pelayanan kami Polres Pamekasan kepada masyarakat khususnya Calon Jamaah haji," kata AKP Sri Sugiarto, Rabu (12/6).

Dalam pelayanan ojek gratis ini, Polres Pamekasan bersinergi dengan Kodim 0826 Pamekasan menyediakan puluhan motor.

Lanjut AKP Sugiarto, layanan semacam ini sudah biasa diberikan tahun-tahun sebelumnya.

“Jadi kami bersinergi dengan rekan – rekan TNI menyediakan motor untuk menganatar para calon jamaah haji,”ungkapnya.

 Ia juga mengatakana fasilitas yang diinisiasi Polres Pamekasan ini akan dilanjutkan pada tahun-tahun selanjutnya karena mendapat respons positif dari masyarakat.

Selain menyediakan layanan ojek Gratis, Kepolisian mengerahkan 447 personil gabungan untuk mendukung pengamanan pemberangkatan jamaah Haji.

Kasihumas Polres Pamekasan menghimbau kepada masyarakat pengantar jamaah haji untuk lebih berhati-hati dan dilarang memakai perhiasan yang berlebihan.

“Ini demi keamanan warga sendiri dari pelaku tindak kejahatan yang mungkin berkeliaran disekitar kita,”pungkasnya. (*)

*Sambut Hari Bhayangkara ke -78 Polres Nganjuk Beri Kado Bedah Rumah Warga*

NGANJUK - Kapolres Nganjuk, AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Pejabat Utama(PJU), para Kapolsek, Ketua Baznas Kabupaten Nganjuk serta unsur Forkopimcam Nganjuk dan pemerintahan kelurahan Kramat meletakan batu pertama kegiatan Program “Bedah Rumah”.

Kali ini salah satu warga Ngawi yang mendapat kado di hari Bhayangkara ke – 78 adalah Yudi Purnomo di Jalan Wilis 2a Kelurahan Kramat, Kecamatan/Kabupaten Nganjuk.

AKBP Muhammad mengungkapkan dalam program bedah rumah ini dilaksanakan dengan menggandeng Badan Amil Zakat Nasional ( Baznas ) Kabupaten Nganjuk. 

“Kami mengucapkan terimakasih sebesar-sebasarnya kepada Baznas Kabupaten Nganjuk, Pemerintah Desa, Kecamatan serta tokoh masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan bedah rumah ini,” ujar AKBP Muhammad, Rabu (12/6).

AKBP Muhammad menambahkan, kegiatan bedah rumah ini merupakan program yang berkelanjutan dimana sebelumnya Polres Nganjuk juga telah melaksanakannya di Desa Gejagan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk. 

Ia berharap dengan dibangunnya rumah layak huni tersebut, keluarga  Yudi Purnomo dapat hidup dengan lebih nyaman dan sehat. 

Selain itu, program ini juga diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk turut serta dalam kegiatan sosial yang membantu masyarakat kurang mampu.

Di tempat yang sama,  Camat Nganjuk,  Hari Moektiono, S.Stp, M.AP sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Polres Nganjuk Polda Jatim ini.

Camat Nganjuk juga mengucapkan terimakasih kepada Polres Nganjuk atas perhatian dan kepeduliaanya terhadap warga Nganjuk.

Meskipun wilayah tersebut dekat kota, kata Hari Moektiono masih banyak warganya yang membutuhkan bantuan baik berupa sembako, kesehatan maupun bedah rumah.

" Sekali lagi saya ucapkan terima kasih semoga warga kami yang mendapatkan program bedah rumah ini   dapat menerima manfaatnya dan memiliki rumah yang layak huni," ungkapnya. (*)

*SSDM Polri gelar “He For She Award” Wujud Komitmen dan Dukungan Terhadap Perempuan di Lingkungan Polri*

Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-78, SSDM Polri menggelar serangkaian kegiatan. Salah satunya adalah penghargaan _He For She_ 2024. Ini merupakan ajang penghargaan yang pertama kali diadakan di instansi Polri. 

Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan kampanye He For She dari UN Women. Ketua Penilaian Lomba yang diadakan SSDM Polri 2024, Kombes Pol Widy Saputra, mengatakan sejak awal Polri selalu mendukung perempuan berkarir di Kepolisian. Penghargaan ini merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pimpinan Polri.

“He for She award dapat diikuti oleh semua Polda jajaran. Syaratnya peserta harus menunjukkan komitmen dukungan mereka dalam bentuk tulisan dan video. Penilaiannya nanti tergantung pada inovasi dan kreativitas peserta selain komitmen dukungan terhadap Perempuan tentunya,” ujar Kombes Pol Widy Saputra.

Polri sudah lama memberikan dukungan kepada Polwan-Polwan agar nyaman berkarir di Kepolisian. Saat ini semakin banyak Polwan yang menduduki posisi strategis di instansi Polri. Kuota penerimaan Polwan setiap tahun juga terus ditambah.

Polri memandang keberadaan Polwan sangat strategis untuk penyelesaian kasus-kasus dengan korban yang didominasi perempuan dan anak, seperti kekerasan dalam rumah tangga dan tindak pidana perdagangan orang. 

Perhatian dan perlindungan terhadap perempuan dan anak ditunjukkan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dengan mengajukan pembentukan Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Direktorat Tindak Pidana Perdagangan Orang yang disampaikan langsung kepada Presiden Joko Widodo. 

Atas dukungan terhadap Perempuan, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo tahun 2023 mendapat penghargaan He for She dari International Association of Women Police atau Asosiasi Polwan Internasional atas dedikasinya mendorong kemajuan Perempuan di Kepolisian. 

Jenderal Pol Listyo Sigit juga dinilai telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam mempromosikan dan memajukan perempuan di Kepolisian.

Pakor Polwan RI, Brigjen Pol Desy Andriani menegaskan ruang berkarir di Kepolisian semakin terasa lebih ramah bagi Perempuan. 

“Belum lama ini kami menerima audiensi UN Women. Kedatangan mereka adalah untuk menyampaikan komitmen UN Women untuk mendukung upaya Polri dalam mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan Perempuan di lingkungan Polri,” ujar Jenderal Perempuan Bintang satu ini. 

Lebih lanjut Brigjen Pol Desy Andriani mengatakan dalam pertemuan ini juga dibahas proyeksi potensi kerjasama antara Polri dan UN Women.

Rabu, 12 Juni 2024

*Operasi Sikat Semeru Polisi Periksa Kendaraan dan Barang di Pelabuhan Jangkar Situbondo*

SITUBONDO - Masih dalam pelaksanaan operasi Sikat Semeru 2024, Satpolairud Polres Situbondo melaksanakan pemeriksaan kendaraan dan barang yang akan menyeberang ke pulau Raas Madura

Kegiatan ini dalam rangka antisipasi kriminalitas seperti penyelundupan barang berbahaya melalui jalur perairan dan pelabuhan serta memelihara keamanan dan ketertiban di area pelabuhan. 

Personel Satpolairud melakukan pemeriksaan semua kendaraan yang Boarding Pas, tidak hanya barang bawaan akan tetapi surat kendaraan juga diperiksa di pintu masuk Pelabuhan Jangkar Kabupaten Situbondo, Rabu (12/6/2024) 

Kapolres Situbondo AKBP Dwi Sumrahadi Rahkmanto, SIK, SH, MH melalui Kasatpolairud Polres Situbondo AKP Gede Sukarmadiyasa, S.H, M.H mengatakan Satpolairud melaksanakan kegiatan pencegahan aksi kriminalitas khususnya di wilayah perairan dan pelabuhan guna mewujudkan Kamtibmas yang kondusif. 

Di pintu masuk pelabuhan, semua kendaraan pickup yang memuat barang barang paket maupun sembako dilakukan pemeriksaan karena dikawatirkan membawa barang barang terlarang dan atau ilegal 

Beberapa barang atau paket yang telah terbungkus dus dan Styrofoam yang diangkut kendaraan pickup juga di buka guna memastikan bahwa barang tersebut legal dan tidak berbahaya. 

Tidak hanya di lokasi boarding pass yang dilakukan pengecekan kendaraan namun kendaraan yang akan masuk kapal atau di rampdoor kapal juga dihentikan dan diperiksa.

Pencocokan tiket dengan identitas penumpang juga dilakukan untuk penertiban manifest penumpang dan kendaraan atau barang. 

AKP Gede menerangkan saat ini masih berlangsung operasi Sikat Semeru 2024 dengan salah satu sasaran adalah penyelundupan dan pencurian di wilayah perairan dan Pelabuhan.

“Maka untuk antisipasi hal tersebut kita laksanakan kegiatan pemeriksaan di pelabuhan Jangkar yang melibatkan pihak ASDP dan TNI AL" terangnya.

Sementara itu, Hery selaku Karyawan ASDP menerangkan bahwa sangat terbantu dengan kegiatan yang dilakukan Satpolairud Polres Situbondo sehingga di Pelabuhan Jangkar zero tindak pidana dan situasi menjadi aman kondusif. 

"Kami dari pihak Pelabuhan sangat mendukung kegiatan Operasi Sikat Semeru yang digelar Polres Situbondo untuk mencegah aksi kriminalitas di wilayah Perairan" ungkapnya. (*)

*Polresta Malang Kota Gelar Simulasi Sispamkota untuk Pilkada Damai 2024*

KOTA MALANG – Menghadapi Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada ) 2024, Polresta Malang Kota menggelar simulasi pengamanan di Jl Bundaran Tugu depan Balai Kota Malang, Jawa Timur.

Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) melibatkan gabungan unsur TNI, Polri, dan jajaran lainnya untuk memastikan kesiapan pengamanan selama proses Pilkada.

Seluruh skenario pengamanan pemungutan suara diterapkan dalam simulasi ini mulai dari kampanye, pendistribusian kotak suara, pemungutan suara, hingga penanganan gangguan seperti rekapitulasi perhitungan suara, unjuk rasa yang berujung huru-hara dan penjarahan.

Tampak pada adegan simulasi, massa yang tidak puas berhasil dipukul mundur oleh Pasukan Pengendali Massa (Dalmas) Polresta Malang Kota. 

Namun, kelompok massa lainnya melakukan tindakan brutal dengan merusak fasilitas dan menyandera anggota KPU.

Situasi yang semakin mengkhawatirkan membuat Polresta Malang Kota meminta bantuan pasukan anti-teror Brimob. Akhirnya, sandera berhasil dibebaskan dan pelaku penyanderaan ditangkap.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto, menjelaskan mengatakan Simulasi Sispamkota berjalan sesuai prosedur tehapan Pemilu.

"Simulasi ini merupakan langkah untuk memastikan bahwa sistem pengamanan kota atau Sispamkota berjalan sesuai prosedur,"ungkap Kombes Budi Hermanto, Rabu (12/6).

Kapolresta Malang Kota juga mengungkapkan bahwa telah dilakukan pemetaan titik-titik yang berpotensi menimbulkan kerawanan selama Pilkada 2024 di Kota Malang.

Tim Pengamaman Pilkada Kota Malang berupa antisipasi dan mencegah adanya perusakan kantor KPU dan Bawaslu, serta objek-objek vital lainnya seperti ATM dan pertokoan, harus dipersiapkan secara matang.

“Dalam simulasi Sispamkota ini, kami menunjukkan kesiapan pengamanan dan melakukan penyekatan di wilayah perbatasan Kota Malang, seperti di wilayah Dau, Pakisaji, dan Singosari," tambah Kombes Budi Hermanto.

Penyekatan akan melibatkan personel TNI, Polri, Satpol PP, dan Lanal Kota Malang yang siap diterjunkan dalam pengamanan Pilkada pada November 2024 mendatang.

Kombes Budi Hermanto juga menambahkan pentingnya komunikasi yang kuat antara stakeholder, termasuk masyarakat, untuk menjaga Kota Malang tetap aman dan kondusif.

"Ini yang perlu kami jaga. Pemkot Malang bersama TNI, Polri, dan seluruh stakeholder membangun komunikasi untuk sama-sama menjaga Kota Malang agar tetap aman dan kondusif," tegasnya.

Masih di lokasi yang sama, Ketua DPRD Kota Malang I Made Riana saat apel Konsolidasi menyatakan bahwa simulasi ini menunjukkan kesiapan semua pihak, Khususnya Polresta Malang Kota dalam menghadapi Pilkada.

"Kita sudah siap, semoga simulasi ini menjadi cerminan pada hari H pelaksanaan Pemilukada nanti,”ujarnya.

Menurut I Made Riana membangun komunikasi sosial dan publik memang tidak mudah, namun kerjasama antara Pemkot, TNI, kepolisian, dan seluruh stakeholder sangat penting untuk menjaga Kota Malang aman, kondusif, dan terkendali.

Simulasi pengamanan Pilkada 2024 ini melibatkan 500 personel dari berbagai unsur, termasuk Polresta Malang Kota, Kodim 0833/Kota Malang, Dishub Kota Malang, Satpol PP Kota Malang, Brimob Batalyon B Satbrimob Polda Jatim.

Tak ketinggalan Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Malang, Linmas, relawan ambulans, dan Dinkes yang standby di beberapa rumah sakit beserta dokter gawat darurat serta komunitas masyarakat. (*)

*Dukung Ketahanan Pangan Polwan Polres Ngawi Didapuk Sebagai Polisi Wirotani*

NGAWI, - Kabupaten Ngawi Provinsi Jawa Timur menjadi salah satu lumbung pangan besar di Indonesia. 

Demi menunjang program pemerintah terkait ketahanan pangan, Polres Ngawi Polda Jatim mengedepankan Bhabinkamtibmas selain bertugas menjaga Kamtibmas juga sebagai Polisi Wirotani.

Kegiatan Polisi Wirotani ini mendampingi para petani bersama dengan Pemerintah Daerah di bidang pertanian, dengan memberikan himbauan untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif dan menjaga  ketahanan pangan di wilayah hukumnya.

Di Kabupaten Ngawi, anggota Polisi yang ditugaskan sebagai Polisi Wirotani bukan hanya Polisi Laki – laki ( Polki) namun juga termasuk Polwan (Polisi Wanita).

Sesuai dengan tugasnya, Polwan yang ditugaskan sebagai Polisi Wirotani ini tentu rutin melaksanakan sambang warga tani yang ada di desa binaanya.

Polwan Polres Ngawi ini ditempatkan di Unit Binmas Polsek yang ada di jajaran Polres Ngawi sebagai Bhabinkamtibmas untuk menjalankan tugasnya sebagai Polisi Wirotani.

Sesuai petunjuk Kapolres Ngawi AKBP Argowiyono, S.H., S.I.K., M.Si., para Bhabinkamtibmas yang ada di Polsek jajaran dioptimalkan dalam  melakukan pembinaan dan penyuluhan di Masyarakat.

“Anggota Bhabinkamtibmas ini bekerjasama dengan pemerintah desa setempat dan penyuluh pertanian melakukan upaya agar ketahanan pangan di Ngawi ini tetap terjaga,”kata AKBP Argowiyono, Kamis (13/6).

Seperti halnya yang dilaksanakan oleh Brigadir Polisi Trian Nuraini Ayuningtyas, Polwan yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Desa Ringinanom Kecamatan Karangjati ini.

Polwan yang saat ini dinas di Polsek Karangjati ini tak kenal bosan rutin sambang warga tani di desa binaanya.

Bahkan tak jarang pula Polwan Bhabinkamtibmas ini turun ke sawah bersama penyuluh pertanian untuk menyampaikan himbauan Kamtibmas dan juga diskusi dengan para warga tani tentang tanaman pangan.

“Ini sudah menjadi bagian tugas kami, jaga kamtibmas, hadir di Tengah Masyarakat dan mendukung program pemerintah seperti tentang ketahanan pangan misalnya,”ungkap Polwan yng ditugaskan jadi Polisi Wirotani ini.

 khususnya para petani agar dalam pengendalian hama tanaman padi utamanya tidak menggunakan jebakan tikus beraliran listrik. 

Masih kata Polwan Polsek Karangjati Polres Ngawi, setiap hari Polwan berpangkat Brigadir Polisi ini keliling kampung untuk mengenal warga binaanya.

“Sebagai Bhabinkamtibmas, kita tidak hanya mengenal nama warga binaanya, tetapi juga bagaimana kondisi di lingkungan mereka, aktivitas mereka dan juga keluh kesah mereka harus kita dengarkan untuk kita carikan solusi bersama,”ucap Brigpol Trian Nuraini.

Itulah sebabnya, Polwan Bhabinkamtibmas ini juga sering cangkrukan bersama warga tani untuk mendengarkan curhatan maupun usul saran para warga tani.

Tak heran jika Brigpol Trian Nuraini, Polwan Polsek Karangjati ini sangat akrab dengan para petani di desa binaannya.

"Polisi Wirotani lebih dioptimalkan untuk mendampingi warga tani agar swasembada, kemandirian dan ketahanan serta keamanan pangan lebih meningkat, “ jelas Brigpol Trian Nuraini saat ditemui sedang ngobrol bersama warga tani di sawah.

Polwan yang baru saja menyampaikan himbauan tentang cara pemberatasan hama tikus ini mengatakan, untuk wilayah desa binaanya selama ini tidak ada kejadian menonjol terkait gangguan Kamtibmas.

“Alhamdulillah, wilayah binaan kami kondusif, warga tani juga tidak banyak keluhan namun tetap kami komitmen untuk upaya pengendalian agar kondosifitas terjaga,” kata Polwan wirotani ini. 

Terkait hama tikus, Polwan wirotani ini juga menhimbau agar warga tani tidak menggunakan aliran Listrik pada jebakan tikus. 

Hal itu mengingat sangat membahayakan warga yang sudah pernah terjadi di beberapa wilayah warga tewas karena jebakan tikus dengan aliran Listrik.

"Lebih aman dengan cara gotong royong melaksanakan gropyokan dan himbauan ini juga kita sampaikan baik secara langsung kepada warga dan juga melalui banner himbauan,”kata Brig Pol Trian Nuraini, Polwan wirotani ini.

Sementara itu, Sumarni (51) salah seorang petani di Desa Ringinamom mengatakan, bahwa dirinya siap mengikuti imbauan dari petugas untuk tidak memasang jebakan tikus yang diberi aliran listrik.

Ia juga mengaku mengenal Polwan Bhabinkamtimas yang bertugas sebagai Polisi wirotani sudah lama.

"Alhamdulillah, bu Bhabin Polwan dan para petani di sini sudah bekerjasama untuk menjaga ketahanan pangan disamping jaga keamanan lingkungan,”ungkap Sumarni. (*)

*Polisi Bongkar Produsen ‘Minyak Kita’ Palsu Beromzet Ratusan Juta Rupiah di Malang*

MALANG - Aparat Kepolisian Resor Malang, Polda Jatim, berhasil membongkar rumah produksi minyak goreng ilegal di Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. 

Dua tersangka berhasil diamankan usai mengemas dan menjual minyak goreng curah dengan label merk ‘Minyak Kita’. 

Wakapolres Malang Kompol Imam Mustolih menjelaskan, tersangka yang diamankan berinisial MZ (36) asal Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang dan MY (47) warga Kecamatan Sukun, Kota Malang. 

Keduanya diamankan tim Satgas Pangan Satreskrim Polres Malang di sebuah rumah produksi yang berada di Jalan Suropati, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang.

“Kedua tersangka telah memproduksi atau mengemas, mengedarkan, dan meniagakan Minyak Goreng curah yang dikemas dalam kemasan botol bertuliskan Minyak Goreng merk ‘Minyak Kita’,” kata Kompol Imam Mustolih,Rabu (12/6).

Wakapolres Malang juga menjelaskan, pengungkapan kasus bermula saat pihaknya melakukan pengecekan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional di daerah Kabupaten Malang beberapa waktu lalu. 

Dari hasil inspeksi mendadak tersebut diketahui terdapat banyak kemasan botol minyak goreng polos dan minyak goreng merk ‘Minyak Kita’ yang tidak sesuai dengan keterangan tercantum pada kemasan.

Polisi menindak lanjuti temuan tersebut dengan melakukan penyelidikan terhadap distributor yang memasok minyak goreng. 

Hingga kemudian tersangka tertangkap tangan tengah mengemas minyak goreng curah ke dalam botol kemasan dengan label ‘Minyak Kita’ dikemas oleh CV Sinar Subur Barokah, Malang.

Dalam penggerebekan yang dilakukan, Polisi menyita sedikitnya 7.836 botol minyak goreng kemasan, ratusan botol plastik polos, ribuan tutup botol warna kuning, serta lembaran stiker merk ‘Minyak Kita’. 

Selain itu, satu unit truk dan mobil pikap yang digunakan untuk memasok minyak goreng juga turut dijadikan sebagai barang bukti. 

“Tersangka menggunakan spesifikasi teknis yang ditempel di label yang tidak sesuai dengan peruntukannya,” jelasnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Malang AKP Gandha Syah Hidayat menambahkan, selain memalsukan keterangan label produk, tersangka juga mengurangi takaran yang seharusnya satu liter menjadi hanya sekitar 764 mL setiap kemasan. 

Modus yang digunakan pelaku tersangka adalah membeli minyak goreng curah dengan harga Rp 11.500 per liter kemudian dikemas ulang dan dijual hingga Rp 14.500 setiap kemasan sehingga dapat merau keuntungan ratusan juta rupiah.

“Dalam satu minggu ada 3-4 kali pengiriman, sehari sekitar 1 ton atau 1000 botol, dalam satu bulan keuntungan sejumlah sekitar Rp 200 juta hingga Rp 400 juta,” kata AKP Gandha.

AKP Gandha menyebut, setelah ditelusuri label perijinan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan nama perodusen CV Sinar Subur Barokah yang disertakan dalam label kemasan minyak goreng adalah palsu. 

Hal tersebut tentunya sangat merugikan konsumen yang menjadi sasaran peredaran di sekitar wilayah Kabupaten Malang, Sidoarjo, hingga kota Surabaya.

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat agar hendaknya melakukan pengecekan sebelum membeli produk yang akan dikonsumsi. 

Pengecekan dapat dilakukan secara mudah dengan memasukkan kode register produk melalui laman resmi milik BPOM. 

“Kami lakukan pemeriksaan secara intensif, nama CV Sinar subur Barokah ini fiktif, tidak ada. Sebaiknya di cek dulu (sebelum membeli produk), sekarang mudah cek secara online,” pungkasnya. 

Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan pasal berlapis terkait UU Perlindungan Konsumen, UU Industri dan UU Perdagangan dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 5 tahun dan denda 5 milyar rupiah. (*)

*Polwan Polres Mojokerto Berbagi Coklat Ajak Masyarakat Tertib Lalu Lintas*

MOJOKERTO – Upaya mewujudkan keamanan,keselamatan,ketertiban dan kelancaran lalulintas ( Kamseltibcarlantas) terus dilakukan oleh Polres Mojokerto Polda Jatim.

Seperti halnya dilakukan oleh puluhan Polwan ( Polisi Wanita ) Polres Mojokerto dari berbagai satuan fungsi tampak mengkampanyekan tertib lalulintas kali ini.

Para Polwan Polres Mojokerto itu turun ke jalan untuk menyapa masyarakat di jalan raya dengan mebagikan bunga dan cokelat kepada pengendara yang tertib dan mematuhi peraturan lalu lintas.

Polwan Polres Mojokerto juga memberikan edukasi tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas dan mengajak masyarakat untuk selalu berhati-hati saat berkendara.

"Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas," ujar Iptu Saranita salah satu Polwan yang bertugas,Rabu (12/6). 

Untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan lalulintas kata Polwan Polres Mojokerto ini sangat diperlukan budaya tertib dalam berlalulintas.

Masih kata Iptu Saranita Perwira Polwan Polres Mojokerto ini, terjadinya kecelakaan lalulintas selalu diawali dengan pelanggaran.

“Untuk itu kami ingin mengajak masyarakat untuk selalu tertib dan mematuhi peraturan lalu lintas agar terhindar dari kecelakaan."kata Iptu Saranita.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak pengendara yang merasa senang dan termotivasi untuk selalu tertib dan mematuhi peraturan lalu lintas di jalan. 

"Sempat kaget sih di berhentikan ibu Polwan, ternyata dikasih Cokelat. Terima kasih kepada Polwan Polres Mojokerto atas kegiatan ini," ujar salah satu pengendara. 

Polres Mojokerto berharap kegiatan ini dapat membantu mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di Mojokerto. (*)

*Kapolres Pasuruan Kota Titip Pesan Pilkada Damai Saat Nobar Indonesia Vs Filipina*

KOTA PASURUAN – Ada pesan khusus saat acara nonton bareng (Nobar) kualifikasi Piala Dunia Indonesia Vs Filipina di lapangan Wicaksana Laghawa Polres Pasuruan Kota.

Pesan itu disampaikan oleh Kapolres Pasuruan Kota AKBP Makung Ismoyo Jati kepada ribuan penonton yang mendukung Timnas Garuda.

Nobar Polres Pasuruan Kota itu mengusung tagline "Pilkada Tanpa Konflik, Demokrasi Makin Asik." 

“Ini sebagai bagian dari upaya mengedukasi masyarakat menjelang Pilkada serentak yang akan dilaksanakan tanggal 27 November 2024,”ujar AKBP Makung Ismoyo Jati, Rabu (12/6).

Nobar Polres Pasuruan Kota ini masih seperti kegiatan nobar sebelumnya, yang bertujuan untuk mempererat hubungan antara Polisi dan Masyarakat.

“Nobar ini tidak hanya sebagai ajang hiburan, tetapi juga sebagai sarana untuk menyampaikan literasi terkait keamanan dan ketertiban menjelang Pilkada,”ucap AKBP Makung.

Kapolres Pasuruan Kota juga mengatakan pihaknya ingin masyarakat memahami bahwa Pilkada yang damai akan menciptakan suasana yang lebih nyaman dan menyenangkan bagi semua.

Ribuan warga pecinta bola di Pasuruan bersama Forkopimda, pemuka agama serta perwakilan dari KPU dan Bawaslu tampak memenuhi lapangan Wicaksana Laghawa Polres Pasuruan Kota.

Dalam acara nobar itu juga diisi dengan berbagai kegiatan menarik selain menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia Vs Philipina.

Tampak hadir pula Wakil Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo dan Ketua PCNU Kota Pasuruan HM Nailur Rochman (Gus Amak) .

Timnas Indonesia dalam laga ini meraih kemenangan atas Filipina. Kemenangan itu memastikan Indonesia melaju ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Garuda lolos sebagai runner-up Grup F di bawah Irak. (*)

*Polres Ponorogo Gelar Pekan Disiplin Wujudkan Penguatan Pengawasan Internal*

PONOROGO - Polres Ponorogo Polda Jatim melaksanakan pekan disiplin anggota yang berlaku untuk seluruh personel dan anggota Polsek jajarannya,.Selasa (11/6/2024).

Dalam kegiatan tersebut secara khusus Kapolres AKBP Anton Prasetyo didampingi  Sipropam memeriksa surat-surat Kendaraan, Surat Nyata Diri, gampol dan sikap tampang, Tes Urine, Senjata Api serta amunisi.

Menurut Kapolres Ponorogo AKBP Anton kegiatan ini untuk meningkatkan penguatan pengawasan internal bagi personel Polres Ponorogo beserta jajaranya.

“Untuk menegakkan disiplin jadi secara berkala kegiatan ini selalu kami laksanakan,”kata AKBP Anton, Selasa (11/6).

Kapolres Ponorogo menambahkan untuk  pelaksanaan tes Urine tersebut diambil personel secara acak dari anggota.

“Kali ini 25 personel yang ditest urin dan Alhamdulillah semuanya negative atau tidak ada indikasi mengkosumsi Narkoba,”terang AKBP Anton.

Sementara itu untuk pemeriksaan personel yang dilakukan pada pekan disiplin kali ini semua ada 52 personel yang akan diberlakukan bagi anggota yang lain pada waktu yang tidak ditentukan.

"Bagi yang melanggar tentu ada aturan dan mekanisme yang akan diterapkan. Secara keseluruhan berjalan dengan baik,"pungkasnya. (*)

*Ramah Kaum Difabel Polres Tulungagung Fasilitasi Peroleh SIM D*

TULUNGAGUNG - Satpas Polres Tulungagung Polda Jatim membuat terobosan dengan memberikan fasilitas kepada para penyandang disabilitas di Tulungagung untuk mempermudah pengurusan SIM D.

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Tulungagung AKBP Teuku Arsya Khadafi, S.H., S.I.K., M.Si  melaui Kasat Lantas Polres Tulungagung AKP Jodi Indrawan, S.I.K.

AKP Jodi mengatakan, pihaknya juga memberikan arahan kepada petugas agar dengan sigap membantu para penyandang disabilitas untuk memperpanjang maupun membuat SIM D.

Selain itu, pihaknya juga menyediakan sejumlah fasilitas penunjang seperti kursi roda dan juga jalur khusus difabel. 

“Di kantor Satpas Polres Tulungagung sudah lama memberikan fasilitas-fasilitas kepada para penyandang disabilitas,”ujarnya,Rabu (12/6).

Menurut AKP Jodi, kaum difabel ini juga mempunyai hak yang sama sebagai pemohon SIM D. 

“Hari ini setidaknya kami memberikan pelayanan kepada 12 orang penyandang disabilitas, baik memperpanjang maupun pengurusan SIM baru,”ungkapnya.

Adanya fasilitas dan pelayanan SIM D pagi para difabel ini tentunya sangat membantu para penyandang disabilitas dalam pengurusan SIM D. 

“Jadi tidak perlu ada lagi keraguan dalam pengurusan SIM di Satpas Polres Tulungagung,”tambahnya.

Masih kata AKP Jodi, Satpas Polres Tulungagung terus memberikan pelayanan terbaik kepada warga masyarakat Tulungagung. 

Diharapkan nantinya masyarakat Tulungagung yang termasuk Difabel, dan Lansia bisa mengurus SIM nya dengan mudah dan cepat. 

Dikonfirmasi terpisah, salah satu penyandang disabilitas yang memproses permohonan SIM D, Arya (24) warga Tulungagung mengaku sangat terbantu dengan layanan yang diberikan.

“Fasilitas dan pelayanan yang diberikan petugas di Satpas Polres Tulungagung sudah sangat baik dalam pengurusan SIM,”ungkap Arya.

Ia mengucapkan terima kasih untuk pelayanan yang deberikan oleh Satpas Polres Tulungagung dalam pengurusan SIM D. (*)

*Sambut Hari Bhayangkara ke-78, Polres Jember Lakukan Aksi Sosial Bedah Rumah*

JEMBER - Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-78, Polres Jember Polda Jatim menggelar serangkaian kegiatan yang memadukan semangat olahraga dan aksi sosial. 

Selain mengadakan berbagai lomba olahraga untuk meningkatkan kebugaran dan mempererat hubungan antar anggota kepolisian dan masyarakat, Polres Jember Polda Jatim juga melaksanakan kegiatan bedah rumah bagi warga yang kurang mampu. Rabu (12/6/2024)

Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif warga setempat, menciptakan suasana gotong royong yang kental. 

Salah satu rumah yang direnovasi adalah milik Pak Ivan di Jl. Bandeng, Kelurahan Sempusari, Kecamatan Kaliwates.

Pak Ivan adalah seorang warga yang selama ini hidup dalam kondisi rumah yang kurang layak. 

Rumahnya yang kecil dan rapuh akhirnya mendapatkan perhatian khusus dari Polres Jember. 

Dengan bantuan dari para anggota Polisi dan warga sekitar, rumah Pak Ivan kini telah direnovasi, memberikan tempat tinggal yang lebih nyaman dan aman bagi keluarganya.

Kapolres Jember, AKBP Bayu Pratama Gubunagi, menjelaskan bahwa kegiatan bedah rumah ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir dan peduli terhadap kesejahteraan masyarakat. 

"Kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian kami sebagai pengayom Masyarakat dan tidak hanya bertugas menegakkan hukum tetapi juga berperan aktif dalam membantu masyarakat yang membutuhkan," ujar AKBP Bayu Pratama Gubunagi.

Program bedah rumah ini mendapat sambutan positif dari warga sekitar. Mereka tidak hanya menyaksikan proses renovasi, tetapi juga turut serta membantu dalam berbagai aspek pekerjaan. 

Semangat gotong royong ini menjadi bukti bahwa kebersamaan dan solidaritas masih sangat kuat di tengah masyarakat Jember.

Dalam kesempatan ini, AKBP Bayu Pratama Gubunagi berharap bahwa melalui serangkaian kegiatan ini, hubungan Polres Jember dengan Masyarakat dapat terus terpelihara. 

Masih kata Kapolres Jember, Hari Bhayangkara ke-78 menjadi momentum penting bagi Polres Jember Polda Jatim untuk merefleksikan dan meningkatkan peran mereka dalam masyarakat. 

Dengan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan, Polres Jember berharap dapat memberikan dampak yang signifikan dan berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat. 

“Kami akan terus mengadakan kegiatan sosial dan kemasyarakatan lainnya, memastikan bahwa kehadiran Polri selalu memberikan manfaat dan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat,”pungkas Kapolres Jember. (*)

Selasa, 11 Juni 2024

*Stop Bullying Polres Probolinggo Gelar Psikoedukasi Bagi Pelajar*

PROBOLINGGO,- Mencegah perundungan atau yang sering disebut dengan istilah Bullying di kalangan pelajar, Polres Probolinggo Polda Jatim blusukan ke beberapa sekolah menggelar kegiatan Psikoedukasi.

Psikoedukasi yang diberikan konselor Polres Probolinggo yakni tentang bahaya perundungan terhadap kesehatan mental. 

Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana melalui Konselor, Bripka Mukhtar Yuliarto mengatakan bahwa Psikoedukasi di sekolah bertujuan untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang kondusif bagi pembelajaran.

Selain itu lanjut Bripka Muktar kegiatan psikoedukasi ini juga untuk mendukung kesehatan mental perkembangan anak dalam proses pendidikan. 

"Psikoedukasi ini merupakan rangkaian kegiatan yang diselenggarakan Biro SDM Polda Jatim dan Polres Probolinggo sebagai wujud kepedulian Polri pada dunia pendidikan," kata Bripka Mukhtar, Selasa (11/6).

Pada kegiatan yang juga merupakan rangkaian menyambut Hari Bhayangkara ke - 78 tersebut, para pelajar diberikan materi dan motivasi untuk menjadi generasi penerus bangsa yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

"Target kami agar adik - adik pelajar ini terhindar dari kenakalan remaja hingga perbuatan yang melanggar hukum," terang Bripka Muktar.

Anggota Polres Probolinggo dari Satuan Binmas ini menambahkan,kegiatan psikoedukasi diselenggarakan secara berkala dan bergantian ke sekolah - sekolah di Kabupaten Probolinggo.

"Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan motivasi belajar siswa-siswi sehingga kualitas pendidikan semakin meningkat," ucap Bripka Mukhtar.

Kegiatan Psikoedukasi ini disambut antusias oleh siswa-siswi dan para guru. Hal itu dilihat para pelajar mengikuti kegiatan yang dipandu oleh para Konselor Polres Probolinggo dengan semangat dan riang.

Seperti juga disampaikan oleh Abdi Budi Satriyo, salah seorang Kepala sekolah SMA Negeri di Probolinggo yang mengucapkan terimakasih kepada Polres Probolinggo Polda Jatim yang menerjunkan Tim Psikologi ke sekolahnya.

“Saya mewakili seluruh stakeholder di sekolah mengucapkan terimaksih kepada Polres Probolinggo dengan menerjunkan Tim Psikologi ke sekolah sebagai wujud kepedulian Polisi terhadap anak didik kami,”ungkapnya.

Sebagai informasi, Psikoedukasi adalah sebuah tindakan modalitas yang disampaikan oleh professional, yang mengintegrasikan dan mensinergikan antara psikoterapi dan intervensi edukasi. (*)

*Brigadir Lindha Rahmawati, Polwan Polres Bojonegoro yang Jago Karate*

BOJONEGORO  -  Sekilas wanita cantik berkaca mata ini nampak lemah lembut. Namun di saat-saat tententu dia adalah sosok yang sangar dan jago membekuk lawan yang mencoba mengancamnya. 

Namanya Lhinda Rahmawati, Polisi Wanita (Polwan) di Polres Bojonegoro berpangkat Brigadir yang juga tercatat sebagai atlet karate Inkanas.

Kelihaian Brigadir Lhinda Rahmawati anggota Polwan Polres Bojonegoro ini dalam seni bela diri dibuktikan dalam kejuaraan karate tingkat daerah maupun Nasional.

Dengan membanggakan anggota Polwan Polres Bojonegoro ini  meraih predikat juara 2 Kumite beregu putri TNI-Polri, juara 3 Kumite perorangan putri TNI-Polri dan juara 3 Kata perorangan putri TNI-Polri dalam kejuaraan Internasional Karate Open Championship  Walikota Surabaya Tahun 2022.

Selain itu, Brigadir Lhinda Rahmawati juga mengikuti penataran wasit juri karate yang dilaksanakan di Kabupaten Jombang pada bulan Mei 2024.

Brigadir Lindha Rahmawati mengatakan, keberhasilannya tersebut karena selain latihan yang keras dan sungguh-sungguh juga karena adanya dukungan serta doa dari seluruh keluarga terutama kedua orang tua.

Selain itu Polwan Polres Bojonegoro ini juga mengaku mendapat dukungan rekan kerja serta Pimpinan Polres Bojonegoro terutama Kapolres Bojonegoro, AKBP Mario Prahatinto, SH, SIK, M.Si yang telah memberikan izin tugas untuk mengikuti setiap even kejuaraan karate.

"Alhamdulillah, semua berkat doa serta ikhtiar untuk mengikuti kegiatan atau latihan dengan sungguh sehingga mendapatkan hasil yang bisa membuat bangga seluruhnya," ungkap Polwan cantik ini, Senin (10/6/2024).

Dengan prestasi yang diraihnya, Lindha berharap bahwa keberhasilannya dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Kabupaten Bojonegoro untuk mengejar impian mereka di dunia olahraga dan bisa mengabdikan diri di institusi Kepolisian.

Perlu diketahui, Polwan Brigadir Lindha Rahmawati saat ini berdinas di fungsi Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bojonegoro. 

Saat ini stanby force Individual Police Officer (IPO) 2023 masih menunggu pemberangkatan ke misi Franchophone (misi dengan berbahasa Perancis) seperti Afrika Tengah atau Minusca. (*)

*Respon Cepat Aduan Masyarakat, Polisi Berhasil Amankan 52 Motor Diduga Balapan Liar di Bangkalan*

BANGKALAN – Keresahan warga Bangkalan terkait maraknya balapan liar di Bangkalan terjawab sudah oleh gerak cepat personel gabungan Polres Bangkalan Polda jatim.

Pada razia kali ini tim gabungan Polres Bangkalan Polda Jatim berhasil mengamankan sedikitnya 52 unit motor yang tidak sesuai spesifikasi teknik ( Spektek) yang digunakan sebagai balapan liar.

Kapolres Bangkalan  AKBP Febri Isman Jaya melalui Kasatlantas Polres Bangkalan AKP Grandika Indera Waspada, S.I.K.mengatakan, razia ini digelar setelah menerima aduan Masyarakat yang merasa terganggu adanya balapan liar ini.

“Ada aduan warga Masyarakat yang resah dengan kegiatan balapan liar,”kata AKP Grandika, Rabu (12/6).

Ia mengatakan balap liar dan penggunaan knalpot tidak sesuai spektek itu kerap dikeluhkan masyarakat luas, tak terkecuali di kabupaten Bangkalan. 

Oleh karenanya kata AKP Grandika, pihak Polres Bangkalan akan terus menyisir hingga ke akar rumput untuk terus memutus aksi balap liar tersebut.

AKP Grandika  mengungkapkan aksi balap liar terjadi di akses penghubung Bangkalan dengan 3 kabupaten lain di Pulau Madura.

“Yang sudah kami amankan aksi balap liar di sebelah Timur Pasar Lomaer, yang merupakan perbatasan dengan kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang seperti yang dilaporkan Masyarakat kepada Polres Bangkalan,”ujar AKP Grandika.

Aksi balap liar itu dilakukan puluhan pemuda di wilayah perbatasan Bangkalan dengan Sampang.

"Ada 52 unit motor yang berhasil kami amankan dari lokasi balap liar di Lomaer. Semua yang terlibat, baik joki ataupun penonton kami amankan motornya, karena aksi semacam ini betul-betul meresahkan," tambah AKP Grandika.

AKP Grandika juga menambahkan jika motor yang saat ini diamankan oleh petugas bakal ditahan selama 1 bulan.

Hal itu dilakukan sebagai sanksi bagi pelaku ataupun penonton yang terlibat dan tidak menutup kemungkinan ada sanksi pidana juga bakal diterapkan jika memenuhi syarat.

Puluhan motor tersebut akan dikembalikan jika bisa menunjukkan surat-surat kendaraan lengkap dengan syarat mengembalikan bentuk sepeda motor sesuai standar yang telah ditentukan. 

“Untuk sanksi pidana, akan kami dalami lebih dulu," tegas AKP Grandika.

52 motor yang disita di arena balap liar Lomaer, kecamatan Blega menambah panjang deretan keberhasilan Polres Bangkalan dalam memberantas aksi yang sangat meresahkan ini. 

Terhitung sejak Desember 2023 hingga Juni 2024, Polres Bangkalan berhasil mengamankan 140 unit sepeda motor dari berbagai lokasi di kabupaten Bangkalan. (*)

Menyentuh, Aipda Hendra Lepas Seragam demi Evakuasi Jasad Bayi Dibuang

Bayi laki-laki tak bernyawa ditemukan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Mujur, Dusun Parasgowang, Desa Pandanarum, Tempeh, Lumajang, Jawa Timur (Jatim). Jasadnya bayi tersebut langsung dievakuasi oleh Bhabinkamtibmas setempat, Aipda Hendra Soegihartono.

"Pada Selasa, 11 Juni 2024, sekira pukul 08.00 WIB di Dusun Parasgowang, pelapor atas nama Sahin (50) menemukan jasad bayi laki-laki," jelas Bhabinkamtibmas Desa Pandanarum Aipda Hendra Soegihartono, Selasa (11/6/2024).

Dia mengatakan, berdasarkan keterangan pelapor, jasad bayi itu ditemukan dalam kondisi telentang, warna kulit sudah pucat dan tali plasenta dan ari-ari masih melekat. Sahin lalu melaporkan penemuan jasad bayi tersebut ke Polsek Tempeh.

"Polsek Tempeh langsung berkoordinasi dengan Puskesmas Tempeh. Kami lalu mendatangi TKP (tempat kejadian perkara) untuk mengamankan TKP dan mengevakuasi korban. Dan selanjutnya membawa korban ke RSUD dr. Haryoto Lumajang," terang Aipda Hendra.

Jasad Bayi Dibungkus Seragam Polisi

Dari video proses evakuasi yang diterima detikcom, nampak warga mengerumuni jasad bayi laki-laki tersebut. Nampak seragam polisi digelar untuk membungkus jasad bayi tersebut.

"Saya mencoba mencari kain atau sarung yang kering, tapi tidak ada. Saya sudah coba minta ke warga yang di lokasi, tapi karena harus cepat dievakuasi,,"  ujar ayah empat anak ini.

 "Akhirnya saya reflek lepas baju dinas. Saya nggak tega saja dengan kondisi bayi seperti itu," ungkap dia.

Dalam video lain, nampak Aipda Hendra menggendong jasad bayi yang dibungkus seragamnya itu seakan menimang sambil menunggu kendaraan untuk evakuasi ke rumah sakit. Akhirnya dia terlihat berboncengan motor dengan Babinsa setempat membawa jasad tersebut.

*Polres Pacitan Dukung Upaya Pemerintah Menuju Net Zero Emission 2050*

PACITAN - Dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2024, Polres Pacitan Polda Jatim bersama Pemkab Pacitan berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur serta berbagai elemen masyarakat menggelar aksi bersih-bersih di Pantai Pancer Door pada Selasa (27/6/2024). 

Kegiatan tersebut juga merupakan salah satu bentuk dukungan penuh dari Polres Pacitan mewujudkan komitmen bersama menuju Net Zero Emission 2050.

Kapolres Pacitan, AKBP Agung Nugroho, menilai aksi bersih-bersih ini merupakan langkah positif dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Menurutnya kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Kabupaten Pacitan tentang pentingnya menjaga kebersihan pantai dan berkontribusi pada upaya mencapai Net Zero Emission pada tahun 2050.

“Kolaborasi dalam aksi bersih – bersih lingkungan ini dapatr mengedukasi Masyarakat untuk peduli lingan yang bersih menuju Net Zero Emission " ujar AKBP Agung.

Ungkapan senada juga disampaikan oleh  Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur Jempin Marbun yang mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan pantai.

"Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup sedunia tahun 2024 kita Pilih Pacitan sebagai ajang unjuk gigi kebersihan dan contoh untuk kabupaten lain," terangnya.

Jempin Marbun juga menegaskan komitmen Jawa Timur untuk mencapai Net Zero Emission pada tahun 2050, dan kebersihan pantai merupakan salah satu langkah penting untuk mewujudkannya.

Sementara itu, Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, menyambut baik kolaborasi ini dan berharap dapat menjadi contoh bagi kabupaten lain di Jawa Timur. 

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan pantai dengan tidak membuang sampah sembarangan.

"Mari kita lakukan dengan iklas agar Indonesia Net Zero Emisi," ujar Indrata Nur Bayuaji.

Kegiatan bersih-bersih berlangsung selama tiga jam dan diikuti oleh sekitar 700 orang. Para peserta membersihkan sampah di sepanjang pantai Pancer Door, mulai dari sampah plastik, botol kaca, hingga kayu.

Selain aksi bersih-bersih, acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan lain, seperti pertunjukan musik, pembagian doorprize, dan penyerahan penghargaan kepada komunitas yang peduli lingkungan.

Acara yang dimulai pukul 06.30 WIB ini dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur Jempin Marbun, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, Kapolres Pacitan AKBP Agung Nugroho, Dandim 0801 Pacitan Letkol Arh. Imam Musahirul, dan Sekretaris Daerah Pacitan Dr. Ir. Heru Wiwoho Supandi. 

Sebagai informasi, Net Zero Emission 2050 merupakan target global untuk mencapai emisi gas rumah kaca nol pada tahun 2050. Upaya ini dilakukan untuk mencegah perubahan iklim yang semakin parah.

Bersih-bersih pantai merupakan salah satu langkah kecil yang dapat dilakukan untuk mencapai Net Zero Emission. 

Sampah plastik yang terbuang di laut dapat mencemari lingkungan dan membahayakan biota laut.

Selain itu, pengurangan emisi gas buang kendaraan dan penggunaan energi terbarukan juga merupakan langkah penting untuk mencapai Net Zero Emission.

Aksi bersih-bersih pantai di Pacitan merupakan contoh positif dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan hidup dan mencapai Net Zero Emission 2050. (*)

*Polresta Banyuwangi Inisiasi Dialog Menuju Pakel Damai dan Sejahtera Akhiri Polemik Lahan*

BANYUWANGI – Polresta Banyuwangi menginisiasikan kegiatan Diskusi dengan tema Menuju Pakel Yang Damai dan Sejahtera.

Tema tersebut sesuai bentuk harapan dari warga Pakel Kabupaten Banyuwangi untuk secepatnya terselesaikan konflik sosial dan ingin hidup damai dan berdampingan tanpa adanya konflik. 

Maka dari itu Polresta Banyuwangi menginisiasi diadakan diskusi bersama, antara perwakilan warga Desa Pakel, BPN, perwakilan harta waris, beserta awak media.

Diskusi tersebut dipimpin secara langsung Kapolresta Banyuwangi Kombes  Pol. Nanang Haryono, S.H., S.I.K., M.Si dan diikuti perwakilan warga Desa Pakel, Ahli Waris, Forsuba, dan BPN.

“Harapannya dengan dialog ini apa yang menjadi polemik terkait lahan di Pakel ini segera tuntas, dan Kamtibmas tetap kondusif,”ujar Kombes  Pol. Nanang saat membuka dialog di Resto Mojopahit, Senin (10/6).

Ahli waris keturunan Pak Senin pemilik Akta 1929 mengatakan untuk kejelasan tentang tanah Pakel tersebut agar cepat terselesaikan dan tidak berlarut-larut.

“Saya ingin minta kejelasan tanah tersebut agar tidak berlarut-larut,” tegas Rudi

Rudi mengatakan mulai sejak dulu Pakel itu ada konflik, maka dari itu Ia berharap untuk Polresta Banyuwangi dan semua pihak yang terkait dapat memfasilitasi dialog.

”Dari isi hati saya dari dulu ingin agar Pakel damai dan agar kami warga Pakel hidup dengan tenang dan berkonsentrasi dalam bekerja,” kata Rudi, Senin (10/6).

Abdullah Rafsanjani yang berperan sebagai pendamping Ahli waris mengatakan bahwa ahli waris yang mempunyai akta 1929 bahwa tanah tersebut milik warga Pakel.

“Tetapi mulai tahun 1990 tanah Pakel sudah dikuasai perkebunan sehingga saat itu kami berklasifikasi bersurat kepada BPN,”kata Abdullah.

Menurut surat yang diberikan BPN kepada pihak Abdilllah bahwa tanah yang dikuasi PT.Bumisari adalah tanah negara sesuai dengan sertifikat HGU nomor 00295, HGU nomor 00296, dan HGU nomor 00297 yang diterbitkan Kepala BPN tanggal 12 September 2019. 

”Saya juga membuat surat somasi kepada rukun tani untuk yang tidak berkepentingan keluar dari desa Pakel ,” tegas ketua Forsuba ini. 

Sementara itu Korsub Pengendalian penanganan sengketa BPN Banyuwangi,Eko menyampaikan bahwa menerbitkan sertifikat banyak aturan yang harus diselesaikan mulai berkas dan peninjauan langsung. 

Jika terjadi sengketa jalan keluar yang diambil adalah jalur mediasi ,jika dalam mediasi tidak menujukan titik terang boleh mengajukan surat ke Pengadilan Negeri . 

“Kami BPN siap bermediasi di Pengadilan Negeri ( PN) dan kami akan patuh akan putusannya,”ujar Eko.

Jika dalam pelaksanaan mediasi BPN salah dalam menginput data, Eko mengatakan boleh mengajukan ke PTUN dan jika ditetapkan kekeliruan terbitnya sertifikat tersebut akan dibatalkan. 

“Jika ada niatan penyelesaian dengan baik, kita BPN siap mengawal sampai tuntas,” ungkap Eko.

Hak-hak lama dahulunya diakui oleh negara diatur dalam UU Agraria. Selama bukti-bukti sah menurut hukum dan ada penguasaan fisik, maka BPN secara syarat formil lengkap dan tidak ada sengketa maka akan kita proses penerbitan sertifikat. 

”Jika syarat Formil lengkap dan tidak ada sengketa pihak ahli waris boleh mengajukan penerbitan sertifikat,” tegasnya Eko.

Kami berharap kepada rukun tani untuk segera meninggalkan tanah Pakel karena tanah Pakel adalah sah milik negara. 

Dan kami juga berharap kepada Pihak kepolisian untuk bertindak tegas dalam konflik ini untuk menjadikan pakel Damai dan Sejahtera. 

“Kami ahli waris pakel berharap, jika tanah tersebut sah milik negara kami meminta untuk semua warga pakel Legowo atas hal ini agar konflik ini tidak berkelanjutan,” pungkas Rudi.(**)

*Putri "Bon-Bon" Polwan Polres Tuban Pertama Yang Tergabung Dalam Pasukan Perdamaian*

TUBAN* - Mengenal lebih dekat sosok Brigadir Polisi Wahyu Putri Widyaningrum salah satu Polisi wanita (Polwan) berprestasi yang dimiliki Polres Tuban Polda Jatim, yang saat ini sedang menempuh pelatihan pra tugas Formed Police Unit (FPU) 6 MINUSCA di pusat misi Internasional Polri Tangerang.

Lulusan Sepolwan Tahun 2014 itu merupakan anak ke 3 dari pasangan Abdul Wahab yang merupakan Purnawirawan TNI berpangkat Mayor dengan ibu Ny.Endang Sri Lestari itu saat ini tercatat sebagai anggota Satuan Lalulintas Polres Tuban sejak tahun 2015.

Polwan Polres Tuban Polda Jatim yang memiliki tinggi badan 168 cm itu biasa menghabiskan waktu senggang dengan melakukan hal yang positif seperti olahraga diantaranya boxing, gym, jogging, serta membaca buku. 

Selain mempunyai paras yang cantik, Polwan yang kesehariannya akrab di sapa "Bon-bon" itu juga mempunyai kecerdasan yang mumpuni.

Hal itu ia buktikan menjadi salah satu lulusan terbaik bahasa Mandarin dasar saat menempuh pendidikan pengembangan spesialis (dikbangspes) gelombang 3 pada Tahun 2019 lalu di sekolah bahasa Lemdiklat Polri.

Menurut Kapolres Tuban AKBP Suryono, S.H., S.I.K., M.H., Brigpol Putri merupakan Polwan Polres Tuban pertama yang ikut dalam seleksi pasukan perdamaian dan berhasil lolos yang selanjutnya akan diberangkatkan pada bulan September 2024 mendatang menuju Bangui, Afrika Selatan.

"Nantinya akan bertugas kurang lebih selama satu tahun disana" terang AKBP Suryono.

Lebih lanjut AKBP Suryono menjelaskan saat ini Polwan kelahiran 1 Agustus 1996 itu bersama 6 anggota lainnya yang berasal dari Jawa Timur sedang melaksanakan pelatihan pra tugas di pusat misi Internasional Polri Tangerang selama 6 bulan.

"Ini merupakan sebuah kebanggaan bagi Polres Tuban dan layak menjadi motivasi bagi anggota lain termasuk para Polwan di jajaran Polda Jatim untuk mengikuti jejaknya" ujar AKBP Suryono.

Sementara itu Polwan Polres Tuban ini menjelaskan apa yang menjadi motivasinya sehingga ia berkeinginan bergabung dengan pasukan perdamaian ialah rasa penasarannya terhadap situasi ketika bertugas di negara yang sedang dilanda konflik.

"Tantangan buat diri sendiri, penasaran ingin merasakan bagaimana bertugas disebuah negara yang sedang dilanda konflik" terang Polwan cantik ini. (*)

Kisah Polwan Bantu Jemaah Haji saat Cuaca Panas di Arab Saudi

Polri mengirimkan sebanyak 7 polisi wanita (Polwan) menjadi Petugas Pelayanan Ibadah Haji (PPIH). Ketujuh Polwan ini bernaung di bawah Kementerian Agama (Kemenag) guna melayani dan mendampingi jemaah haji asal Indonesia.

Salah satu Polwan yang bertugas bernama AKP Niswah Wara Pratidina menceritakan pengalamannya saat bertugas. Salah satunya yakni membantu jemaah haji yang mengalami kendala cuaca yang panas.

AKP Niswah menceritakan pada saat itu dirinya tengah bertugas di Masjid Nabawi. Cuaca di sana sekitar pukul 45-46 derajat. Guna mendinginkan cuaca, para petugas menyemprotkan air ke antrean masuk Raudah.

"Hal tersebut dilakukan agar jemaah tetap dingin dan tidak kepanasan," kata Niswah.

Pada saat itu, ada seorang pria lansia yang terjatuh. Dirinya pun bersama petugas lainnya dengan sigap mengevakuasi menggunakan kursi roda.

Diduga, kata Niswah, lansia tersebut mengalami gejala suhu tubuh yang tinggi. Para petugas langsung menyiram tubuh sang kakek dengan air.

"Tim petugas langsung mengecek tensi, saturasi oksigen, dan diberi minum larutan oralit," katanya.

Dirinya bersama tim kesehatan lainnya pun berusaha membuat pria tersebut tetap sadar dengan memindahkannya ke tempat yang lebih teduh.

"Saya tutupin bapak itu pakai tubuh saya biar tidak kena sinar matahari langsung. Sampai badan saya juga basah keringat. Lalu saya payungin sambil semprotin air," ucapnya.

Akhirnya setelah kesadaran lansia berangsur membaik, petugas meminta untuk dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih memadai. Namun, lansia tersebut bersikukuh untuk tetap masuk ke dalam Raudah.

"Akhirnya kita minta istirahat dulu sambil kita pijat-pijat dulu. Sudah segar terus tim kesehatan Saudi datang dan bilang keadaan bapaknya sudah segar dan bisa masuk Raudah," katanya.

Ia pun menyebut mayoritas kasus yang melanda jemaah haji adalah gejala suhu tubuh tinggi hingga membuat lemas. Untuk itu, ia mengimbau jemaah untuk selalu mencukupi asupan makanan dan rutin menghidrasi tubuh dengan cara rajin minum air putih, tidak memaksakan diri beribadah di Masjid ketika kurang fit atau kelelahan

"Banyak gejala suhu tubuh tinggi akibat cuaca panas. Alhamdulilah semuanya ditangani dengan baik dan cepat pada saat itu juga," katanya.

Senin, 10 Juni 2024

Polri Kirimkan 7 Polwan Jadi Petugas Pelayanan Ibadah Haji, Ini Tugasnya

Polri menerjunkan sebanyak 7 polisi wanita (Polwan) ke Arab Saudi untuk menjadi Petugas Pelayanan Ibadah Haji (PPIH). Pengiriman ini sebagai langkah Polri yang menjadi bagian tugas dan fungsinya sebagai Linjam (Perlindungan Jemaah).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, 7 Polwan yang diberangkatkan berasal dari Lemdiklat Polri, SSDM Polri, Polda Jawa Tengah, Baharkam Polri hingga Polda Metro Jaya.

"Pengiriman personel Polri sebanyak 7 Polwan adalah bentuk nyata Polri melindungi para jemaah Warga Negara Indonesia (WNI) yang tengah melaksanakan ibadah haji di tanah suci," kata Trunoyudo dalam keterangan tertulisnya, Senin (10/6/2024).

Trunoyudo mengatakan, 7 polwan yang dikirim nantinya akan bertugas melayani jemaah haji WNI diantaranya mengantar jemaah yang tersesat kembali ke hotel. Kemudian memberi tahu jemaah orientasi wilayah Masjid (pintu masuk, WC, Wudhu, area shalat), tempat belanja, tempat makan, ATM, Money Changer, dan lainnya.

Selain itu, kata Trunoyudo, Polwan bertugas mengantar jemaah ke raudah, membantu jamaah mencarikan kursi rodanya yang hilang, memberikan pelayanan kesehatan, mengatur dan mengamankan area masuk raudah supaya tidak ada penyusup dan melakukan tindakan preventif cuaca panas di antrean raudah, dan membantu jamaah yang sakit kembali ke hotel.

"Lalu tugas Polwan juga bekerja sama dengan tim kesehatan membantu jemaah yang pingsan, memberikan pelayanan kesehatan kepada jamaah yang kakinya melepuh, membantu jemaah lansia yang terpisah di Masjid supaya bertemu kembali dengan keluarganya, membantu mengoperasionalkan alat komunikasi jemaah dan membantu jemaah yang diamankan askar," katanya.

Berikut daftar 7 Polwan yang berangkat menjadi Petugas Pelayanan Ibadah Haji (PPIH):

1. AKP NISWAH WARA PRATIDINA, PAMIN SUBBAGDAYAPOLWAN BAGGASSUS ROBINKAR SSDM POLRI

2. IPTU RASMAWAR,
PAMIN UR REN SUBBAG RENMIN SEBASA LEMDIKLAT POLRI

3. BRIGPOL RESTU FITRI ADRYAN, BHAMINLAK BAGLEKDIK RODALPERS SSDM POLRI

4. IPTU ERNY SETYAWATI, Ps PAMIN SUBBAGSIUNLURJA BAGKHIRDIN ROWATPERS SSDM POLRI

5. BRIPTU DIAH KUMALASARI, BHAMINLAK POLDA JATENG

6. IPTU RULI DIANI, PS PAUR SIFASWASJASPAM DITPOTMAS BAHARKAM POLRI

7. IPTU ELFI RYANY, DITRESKRIMUM POLDA METRO JAYA

*Polwan Polres Mojokerto Peduli Beri Motivasi Lansia di Panti Jompo*

MOJOKERTO  - Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-78, Polwan ( Polisi Wanita ) Polres Mojokerto Polda Jatimmengadakan berbagai kegiatan sosial.

Salah satu kegiatan yang digelar Polwan Polres Mojokerto Polda Jatim dengan mengunjungi Panti Jompo Tresna Werdha di Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Minggu (9/6/2024).

Lebih kurang 20 personel Polwan Polres Mojokerto yang dipimpin oleh PaKor Polwan Polres Mojokerto Iptu Siti Tri Hidayati disambut hangat oleh para lansia yang tinggal di panti jompo tersebut.

Para Polwan Polres Mojokerto ini juga sempat bercengkrama dengan para lansia, mendengarkan cerita mereka, dan membantu mereka dengan penuh kasih sayang.

Tak segan, para Polwan Polres Mojokerto itu tampak membantu para lansia memotong kuku, membersihkan rambut, dan memberikan makanan.

PaKor Polwan Polres Mojokerto Iptu Siti Tri Hidayati mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai wujud syukur dan penghormatan kepada para lansia sebagai sosok mantan para pejuang bagi anak – anak dan keluarganya.

“Wujud cinta kasih kami para Polwan Polres Mojokerto kepada sesame khususnya para lansia yang berada di panti jompo ini untuk memberikan semangat kepada beliau – beliau ini,”ungkap Pakor Polwan Polres Mojokerto ini.

Iptu Siti Tri Hidayati juga mengungkapkan, dengan kunjungan para personel Polwan Polres Mojokerto ini diharapkan para lansia di panti Jompo merasa Bahagia sehingga menumbuhkan semangat hidupnya.

“Kami berupaya memberikan motivasi, menampung curhatan mereka dan kami juga mohon doa agar Polwan Polres Mojokerto senantiasa dapat menjalankan tugas pokok fungsinya dengan penuh tanggungjawab,”ujar Iptu Siti Tri Hidayati.

Perwira Polwan Polres Mojokerto yang pernah menjabat sebagai Kasihumas Polres Mojokerto ini menambahkan,kegiatan sosial ini juga merupakan bagian dari kepedulian Polwan Polres Mojokerto.

“Polwan Polres Mojokerto tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga untuk memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan,”ujar Iptu Siti Tri Hidayati.

Sementara itu para lansia yang dikunjungi merasa senang dan terharu dengan perhatian yang diberikan oleh para Polwan Polres Mojokerto itu.

Mereka mengucapkan terima kasih kepada para Polwan Polres Mojokerto atas kepedulian mereka yang menikmati sisa hiduonya di panti jompo.

"Terima kasih kepada Ibu-ibu Polwan yang telah datang dan membantu kami. Kami merasa senang dan terharu dengan perhatian yang diberikan," ujar salah satu lansia. (*)

*Ditlantas Polda Jatim Gelar Lomba Polsi Cilik Jelang Hari Bhayangkara ke – 78*

SURABAYA -  Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke - 78 , sebanyak 1.209 pelajar tingkat Sekolah Dasar yang tersebar di seluruh Jawa Timur yang terbagi dalam 39 Kota/ Kabupaten saling beraksi unjuk kreativitas dan kedisiplinan dalam baris berbaris untuk memperebutkan Piala Kapolda Jatim. 

Mereka sangat Antusias Berlomba lomba untuk menjadi yang terbaik di Tingkat Provinsi yang selanjutnya akan dikirimkan menjadi perwakilan di Tingkat Nasional.

Dalam kesempatan ini Dirlantas Polda Jatim melalui Kasidikmas Subdit Kamsel Ditlantas Polda Jatim Kompol Dwi Nugroho, SH,Sik menyampaikan kegiatan ini merupakan Momentum penting bagi masyarakat Jawa Timur terutama Generasi penerus bangsa dalam hal  ini para pelajar.

Karena pada moment ini pula kata Kompol Dwi Nugroho adalah kesempatan para pelajar tingkat Sekolah Dasar akan dibina disiplin, dedikasi dan loyalitas sejak dini.

“Adik – adik kita yang masih di bangku Sekolah Dasar ini nantintinya yang akan mengemban fungsi sebagai Agen Pelopor keselamatan dan tertib berlalu lintas,”ujar Kompol Dwi, Senin (10/6).

Menurut Kompol Dwi Nugroho, di pundak para pelajar itulah masa depan pengguna jalan yang lebih beretika, beradab yang pada akhirnya mewujudkan perilaku pengguna jalan yang lebih berkuitas dan berkeselamatan.

Dwi Nugroho menjelaskan pelaksanaan seleksi Gebyar Pocil tingkat Jawa Timur sejumlah 39 Kota/Kab. akan dibagi  menjadi 4 Gelombang di 4 kota yaitu Sidoarjo, Pasuruan, Tulung Agung, dan Tuban. 

“Kita Bagai 4 gelombang dimulai dari tanggal 10 s/d 13 juni 2024, untuk selanjutnya dipilih 10 terbaik yang akan maju di babak final di Mapolda Jatim,”terangnya.

Tim penilai dari kegiatan tersebut selain dari Polri  juga melibatkan Dinas Pendidikan Propinsi  dan Koreografi profesional yang punya prestasi di tingkat nasional sebagai Koreografi Putri Indonesia.

Salah satu peserta Seleksi Gebyar Polisi Cilik, Anindita Islamia - SDN Bugih 1 Pamekasan, mengaku sangat antusias mengikuti kejuaraan tersebut. 

Sebab selain terlihat gagah dan menjadi kebanggaan orang tua ia juga mempunyai cita - cita menjadi Polisi.

Sementara itu salah satu perwakilan dari orang tua peserta Seleksi Gebyar Pocil, Yusi Haryono mengaku sepakat dengan apa yang sudah disampaikan Kasi Dikmas terkait pembentukan sikap disiplin sejak dini.

Hal itu menjadi besar harapan sebagai orang tua kelak apabila anak sudah dewasa  nanti mereka mempunyai pondasi yang kuat untuk selalu tertib, disiplin dan bertanggung jawab dalam mengejar cita cita. (*)

*Polres Sumenep Amankan Puluhan Dos Berisi Miras Dari Dua Cafe, 34 Pengunjung Ditest Urine*

SUMENEP – Razia tempat hiburan malam, Polres Sumenep, Madura Jawa Timur, amankan 34 orang dan puluhan dos berisi minuman keras (miras).

Kegiatan razia dipimpin langsung oleh Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M bersama tim gabungan yakni Reskrim, Intel, Narkoba, Sat Samapta dan PM (Polisi Militer)

Sasaran razia yakni Caffe Mr. Ball Jl. Arya Wiraraja Desa Gedungan Kecamatan Batuan dan Caffe Lotus Jl. K.H. Mansur Desa Pabian Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep.

Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso melalui Kasi Humas AKP Widiarti, S.H mengatakan bahwa kegiatan razia di gelar sekitar pukul 23.30 Wib sampai 04.30 Wib dini hari. Minggu (9/6/2024)

“Dalam razia tersebut, petugas mengamankan 34 orang pengunjung dari tempat hiburan malam diantaranya 18 laki-laki dan 16 wanita, ” tuturnya

Akp Widiarti menjelaskan bahwa dari 34 orang pengunjung tempat hiburan malam didapat dari dua Caffe di Sumenep dan dilakukan test urine.

“Untuk hasil test urine ke 34 pengunjung tersebut negative, dan hanya kita beri pembinaan, “ ujarnya 

Akp Widiarti menegaskan bahwa tujuan dari razia tempat hiburan malam yaitu antisipasi Kriminalitas dan gangguan 3C dimana di indikasikan ada minuman keras, sajam, dan Obat-obatan. 

“Sementara barang bukti puluhan botol Miras diamankan,”pungkasnya. (*)

Senyum Semangat Fatia Casis Disabilitas Lulus Menuju Rikkes II Bintara Polri


Nur Fatia Azzahra tersenyum saat namanya masuk dalam daftar calon siswa Bintara Polri Tahun 2024, yang dinyatakan lulus dalam sidang menuju pemeriksaan kesehatan (rikkes) tahap II. Dengan bersemangat, Fatia optimis dia dapat mengikuti seluruh rangkaian tes tahap II dan lolos seleksi akhir.

“Berterima kasih kepada pimpinan Polri yang telah memberikan saya kesempatan bisa mendaftar dalam seleksi Polri ini. Dan besar harapan saya bisa diterima dan masuk menjadi anggota di kepolisian ini,” kata Fatia, dikutip dari situs Divisi Humas Polri, Minggu (9/6/2024).

Penyandang disabilitas tunadaksa ini merupakan sarjana psikologi. Dia mendaftar Bintara Polri lewat Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Pengumuman sidang yang menyatakan Nur Fatia lulus ke tahap rikkes II digelar pada Rabu, (5/6) malam. Saat pengumuman, panitia rekrutmen juga mengumumkan 28 casis wanita lainnya lulus dalam sidang pertama.

“Alhamdulillah pada malam ini saya dinyatakan lulus dan bisa melanjutkan seleksi tahapan rikkes kedua. Dengan harapan saya sampai tahapan akhir saya bisa lulus terpilih tes seleksi Polri,” ungkap Fatia.

Dia mengaku motivasi terbesar menjadi polisi wanita (polwan) adalah untuk meningkatkan rasa percaya diri. Dia juga hendak membuktikan keterbatasan fisik tak menjadi penghalang untuk mewujudkan impian. 

“Tetaplah berpikir positif dengan perjuangan hidup, Percaya diri adalah kunci kehidupan,” pungkas Fatia saat ditanya soal motto hidupnya.