Minggu, 31 Juli 2022

Dalam rangka harkamtibmas, Kapolres Tulungagung memberi arahan pada Paguyuban Pencak Silat

 



TULUNGAGUNG - Kapolres Tulungagung bersama jajarannya menghadiri pertemuan rutin dengan dengan Paguyuban Pencak Silat Kabupaten Tulungagung di cafe Winna Joglo, Sabtu (30/07/2022) malam.


Mengawali sambutannya,   AKBP Eko Hartanto yang baru 3 Minggu menjabat sebagai Kapolres Tulungagung terlebih dulu  memperkenalkan dirinya dihadapan para tokoh - tokoh perguruan pencak silat yang ada di Tulungagung.


Selain itu dalam kesempatan tersebut Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto dengan membawa jargon Sinergi, Empati, Lugas, Adaptif, Resposif, Amanah, dan Solutif atau yang disingkat SELARAS  juga mengajak kepada para tokoh - tokoh dan anggota perguruan silat semua untuk bersama - sama ikut memelihara keamanan dan  ketertiban masyarakat agar kondisi
kabupaten
Tulungagung senantiasa aman, kondusif.


Hal ituk dikarenakan Polisi tidak bisa sendiri dalam melaksanakan tugasnya menjaga Harkamtibmas, tentunya harus bersinergi, bekerja sama dengan seluruh stakeholder yang ada yakni dengan rekan - rekan TNI, Pemkab, termasuk  tokoh - tokoh masyarakat semuanya.


"Untuk itu saya minta tolong dengan sangat kepada tokoh - tokoh  perguruan dan anggota pencak silat yang nanti akan bisa membantu kami dilapangan, baik cabang, ranting maupun tingkat RT, RW ikut membantu kami bersama - sama untuk menciptakan Tulungagung yang Guyub Rukun, Ayem, Tentrem, Mulyo lan Tinoto," ucap Kapolres.


Ditambahkannya, Kapolres juga menyampaikan dalam mengatur di sebuah Pemerintahan Daerah, masyarakat harus patuh pada aturan yang ada.

Dimana harus dilakukan pemahaman di masyarakat dengan mensosialisasikannya.


"Diharapkan melalui BKTM, Babinsa dan tokoh - tokoh perguruan silat nantinya akan mampu mensosialisasi kepada anggotanya,  masyarakat untuk diberdayakan membantu tugas TNI - Polri menjaga kamtibmas," tambahnya.


Selanjutnya Kapolres juga menyampaikan kepada jajarannya, jika sewaktu - waktu ada sesuatu yang sifatnya urgent untuk memberitahukannya, yang mana pihaknya akan selalu siap turun ke bawah untuk berempati.


"Nanti saya sama pak Dandim Insyaallah akan berempati sampai turun kebawah. 


Dengan program saya SELARAS, diantaranya melalui program sosial Jumat Barokah ke masjid, panti asuhan secara bergantian yang nantinya akan kami lakukan bersama jajaran kami secara konsisten," ujarnya.


Tak ketinggalan, Kapolres juga berharap kepada anggotanya harus Responsif yakni cepat merespon dalam menangani permasalahan dengan cepat, seperti bila ada kebakaran, pencurian, penganiayaan, kecelakaan maupun kejadian lainnya agar segera mendatangi tempat kejadian.


"Meskipun anggota ini tidak bertugas di bidangnya agar cepat tanggap bereaksi membantu, minimal menanganinya sesuai tingkat keparahannya. Selain itu, Polisi dalam bertugas juga harus amanah dan solutif, agar masyarakat merasa terayomi. 


Yang terakhir Kapolres berharap kepada para tokoh - tikoh perguruan silat bisa menjadi teladan bagi anggotanya.


"Apapun itu perguruannya, meskipun berbeda saya yakin guru - guru, teman - teman ini dipilih pasti punya kelebihannya, dan sesuai dengan perannya bisa mengontrol dan mengawasi anggotanya sesuai arahan dari pusat agar dipatuhinya.



Untuk itu sekali lagi saya berpesan tolong antar perguruan agar selalu menjaga kondusifitas

demi menjaga keamanan dan ketertiban Kabupaten Tulungagung," pungkasnya.


Selain Kapolres Tulungagung, dalam pertemuan tersebut juga dihadiri Dandim 0807 Tulungagung Letkol Czi Nooris Agus Rinanto, Wakapolres Tulungagung Kompol Dodik Tri Hendro Siswoyo, PJU, Kapolsek jajaran Polres Tulungagung, dan juga 16 tokoh perguruan pencak silat yang ada di Tulungagung beserta pengurusnya (Ans71 Restu)

Dalam rangka harkamtibmas, Kapolres Tulungagung memberi arahan pada Paguyuban Pencak Silat

 



TULUNGAGUNG - Kapolres Tulungagung bersama jajarannya menghadiri pertemuan rutin dengan dengan Paguyuban Pencak Silat Kabupaten Tulungagung di cafe Winna Joglo, Sabtu (30/07/2022) malam.


Mengawali sambutannya,   AKBP Eko Hartanto yang baru 3 Minggu menjabat sebagai Kapolres Tulungagung terlebih dulu  memperkenalkan dirinya dihadapan para tokoh - tokoh perguruan pencak silat yang ada di Tulungagung.


Selain itu dalam kesempatan tersebut Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto dengan membawa jargon Sinergi, Empati, Lugas, Adaptif, Resposif, Amanah, dan Solutif atau yang disingkat SELARAS  juga mengajak kepada para tokoh - tokoh dan anggota perguruan silat semua untuk bersama - sama ikut memelihara keamanan dan  ketertiban masyarakat agar kondisi
kabupaten
Tulungagung senantiasa aman, kondusif.


Hal ituk dikarenakan Polisi tidak bisa sendiri dalam melaksanakan tugasnya menjaga Harkamtibmas, tentunya harus bersinergi, bekerja sama dengan seluruh stakeholder yang ada yakni dengan rekan - rekan TNI, Pemkab, termasuk  tokoh - tokoh masyarakat semuanya.


"Untuk itu saya minta tolong dengan sangat kepada tokoh - tokoh  perguruan dan anggota pencak silat yang nanti akan bisa membantu kami dilapangan, baik cabang, ranting maupun tingkat RT, RW ikut membantu kami bersama - sama untuk menciptakan Tulungagung yang Guyub Rukun, Ayem, Tentrem, Mulyo lan Tinoto," ucap Kapolres.


Ditambahkannya, Kapolres juga menyampaikan dalam mengatur di sebuah Pemerintahan Daerah, masyarakat harus patuh pada aturan yang ada.

Dimana harus dilakukan pemahaman di masyarakat dengan mensosialisasikannya.


"Diharapkan melalui BKTM, Babinsa dan tokoh - tokoh perguruan silat nantinya akan mampu mensosialisasi kepada anggotanya,  masyarakat untuk diberdayakan membantu tugas TNI - Polri menjaga kamtibmas," tambahnya.


Selanjutnya Kapolres juga menyampaikan kepada jajarannya, jika sewaktu - waktu ada sesuatu yang sifatnya urgent untuk memberitahukannya, yang mana pihaknya akan selalu siap turun ke bawah untuk berempati.


"Nanti saya sama pak Dandim Insyaallah akan berempati sampai turun kebawah. 


Dengan program saya SELARAS, diantaranya melalui program sosial Jumat Barokah ke masjid, panti asuhan secara bergantian yang nantinya akan kami lakukan bersama jajaran kami secara konsisten," ujarnya.


Tak ketinggalan, Kapolres juga berharap kepada anggotanya harus Responsif yakni cepat merespon dalam menangani permasalahan dengan cepat, seperti bila ada kebakaran, pencurian, penganiayaan, kecelakaan maupun kejadian lainnya agar segera mendatangi tempat kejadian.


"Meskipun anggota ini tidak bertugas di bidangnya agar cepat tanggap bereaksi membantu, minimal menanganinya sesuai tingkat keparahannya. Selain itu, Polisi dalam bertugas juga harus amanah dan solutif, agar masyarakat merasa terayomi. 


Yang terakhir Kapolres berharap kepada para tokoh - tikoh perguruan silat bisa menjadi teladan bagi anggotanya.


"Apapun itu perguruannya, meskipun berbeda saya yakin guru - guru, teman - teman ini dipilih pasti punya kelebihannya, dan sesuai dengan perannya bisa mengontrol dan mengawasi anggotanya sesuai arahan dari pusat agar dipatuhinya.



Untuk itu sekali lagi saya berpesan tolong antar perguruan agar selalu menjaga kondusifitas

demi menjaga keamanan dan ketertiban Kabupaten Tulungagung," pungkasnya.


Selain Kapolres Tulungagung, dalam pertemuan tersebut juga dihadiri Dandim 0807 Tulungagung Letkol Czi Nooris Agus Rinanto, Wakapolres Tulungagung Kompol Dodik Tri Hendro Siswoyo, PJU, Kapolsek jajaran Polres Tulungagung, dan juga 16 tokoh perguruan pencak silat yang ada di Tulungagung beserta pengurusnya (Ans71 Restu)

Sabtu, 30 Juli 2022

Anggota Polsek Campurdarat Mendatangi Lokasi Penemuan Bayi di UGD Puskesmas Campurdarat

 


TULUNGAGUNG - Warga di Dusun Ngingas, Desa / Kecamatan Campurdarat dikejutkan adanya penemuan bayi perempuan yang diletakkan diatas meja kaca depan UGD Puskesmas Campurdarat, Sabtu (30/07/2022) pagi.


Kapolsek Campurdarat AKP Trianto melalui Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Anshori saat dikonfirmasi awak media membenarkan adanya kejadian tersebut.


"Benar, kejadian tersebut telah dilaporkan ke Polsek Campurdarat sekira pukul 05.00 WIB," ujarnya.


Diterangkannya, kejadian bermula pada hari ini Sabtu (30/07/2022) sekira pukul 05.00 WIB saat seorang warga bernama Sugihartono  (50) warga sekitar yang akan mengambil kayu mangga disamping Puskesmas dengan menggunakan gerobak.

Dan saat melewati depan UGD ia mendengar suara tangisan bayi yang kemudian ia cari asal suara tangisan tersebut.

yang ternyata benar ada bayi berada diatas meja kaca depan UGD.



"Saat itu bayi dalam keadaan terbungkus kain selimut / bedong warna biru dengan memakai topi warna coklat dan disebelahnya terdapat 1 buah tas dari Rumah Sakit Bersalin," terangnya.


Saat dibuka dalam tas tersebut berisi beberapa baju dan celana serta 1 buah pampers, 1 buah susu bubuk, 1 buah dot bayi, 1 buah minyak bayi, 1 buah kacamata orang dewasa.

Mengetahui hal itu, Sugihartono memberitahukan kepada warga sekitar dan dilaporkan ke Polsek Campurdarat.


Mendapat laporan teresebut, Kapolsek Campurdarat bersama anggotanya langsung mendatangi lokasi penemuan bayi untuk memintai keterangan dari saksi - saksi.

Dari hasil pemeriksaan petugas, bayi perempuan diperkirakan berusia 2 hari, dengan tinggi 48 Cm, berat 2,7 Kg, kondisi pusar masih menempel ada sisa darah dan terpotong sempurna. Sedangkan ciri lainnya, rambut lurus, hidung mancung, kulit sawo matang, muka oval namun demikian bayi dalam kondisi sehat.


"Hingga saat ini petugas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui ibu kandung bayi tersebut,"  pungkasnya.(Ans71 Restu)

Anggota Polsek Campurdarat Mendatangi Lokasi Penemuan Bayi di UGD Puskesmas Campurdarat

 


TULUNGAGUNG - Warga di Dusun Ngingas, Desa / Kecamatan Campurdarat dikejutkan adanya penemuan bayi perempuan yang diletakkan diatas meja kaca depan UGD Puskesmas Campurdarat, Sabtu (30/07/2022) pagi.


Kapolsek Campurdarat AKP Trianto melalui Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Anshori saat dikonfirmasi awak media membenarkan adanya kejadian tersebut.


"Benar, kejadian tersebut telah dilaporkan ke Polsek Campurdarat sekira pukul 05.00 WIB," ujarnya.


Diterangkannya, kejadian bermula pada hari ini Sabtu (30/07/2022) sekira pukul 05.00 WIB saat seorang warga bernama Sugihartono  (50) warga sekitar yang akan mengambil kayu mangga disamping Puskesmas dengan menggunakan gerobak.

Dan saat melewati depan UGD ia mendengar suara tangisan bayi yang kemudian ia cari asal suara tangisan tersebut.

yang ternyata benar ada bayi berada diatas meja kaca depan UGD.



"Saat itu bayi dalam keadaan terbungkus kain selimut / bedong warna biru dengan memakai topi warna coklat dan disebelahnya terdapat 1 buah tas dari Rumah Sakit Bersalin," terangnya.


Saat dibuka dalam tas tersebut berisi beberapa baju dan celana serta 1 buah pampers, 1 buah susu bubuk, 1 buah dot bayi, 1 buah minyak bayi, 1 buah kacamata orang dewasa.

Mengetahui hal itu, Sugihartono memberitahukan kepada warga sekitar dan dilaporkan ke Polsek Campurdarat.


Mendapat laporan teresebut, Kapolsek Campurdarat bersama anggotanya langsung mendatangi lokasi penemuan bayi untuk memintai keterangan dari saksi - saksi.

Dari hasil pemeriksaan petugas, bayi perempuan diperkirakan berusia 2 hari, dengan tinggi 48 Cm, berat 2,7 Kg, kondisi pusar masih menempel ada sisa darah dan terpotong sempurna. Sedangkan ciri lainnya, rambut lurus, hidung mancung, kulit sawo matang, muka oval namun demikian bayi dalam kondisi sehat.


"Hingga saat ini petugas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui ibu kandung bayi tersebut,"  pungkasnya.(Ans71 Restu)

Jumat, 29 Juli 2022

Himbau Prokes Cegah Covid -19 Polres Ponorogo Optimalkan Pamor Keris

 



 PONOROGO – Berdasarkan data dalam 24 jam terakhir hingga kemarin Jumat (29/7/2022) pukul 12.00 WIB, jumlah kasus secara nasional masih bertambah.


Hal ini menjadi kewaspadaan bersama lantaran trend kenaikan COVID-19 signifikan kembali terlihat.


Mencegah adanya penyebaran Covid – 19 tersebut personel gabungan Polres Ponorogo terus melaksanakan patroli Motor Penegak Protokol Kesehatan di Masyarakat (Pamor Keris).


Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo,S.I.K., M.H. melalui Kasubsi Penmas Iptu Yayun Sriwiningrum mengatakan kegiatan ini dalam rangka melakukan pengawasan penerapan serta pendisiplinan prokes.


“Untuk mencegah dan mengantisipasi penyebaran varian baru Covid-19 khususnya di Kabupaten Ponorogo,”kata Iptu Yayun,Sabtu (30/7/22)


Iptu Yayun menyebut petugas yang melaksanakan patroli dan pengawasan prokes selain memberikan himbauan juga sambil membagikan masker di beberapa tempat keramaian seperti cafe, pertokoan dan lainya.


“Dalam kegiatan itu, petugas juga memberikan himbauan untuk mematuhi protokol kesehatan, menjalankan 5M dan membagikan masker,”tambah Iptu Yayun. 


Kasubsi Penmas

Sie Humas Polres Ponorogo ini juga menegaskan bahwa Patroli Pamor Keris rutin dilaksanakan diseluruh jajaran Polsek dengan melibatkan instansi terkait dan juga para Babinsa setempat.


“Petugas gabungan secara bertahap rutin setiap hari melaksanakan patroli Pamor Keris, pendisiplinan Protokol Kesehatan guna menekan sebaran covid 19 di Kota Ponorogo,”ujar Iptu Yayun.


Pihaknya berharap warga selalu mematuhi protokol kesehatan dengan melaksanakan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas) sehingga dapat menekan penyebaran Covid-19. (Ans71 Restu)

Himbau Prokes Cegah Covid -19 Polres Ponorogo Optimalkan Pamor Keris

 




 PONOROGO – Berdasarkan data dalam 24 jam terakhir hingga kemarin Jumat (29/7/2022) pukul 12.00 WIB, jumlah kasus secara nasional masih bertambah.


Hal ini menjadi kewaspadaan bersama lantaran trend kenaikan COVID-19 signifikan kembali terlihat.


Mencegah adanya penyebaran Covid – 19 tersebut personel gabungan Polres Ponorogo terus melaksanakan patroli Motor Penegak Protokol Kesehatan di Masyarakat (Pamor Keris).


Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo,S.I.K., M.H. melalui Kasubsi Penmas Iptu Yayun Sriwiningrum mengatakan kegiatan ini dalam rangka melakukan pengawasan penerapan serta pendisiplinan prokes.


“Untuk mencegah dan mengantisipasi penyebaran varian baru Covid-19 khususnya di Kabupaten Ponorogo,”kata Iptu Yayun,Sabtu (30/7/22)


Iptu Yayun menyebut petugas yang melaksanakan patroli dan pengawasan prokes selain memberikan himbauan juga sambil membagikan masker di beberapa tempat keramaian seperti cafe, pertokoan dan lainya.


“Dalam kegiatan itu, petugas juga memberikan himbauan untuk mematuhi protokol kesehatan, menjalankan 5M dan membagikan masker,”tambah Iptu Yayun. 


Kasubsi Penmas

Sie Humas Polres Ponorogo ini juga menegaskan bahwa Patroli Pamor Keris rutin dilaksanakan diseluruh jajaran Polsek dengan melibatkan instansi terkait dan juga para Babinsa setempat.


“Petugas gabungan secara bertahap rutin setiap hari melaksanakan patroli Pamor Keris, pendisiplinan Protokol Kesehatan guna menekan sebaran covid 19 di Kota Ponorogo,”ujar Iptu Yayun.


Pihaknya berharap warga selalu mematuhi protokol kesehatan dengan melaksanakan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas) sehingga dapat menekan penyebaran Covid-19. (Ans71 Restu)

Patroli Dan Pengamanan Polres Tulungagung Dalam Rangka Menyambut Malam 1 Muharram 1444 H Tahun 2022

 TULUNGAGUNG - Untuk mengamankan malam Suro yang bersamaan dengan malam Tahun baru Islam 1 Muharram, 1444 H. Ratusan personel Polres Tulungagung yang tergabung dalam patroli sekala besar diterjunkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang merayakan.


Kegiatan pengamanan diawali dengan apel di halaman Mapolres yang diikuti oleh segenap personel yang terlibat pengamanan yang di pimpin Wakapolres Tulungagung Kompol Dodik Tri Hendro Siswoyo.


Kasihumas Polres Tulungagung Iptu Anshori, S.H. mengatakan, untuk pengamanan malam Suro ini, Polres Tulungagung mengerahkan ratusan personel gabungan fungsi Polres serta Polsek Jajaran dibantu personel, TNI dan instasi lain.



“Dalam menyambut malam 1 Muharram, banyak masyarakat Tulungagung yang merayakan dengan kegiatan keagamaan serta acara malam tirakatan,” ujar Kasi Humas, Jumat (29/07/2022).


Lebih lanjut Kasi Humas mengatan, selain kegiatan keagamaan, beberapa komunitas masyarakat seperti perguruan pencak silat juga menggelar sejumlah kegiatan.


“Pengamanan di wilayah kecamatan dilakukan oleh Polsek jajaran, dengan di pertebal dengan backup personel dari Polres.” katanya.


Polres Tulungagung juga menerjunkan patroli mobile sekala besar, baik dari pengamanan terbuka maupun tertutup.


“Patroli sekala besar secara mobile dilakukan baik dalam kota maupun wilayah yang dianggap rawan dengan menggunakan R4 dan R2 dilakukan untuk meminimalisir kerawanan kriminalitas maupun kejahatan jalanan lainnya,” tandasnya. (ANS71 – restu)

Patroli Dan Pengamanan Polres Tulungagung Dalam Rangka Menyambut Malam 1 Muharram 1444 H Tahun 2022

 TULUNGAGUNG - Untuk mengamankan malam Suro yang bersamaan dengan malam Tahun baru Islam 1 Muharram, 1444 H. Ratusan personel Polres Tulungagung yang tergabung dalam patroli sekala besar diterjunkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang merayakan.


Kegiatan pengamanan diawali dengan apel di halaman Mapolres yang diikuti oleh segenap personel yang terlibat pengamanan yang di pimpin Wakapolres Tulungagung Kompol Dodik Tri Hendro Siswoyo.


Kasihumas Polres Tulungagung Iptu Anshori, S.H. mengatakan, untuk pengamanan malam Suro ini, Polres Tulungagung mengerahkan ratusan personel gabungan fungsi Polres serta Polsek Jajaran dibantu personel, TNI dan instasi lain.



“Dalam menyambut malam 1 Muharram, banyak masyarakat Tulungagung yang merayakan dengan kegiatan keagamaan serta acara malam tirakatan,” ujar Kasi Humas, Jumat (29/07/2022).


Lebih lanjut Kasi Humas mengatan, selain kegiatan keagamaan, beberapa komunitas masyarakat seperti perguruan pencak silat juga menggelar sejumlah kegiatan.


“Pengamanan di wilayah kecamatan dilakukan oleh Polsek jajaran, dengan di pertebal dengan backup personel dari Polres.” katanya.


Polres Tulungagung juga menerjunkan patroli mobile sekala besar, baik dari pengamanan terbuka maupun tertutup.


“Patroli sekala besar secara mobile dilakukan baik dalam kota maupun wilayah yang dianggap rawan dengan menggunakan R4 dan R2 dilakukan untuk meminimalisir kerawanan kriminalitas maupun kejahatan jalanan lainnya,” tandasnya. (ANS71 – restu)

Jumat Barokah, Polsek Jajaran Polres Tulungagung Berikan Bantuan Sembako Kepada Warga Yang Membutuhkan

 Jumat Barokah, Polsek Jajaran Polres Tulungagung Berikan Bantuan Sembako Kepada Warga Yang Membutuhkan


TULUNGAGUNG – Jumat Barokah, Polsek Jajaran Polres Tulungagung berikan bantuan sembako kepada warga yang sakit dan warga kurang mampu di wilayah Polsek Masing masing.


Pemberian bantuan sembako diberikan secara langsung oleh Kapolsek dan personil Polsek sekaligus melakukan anjangsana kepada warga yang sakit.


Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto, SIK, MH, melalui Kasi Humas Polres Iptu Anshori, SH mengatakan, pemberian paket sembako berupa bahan pokok makan untuk keperluan sehari hari.


“Pembagian paket sembako kepada warga yang sakit  maupun yang membutuhkan merupakan suatu bentuk kepedulian Polri khususnya Polres Tulungagung terhadap warga masyarakat,” ungkapnya, Jumat (29/07/2022).


Selain bantuan sembako, bantuan juga berupa bahan bangunan untuk pembangunan tempat ibadah misal seperti material berupa Semen.


”Sedikit bantuan yang diberikan agar bisa sedikit meringankan dan mendoakan agar cepat diberikan kesembuhan,” ujar Kasi Humas.


Lebih lanjut Iptu Anshori  menerangkan Ini merupakan program Kapolres Tulungagung “Selaras” (Sinergi, Empati, Lugas, Adaptif, Responsif, Amanah dan Solutif).


”Semoga dengan bantuan yang kita berikan dapat bermafaat,” tandasnya. (ANS71-restu)

Kapolres Tulungagung Hadiri Doa Bersama Dalam Rangka Akhir Tahun Islam 1443 Hijriah Dan Awal Tahun 1444 Hijriah

 



TULUNGAGUNG - Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto, SIK, MH menghadiri Doa bersama akhir Tahun 1443 dan awal Tahun Baru Islam 1444 Hijriah yang di gelar Pemerintah Kabupaten Tulungagung bertempat di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso Tulungagung, Jumat, (29/07/2022).


Mengawali sambutannya, Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM., mengatakan meski dinilai telah kondusif, namun Covid-19 masih ada dan keberadaannya sangat nyata, meskipun kita kurang menyadarinya.


Oleh karena itu, Bupati tetap menghimbau kepada masyarakat untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan dan pola hidup sehat secara disiplin, sehingga keseluruhan rangkaian kegiatan ini dapat ditunaikan dengan baik. 


"Mari kita berdoa, semoga Tuhan segera mengangkat wabah Covid-19 dari negeri tercinta ini dan kita selalu diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini," ucapnya.

 

Pada kesempatan itu, Bupati juga mengajak untuk memahami dan memaknai hijrah sebagai teladan dalam membangun kehidupan bangsa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik. 


Menurutnya, peringatan tahun baru 1444 Hijriah pada malam ini, dianggap memiliki arti dan makna yang sangat penting, tidak saja bagi kehidupan umat Islam semata, melainkan juga bagi rakyat dan bangsa Indonesia secara umum.


Dan pergantian tahun baru hijriah merupakan momentum bersama, untuk mengintrospeksi diri dan melakukan transformasi ke arah kondisi yang lebih baik, lebih bermakna, dan lebih bermanfaat baik bagi diri sendiri, keluarga maupun masyarakat, dibandingkan tahun sebelumnya.


"Sebagaimana kita ketahui bersama, hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah, telah membawa perubahan yang sangat mendasar terhadap peradaban umat manusia, perubahan dari zaman jahiliyah menuju peradaban madaniah di bawah naungan cahaya Illahi, dari kehidupan yang tidak memiliki peradaban, ke arah kehidupan yang penuh rahmat, ampunan dan kasih sayang Allah SWT. Teladan Nabi Muhammad SAW ini, memberikan inspirasi penting untuk kita semua, dalam membangun sebuah peradaban baru di masa yang akan datang, membangun peradaban Islam dari tataran individual menuju tataran sosial yang lebih baik," tambahnya.


Selain itu Bupati juga  mengajak untuk bersama-sama membangun kehidupan berbangsa dan bernegara ke arah yang lebih baik.  Yang mana Tahun baru 1444 hijriah, hendaknya dijadikan momentum untuk kembali kepada kebenaran Illahi, bertekad untuk bangkit, tumbuh kembali membangun diri, masyarakat, bangsa dan negara ke arah yang lebih baik. 


"Disamping itu, peradaban bangsa Indonesia yang terus kita bangun, adalah peradaban yang benar-benar menjunjung tinggi kebenaran, keadilan, dan  penuh tangggung jawab. Apa lagi para pemimpin dan tokoh, harus dapat mempertanggungjawabkan semua yang diucapkan dihadapan rakyat dan lebih-lebih pertanggungjawaban atas kepemimpinannya dihadapan Allah SWT," ujarnya.


Untuk itu Bupati berharap, semoga kedatangan tahun baru Islam 1444 hijriyah, dapat menemukan solusi untuk memecahkan berbagai persoalan sosial dan persoalan bangsa.


"Untuk itu marilah kita tingkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT, bersama-sama memelihara kearifan dan meningkatkan kesungguhan kita membangun bangsa dan negara, khususnya membangun masyarakat Kabupaten Tulungagung, sehingga akan tercipta suatu kehidupan yang adil dan makmur, yang Baldatun Thoyyibatun Wa robbun Ghofur, dibawah naungan dan ampunan Allah SWT," tutupnya.


Hadir dalam acara Doa bersama tersebut antara lain Forkopimda, ketua MUI, pimpinan cabang NU, Muhammadiyah, LDII, Al Irsyad, BAZNAS, IPHI, Ormas terkait di Kabupaten Tulungagung, Sekda, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD dan Kepala Bagian Lingkup Setda, serta para kyai, alim ulama di Tulungagung. (ANS71-restu)

Polres Jember bersama BPBD Lakukan Mitigasi Tindaklanjuti Status Gunung Raung

 



JEMBER - Gunung Raung yang masuk dalam tiga wilayah Kabupaten di pulau Jawa ujung timur yaitu masuk wilayah Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso dan Jember kemarin sore hari  Rabu 27 Juli 2022 sekitar jam 17.20 mengalami erupsi letusan kecil.


Beberapa kecamatan di Kabupaten Jember yang berada di lereng Raung mengalami dampak dari erupsi dari gunung Raung, diantaranya Kecamatan Sumberjambe dan Kecamatan Ledokombo.


Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo SIK SH  dalam konfirmasinya,"Memang benar Rabu kemarin sekitar jam 17.20wib telah terdengar gemuruh dari puncak sebanyak kurang lebih 4 kali".


"Dan dampak yang dialami, hujan abu vulkanik yang berterbangan diwilayah Kec. Ledokombo bagian timur yaitu Desa Slateng, Desa Sumber bulus dan Desa Sumber salak, yang membuat mata pengendara terasa perih.Selain itu masyarakat petani tembakau merasa khawatir dengan tanamannya rusak akibat terkena hujan abu vulkanik" Ujar Kapolsek Ledokombo. Kamis (28/07/2022)


Lanjut terang AKBP Hery Purnomo, "Langkah langkah yang kami lakukan, 

1.Memberikan himbauan agar masyarakat terdekat gunung tidak panik tetapi tetap waspada.

2. Berkoordinasi dengan BMKG.

3. Melakukan koordinasi dengan Tim Tagana Desa  yang sudah terbentuk relawan BPBD, Desa Slateng, Desa Sumber salak dan Desa Sumber bulus untuk siap siaga.

4. Melakukan mitigasi terhadap rute / Jalur Evakuasi apabila sewaktu waktu intensitas Gunung Raung meningkat.


"Dan sampai saat ini tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil serta terpantau belum nampak ada tanda tanda getaran dari puncak Raung" jelas Kapolsek Ledokombo. ( Ans71 Restu).

Selasa, 26 Juli 2022

*Soal Tewasnya Brigadir J. Publik Diminta Tahan Opini, Karena Bisa Jadi Persekusi*




Jakarta - Dosen Fakultas Psikologi Universitas Islam Bandung (Unisba) Vici Sofianna Putera menyoroti informasi di media sosial berisi narasi alternatif kejadian tewasnya Brigadir J yang dianggap lebih logis dibandingkan kronologi dari kepolisian.

Vici meminta publik bisa menahan opini atau membangun narasi alternatif terhadap peristiwa tewasnya anggota Brimob itu.

Sebab, opini atau narasi alternatif bisa menjadi alat persekusi kepada para pihak yang terlibat dalam kasus tewasnya Brigadir J.

"Hold your opinion, ini bisa jadi persekusi. Kita jangan terjebak perangkap ilusi kebenaran," kata dia saat dihubungi wartawan, Selasa (26/7).

Vici beralasan narasi alternatif biasanya tidak berlandaskan ilmiah. Misalnya, saat pengacara keluarga Brigadir J yang mengungkapkan kejanggalan tentang luka di tubuh korban yang masih dugaan.

Menurut dia, pernyataan pengacara kemudian bisa memancing spekulasi publik, lalu muncul narasi konspiratif yang membuat orang tertarik.

"Individu tertarik pada narasi konspirasi karena kebutuhan akan pengetahuan dan kepastian dari suatu informasi, terlebih ketika peristiwa besar terjadi, individu tentu ingin tahu mengapa hal tersebut itu terjadi," ujar Vici.

Pria yang akrab disapa Kang Vici itu mengungkapkan narasi konspirasi dari akun-akun di media sosial dalam kasus tewasnya Brigadir J, akan menggiring opini publik.

Menurut Vici, narasi konspirasi secara tidak langsung bisa bertransformasi menjadi sebuah aksi kolektif berupa penghakiman publik kepada keluarga Irjen Ferdy Sambo. 

"Namanya penghakiman pasti ada judgement, di sini menurut saya letak permasalahannya," ungkapnya.

Menurutnya, publik harus bisa memisahkan apa yang faktual dan sensasional. Individu dalam memisahkan kedua hal tersebut dibutuhkan kemampuan berpikir jernih dan kritis.

"Sayangnya individu sebagai manusia cenderung berpikir menggunakan cara yang heuristic atau simplistic, sehingga wajar jika narasi konspirasi yang berkembang bisa ditelan mentah-mentah dan dianggap sebuah kebenaran bagi mereka," katanya.

Diketahui, Brigadir J tewas dalam kasus yang disebut kepolisian sebagai peristiwa baku tembak di rumah dinas Kadiv Propam nonaktif Polri Irjen Ferdy Sambo.

Polisi menyebut Brigadir J tewas setelah tertembak beberapa peluru oleh Bharada E.

Polisi menduga peristiwa baku tembak diawali dari aksi tak senonoh Brigadir J terhadap istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.(Ans71 Restu)

Psikolog Minta Publik Tahan Opini Terkait Tewasnya Brigadir "J"


BANDUNG - Semakin liarnya pemberitaan terkait kasus tewasnya Brigadir Yoshua Hutabarat ( Brigadir “J”….red) yang menjurus kepada berita bohong, disikapi oleh banyak pihak karena berita tersebut bisa jadi dari sumber yang tidak dapat dipertanggung jawabkan. 

Kali ini Dosen Fakultas Psikologi Universitas Islam Bandung (Unisba) Vici Sofianna Putera menyoroti informasi di media sosial yang berisi narasi alternatif kejadian tewasnya Brigadir "J".

Anehnya informasi yang belum tentu kebenarannya tersebut justru dianggap lebih logis dibandingkan kronologi dari Kepolisian.

Hal itulah yang menurut Dosen Fakultas Psikologi UNISBA ini meminta publik untuk bisa menahan opini atau tidak membangun narasi alternatif terhadap peristiwa tewasnya anggota Brimob itu.

Menurutnya opini atau narasi alternatif bisa menjadi alat persekusi kepada para pihak yang terlibat dalam kasus tewasnya Brigadir J.

"Hold your opinion, ini bisa jadi persekusi. Kita jangan terjebak perangkap ilusi kebenaran," kata Vici saat dihubungi wartawan, kemarin Selasa (26/7/22).

Masih menurut Vici, narasi alternatif biasanya tidak berlandaskan ilmiah. 

Misalnya, saat pengacara keluarga Brigadir J yang mengungkapkan kejanggalan tentang luka di tubuh korban yang masih dugaan.

Menurut dia, pernyataan pengacara kemudian bisa memancing spekulasi publik, lalu muncul narasi konspiratif yang membuat orang tertarik.

"Individu tertarik pada narasi konspirasi karena kebutuhan akan pengetahuan dan kepastian dari suatu informasi, terlebih ketika peristiwa besar terjadi, individu tentu ingin tahu mengapa hal tersebut itu terjadi," ujar Vici.

Pria yang akrab disapa Kang Vici itu mengungkapkan narasi konspirasi dari akun-akun di media sosial dalam kasus tewasnya Brigadir J, akan menggiring opini publik.

Menurut Vici, narasi konspirasi secara tidak langsung bisa bertransformasi menjadi sebuah aksi kolektif berupa penghakiman publik kepada keluarga Irjen Ferdy Sambo. 

"Namanya penghakiman pasti ada judgement, di sini menurut saya letak permasalahannya," ungkapnya.

Menurutnya, publik harus bisa memisahkan apa yang faktual dan sensasional. Individu dalam memisahkan kedua hal tersebut dibutuhkan kemampuan berpikir jernih dan kritis.

"Sayangnya individu sebagai manusia cenderung berpikir menggunakan cara yang heuristic atau simplistic, sehingga wajar jika narasi konspirasi yang berkembang bisa ditelan mentah-mentah dan dianggap sebuah kebenaran bagi mereka,"pungkas Vici. (Ans71 Restu)

Jumat, 22 Juli 2022

Polda Jatim Ringkus Komplotan Curanmor yang Beraksi di Wilayah Jatim




SURABAYA,- Unit III Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim, meringkus tiga tersangka jaringan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang terjadi di beberapa Tempat Kejadian Perkara (TKP) di jatim.

Direktur Kriminal Umum (Dirreskrimum) polda jatim Kombes Pol Totok Suharyanto didampingi Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto dan AKBP Lintar Mahardhono, Kasubdit III Jatanras, menjelaskan, para tersangka ini melakukan tindak pencurian sepeda motor (curanmor) di wilayah polda jatim. Dari data subdit jatanras Ditreskrimum polda jatim mengamankan 152 kendaraan R2 hasil berbagai kejahatan.

"Polda jatim sendiri mengamankan 51 unit kendaraan roda dua berbagai merk," jelas KBP Dirmanto, Kabid Humas Polda Jatim, Jumat (22/7/2022) sore.

Ketiga tersangka yang diringkus yakni, Joko Handoyo (52) warga di Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember. Berperan sebagai penadah motor hasil kejahatan.

Tersangka kedua Sobirin (24) warga Dusun Krajan RT 02 RW 01, Desa Palangsari, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan. Mempunyai peran pemilik ide atau rencana pencurian dan pemilik kunci (T) yang sekaligus sebagai eksekutor.

Tersangka ketiga Wagianto, (24) warga Dusun Krajan, RT 02 RW 01, Desa Palangsari, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan. Yang berperan membawa motor hasil curian dan membantu menjual motor.

Kronologinya, agggota Unit III Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim melakukan penyelidikan adanya tindak pidana curanmor di wilayah Sidoarjo. Diketahui pelaku bernama Sobirin warga Puspo, Pasuruan.

Tersangka ini merupakan residivis dengan kasus yang sama. Pada tahun 2017 anggota subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim pernah melakukan penangkapan terhadap pelaku Sobirin.

Saat akan dilakukan penangkapan pelaku ini diberikan tindakan tegas terukur dengan dihadiahi timah panas yang mengenai bagian paha kiri dan lengan tangan sebelah kanan, namun pelaku berhasil melarikan diri.

Sementara pada Rabu (16/7/2022) sekira pukul 02.00 WIB. Di Desa Gondosuli, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, Anggota Opsnal Unit III subdit III Ditreskrimum Polda Jatim melakukan penangkapan terhadap pelaku Sobirin dan Wagianto, melintas di jalan menggunakan sepeda motor honda beat.

Kemudian anggota melakukan penggeledahan badan ditemukan kunci (T) yang dibawa oleh tersangka Sobirin. Sedangkan motor yang digunakan pelaku merupakan motor hasil pencurian di TKP Kecamatan Kedungkandang Kota Malang.

Pelaku atas nama inisial JH, (52) warga di Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember. Oleh polisi tersangka diringkus di rumahnya.

Sementara tersangka Joko Handoyo, diamankan di rumahnya di Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember.

Dimana sejak tahun 2020 berulang kali
menerima gadai berupa kendaraan sepeda motor (R-2) yang hanya disertai STNK tanpa disertai BPKB.

Atas penggadaian kendaran R2 tersebut, tersangka memberikan harga gadai mulai dari Rp 1.000.000 - 10.000.000 dengan bunga sebesar 7,5 persen perbulannya.

Kepada ketiga tersangka dikenakan pasal 363 KUHP ancaman hukuman pidana 9 tahun, pasal 480 KUHP ancaman pidana 4 tahun dan pasal 481 ancaman pidana 7 tahun.

Sementara itu, Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Totok Suharyanto, memberikan kembali dua motor milik korban pencurian, milik Hermin, warga Pasuruan dan Bagus Cahyo, warga Tuban, yang bekerja di Malang.

"Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Jatim beserta jajaran yang telah mengembalikan motor saya," ucap dia.(Ans71 Restu)

Rabu, 20 Juli 2022

Polres Ngawi Bersama Dinas Perikanan dan Peternakan Gelar Vaksinasi Hewan Ternak Cegah PMK

 


NGAWI – Upaya dalam mencegah penyebaran wabah penyakit mulut dan kuku di Kabupaten Ngawi terus dilakukan oleh Polres Ngawi bersama dinas terkait.


Mulai dari pendirian pos cek point di perbatasan, penyemprotan disinfektan di kandang dan pasar hewan hingga pemberian vaksin PMK pada hewan ternak.


Polres Ngawi juga mengoptimalkan fungsi Bhabinkamtibmas di setiap Polsek yang ada di jajaran untuk terus melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat bersama Babinsa dari Koramil masing – masing wilayah.


Hal tersebut seperti disampaikan oleh Kapolres Ngawi AKBP Dwiasi Wiyatputera S.H., S.I.K., M.H. usai memantau kegiatan vaksinasi hewan ternak yang diselenggarakan oleh Dinas Perikanan dan Peternakan bersama Polsek Karangjati di Desa Gempol, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi.


“Kami bersama rekan – rekan TNI, Dinas Perikanan dan Peternakan serta seluruh stake holder yang ada di Kabupaten Ngawi terus melakukan upaya dengan melakukan langkah – langkah pencegahan untuk menangani PMK ini,” ucap AKBP Dwiasi Wiyatputera S.H., S.IK. M.H., kemarin Rabu (20/7/22).


Kapolres Ngawi juga menjelaskan kegiatan vaksinasi PMK dilaksanakan oleh tim badan penyuluhan pertanian perikanan dan kehutanan (BPPPK) Dinas Perikanan dan Peternakan Kecamatan Karangjati dengan tenaga Kesehatan hewan drh. Vilda bersama drh. Aulia Syifa, drh. Putri Arum dan Eny Sutrisno Wati.


Sementara itu Kapolsek Karangjati Iptu Agus Andi mengatakan pihaknya bersama instansi terkait melakukan pengamanan dan pendampingan vaksinasi penyakit mulut dan kuku pada 100 ternak sapi di Desa Gempol Kecamatan Karangjati.


"Ya, hari ini mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB kita bersama instansi terkait melakukan pengamanan dan pendampingan vaksinasi penyakit mulut dan kuku pada 100 ternak," terang Iptu Agus Andi.


Di lokasi yang sama Kepala BPPPK Kecamatan Karangjati drh. Vilda selaku salah satu anggota tim Vaksinator PMK Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Ngawi, menyebut, pihaknya melaksanakan pengecekan terhadap sapi yang akan divaksin.


"Sebelum divaksin kita sampaikan pemahaman vaksin kepada pemilik ternak terkait langkah-langkah menghadapi wabah penyakit PMK yang menyerang hewan ternak, hingga para peternak sapi paham dan mengerti ciri-ciri hewan yang terjangkit penyakit PMK," ucap drh. Vilda.


Lebih lanjut, drh. Vilda menjelaskan, setelah dilakukan pengecekan dan dinyatakan layak untuk divaksin selanjutnya pihaknya melakukan vaksinasi dan pendataan sapi yang sudah divaksin.


"Dengan dilaksanakannya vaksinasi PMK ini, pihaknya selaku petugas vaksinasi berharap para peternak mampu mengatasi gejala awal PMK dengan pendampingan dari petugas kesehatan hewan terdekat," terang drh. Vilda.


Dalam kegiatan vaksinasi PMK kali ini, drh. Vilda mengaku pihaknya berhasil melakukan vaksin pada 100 ekor sapi dari Dusun Gempol I dan Dusun Gempol II, Desa Gempol yang telah dinyatakan sehat dengan menggunakan vaksin jenis Aftopor. (Ans71 Restu)

 


TULUNGAGUNG - Wujudkan Program Kapolres Tulungagung Sinergi, Empati, Lugas, Adaptif, Responsif, Amanah dan Solutif (Selaras), Respon Cepat Polsek Tanggunggunung Polres Tulungagung datangi aduan Masyarakat adanya Orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) Yang meresahkan di Desa Jengglungharjo Kecamatan Tanggunggunung Kabupaten Tulungagung.


Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto melalui Kapolsek Tanggunggunung AKP Kasianto, SH mengatakan Hari Selasa, 19 Juli 2022 sekira Pukul 20.30 WIB personil jaga mendapakan laporan adanya ODGJ yang meresahkan. 


“KSPKT Aiptu Gatut Purnomo bersama anggota Pukul 20.30 WIB telah menerima laporan ada orang gila yang meresahkan masyarakat Desa Jengglungharjo. Dengan Respon cepat KSPKT bersama anggota mendatangi dan mengamankan orang gila”, ujar Kapolsek, Rabu (20/07/2022). 


Sesampai di TKP diketau OJDG tanpa memakai pakaian sama sakali, personil berusaha membujuk untuk mau dipakaian celana dan baju.


“Personil yang mendatangi TKP berusaha membujuknya serta melayani menggunakan pakaian celana dan baju sehingga bisa terpakai”, terangnya. 


“Alhamdulilah, sekira Pukul 22.45 wib ODGJ yang di amankan Personil Polsek bersama Masyarakat di bawa pulang pihak keluarga di Desa Pojok Kecamatan Campurdarat situasi aman terkendali”, sambungnya.


Lebih lanjut AKP Kasianto menyampaikan ucapan terimaksih kepada masyakat yang akstif memberikan informasi dan kepada personil yang merespon cepat aduan dan informasi dari Masyarakat.

 

“Respon cepat ini Sesusai program Kapolres Tulungagung “Selaras” (Sinergi, Empati, Lugas, Adaptif, Responsif, Amanah dan Solutif) segala bentuk laporan, aduan dan informasi dari masyarakat”, pungkasnya. (ANS71-restu)

Pengurus Bumdes dan Kelompok Tani Berikan Apresiasi Keberhasilan Polres Ponorogo Menangkap Pencuri Alat Pertanian


PONOROGO - Bumdes Desa Pondok Kec.Babadan dan segenap elemen  masyarakat memberikan apresiasi dan ucapkan terima kasih atas kinerja kepolisian yang dinilai cepat, tanggap dalam waktu sekejap berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pencurian alat pertanian yang terjadi di 13 tempat kejadian perkara ( TKP ) di wilayah Kabupaten Ponorogo. 


Apresiasi dan ucapan terima kasih tersebut di ungkapkan salah seorang perwakilan dari Bumdes Desa Pondok Kec. Babadan kepada Kapolsek Babadan AKP Yudhi K bertempat di salah satu TKP yang ada diwilayah Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo. 


"Kami Bumdes beserta Elemen Masyarakat mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kerja keras kepolisian Polres Ponorogo dalam pengungkapan kasus pencurian alat pertanian di 13 TKP, sehingga dalam waktu yang singkat kasus dapat terungkap,"ucap Handoko perwakilan dari Bumdes Ds. Pondok 


"Selanjutnya kami akan selalu mendukung penuh tugas Kepolisian dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif agar kejadian ini tidak terulang kembali," imbuhnya


Menanggapi hal tersebut, Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo.,S.I.K.,M.H melalui Kapolsek Babadan AKP Yudhi K mengatakan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus tersebut tidak lain adalah berkat kerja keras pihak Kepolisian.


Meski demikian pihaknya mengakui proses pengungkapan kasus tersebut tidak lepas dari peran dan dukungan  masyarakat.


"Alhamdulillah berkat kerja sama dan kerja keras dari seluruh elemen masyarakat bersama sama dari pihak kepolisian kasus pencurian alat pertanian di 13 TKP ini bisa terungkap, Pelaku dan barang bukti  berhasil kita amankan untuk keperluan penyidikan ," tutup AKP Yudhi . (Ans71 Restu)

Selasa, 19 Juli 2022

Tindaklanjuti Kasus Pernikahan Manusia dengan Kambing Polres Gresik Tahan Empat Tersangka

Gresik - Sebanyak empat tersangka penistaan agama pernikahan manusia dengan kambing resmi ditahan. Keempat tersangka ditahan di rutan Polres Gresik.


Dua tersangka yang ditahan terlebih dahulu adalah AS dan SA keduanya ditahan Selasa (12/7) lalu. 


Beberapa hari berselang S yang berperan sebagai penghulu datang memenuhi panggilan polisi dan langsung ditahan pada Sabtu (16/7) kemarin. 


NH baru memenuhi panggilan Satreskrim Polres Gresik pada Senin (18/7) pagi. NH menjalani pemeriksaan berjam-jam lamanya. Mulai pukul 10.00 sampai 16.00. NH langsung ditahan di Rutan Polres Gresik. 


"Empat tersangka sudah ditahan di rutan Polres Gresik," tegas Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro. 


Azis menegaskan pihaknya bekerja profesional dalam menangani kasus ini. 


"Kami bekerja secara profesional sesuai prosedur yang berlaku. Jadi tidak ada tekanan atau intervensi dari manapun," tegasnya lagi. 


AS dijerat pasal 44a Ayat (2) UU ITE Juncto Pasal 156a KUHP. SA, S dan NH dijerat Pasal 156a KUHP. (Ans71 Restu)

Polresta Sidoarjo Ikuti Verifikasi dan Observasi Lapangan untuk Masuk Top 5 KIPP Kemenpan RB

 




SIDOARJO - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) menggelar verifikasi dan observasi lapangan secara virtual Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) kepada para finalis Top 15 di lingkungan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN dan BUMD Tahun 2022, Selasa (19/07/2022).


Salah satu peserta yang melakukan proses verifikasi dan observasi lapangan dari Kemenpan RB ini adalah Polresta Sidoarjo dengan layanan SKCK Online dan SKCK Keliling Online.


Di hadapan tim panel independen dari Kemenpan RB, diketuai Prof Dr JB Kristiadi yang hadir di Polresta Sidoarjo memaparkan perkembangan inovasi SKCK Online dan SKCK Keliling Online. Diantaranya, Wakil Bupati Sidoarjo Subandi, Inovator SKCK Online dan SKCK Keliling Online Kombes Pol Muhammad Anwar Nasir dan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro


Dalam kesempatan ini, juga ditampilkan layanan SKCK Online dan SKCK Keliling Online Polresta Sidoarjo di Mall Mini Pelayanan Polri (MMPP), di MPP Lingkar Timur dan Pasar Porong Sidoarjo. Masyarakat yang mengurus SKCK pun diwawancarai mengenai kemudahan pelayanan itu. Berdasarkan hasil verifikasi dan observasi lapangan Top 15 KIPP Kemenpan RB ini nantinya di ambil menjadi Top 5 KIPP.


Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo Subandi mengaku bangga dengan setiap perkembangan layanan SKCK Online dan SKCK Keliling Online Polresta Sidoarjo.


"Selain kecepatan waktu pengurusan SKCK secara online yang hanya butuh waktu 10 menit. Saat ini, layanan semakin berkembang dan memberi kemudahan bagi masyarakat Sidoarjo. Bahkan, dengan pertambahan jumlah kendaraan SKCK Keliling Online dari hanya satu mobil menjadi tiga mobil. Ini diharapkan dapat melayani masyarakat di 18 kecamatan Sidoarjo sampai ke pelosok desa," ujar Wabup Sidoarjo Subandi, Selasa (19/07/2022).


Selain itu, setiap perkembangan layanan inovasi SKCK Online dan SKCK Keliling Online selalu dilakukan Kapolresta Sidoarjo berdasarkan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang dikaji setiap minggu.


"Dari kritik dan saran masyarakat terhadap layanan kami, termasuk melalui IKM sehingga kami dapat terus melakukan terobosan-terobosan perbaikan layanan publik," tegas Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.


Selanjutnya, Kusumo berharap doa dan dukungan masyarakat agar SKCK Online dan SKCK Keliling Online Polresta Sidoarjo mendapatkan Top 5 KIPP Kemenpan RB. (Ans71 Restu)

Polres Lumajang Berhasil Amankan 33 Tersangka Pengedar dan Pengguna Aktif Okerbaya



LUMAJANG – Bukan sekedar ultimatum jika Polres Lumajang akan menyikat habis para pengedar hingga pengguna narkotika dan obat keras berbahaya (okerbaya) di wilayah Kabupaten Lumajang.


Kali ini dalam kurun waktu tiga bulan sejak Mei hingga Juli 2022 Polres Lumajang berhasil mengamankan 33 tersangka.


Dari puluhan orang yang diamankan itu, sebanyak 29 adalah pengedar dengan mayoritas sabu-sabu dan pil dobel L. Sementara empat pelaku lain merupakan pengguna aktif narkotika.


Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D, S.I.K menyampaikan, pada jenjang waktu itu, ada puluhan ungkap yang dilakukan. 


“Pada Mei 2022 lalu, anggota Satresnarkoba menangani 8 perkara dengan rincian 4 perkara okerbaya dan 4 perkara sabu dan bulan Juni kemarin sebanyak 8 perkara dengan rincian 3 perkara okerbaya dan 5 perkara sabu,sedangkan pada awal Juli ini kami berhasil ungkap 13 perkara dengan rincian 3 perkara okerbaya dan 10 perkara sabu. ”kata AKBP Dewa,Selasa (19/7/22).


Dari rincian di atas, lanjut AKBP Dewa, petugas menyita barang bukti sebanyak 14.139 butir obat keras berbahaya dan 22,78 gram sabu. 


AKBP Dewa juga mengatakan, selain sabu dan okerbaya, ia juga menyita barang bukti sebanyak 500 gram ganja yang dikirim dari Sumatera.


“Alamat yang diterakan fiktif. Dan nomor HP yang disematkanpun tidak bisa dihubungi. Ini jaringan yang Sumatera tertangkap, akhirnya yang di Lumajang tidak berani ngambil. Kami sudah tunggui beberapa hari. Akan tetapi kami cuma dapat barangnya untuk diamankan. Akan kami sertakan waktu pemusnahan,” terang AKBP Dewa.


Kesungguhan Polres Lumajang memberantas segala bentuk peredaran narkoba tak lepas dari bersarnya keinginan menyelamatkan para generasi muda Indonesia. Khususnya di wilayah Lumajang.


“Ini tidak bisa dibiarkan. Harus diberantas, apapun alasannya. Ketika mereka mempergunakan narkoba tidak sesuai fungsi dan kewenangannya, itu pelanggaran hukum,” tegas AKBP Dewa.


Dalam kesempatan itu, Kapolres Lumajang ini juga menegaskan terus menabuh genderang perang peredaran narkoba. Dewa juga akan terus bekerja sama dengan BNNK guna memaksimakan upaya itu.


“Dimana ada informasi, di situ akan kami kejar. Dulu, produsen narkoba di Kabupaten Lumajang juga sudah diungkap. Dimungkinkan Lumajang saat ini menunggu narkoba dari jaringan di wilayah lain,” pungkas AKBP Dewa .(Ans71 Restu)

Senin, 18 Juli 2022

Giat Piramida, Kapolres Tulungagung Kulonuwun Memulai Tugas

 




TULUNGAGUNG - Giat Piramida, Silaturahmi Kapolres Tulungagung bersama awak media dilangsungkan di salah satu warung kopi di Kawasan Pinka, Keluarahan Kuthoanyar. Kabupaten Tulungagung.


Kapolres Tulungagung, AKBP Eko Hartanto didampingi Wakapolres Tulungagung Kompol Dodik Tri hendro Siswoyo,  bersama segenap pejabat utama (PJU), Kapolsek Tulungagung Kota Kompol Ernawan, dan puluhan jurnalis tampak bertatap muka untuk ramah tamah.


"Alhamdulillah kita bisa berkumpul dalam keadaan tiada suatu kurang apapun," kata Kapolres AKBP Eko Hartanto, memulai sambutannya, Selasa (19/7/2022).

 

Dengan mengucap kulonuwun, Kapolres menyampaikan perkenalan bagi seluruh awak media.


"Tak kenal maka tak sayang, maka saya perkenalkan diri," ujarnya.


Kapolres yang berasal dari Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah ini merupakan lulusan Akpol tahun 2002 dan sempat bertugas di Jogjakarta. 


"Saat kejadian tsunami itu, saya nikah," ungkapnya.


Berbagai kisah penugasan selama di Polda Jogyakarta dan Aceh dan Sumatera Utara, ia ceritakan dengan penuh semangat.


Lulusan Sesmpimen angkatan 56 ini mengatakan, suatu kehormatan bagi AKBP Eko Hartanto begitu diangkat menjadi Kapolres Tulungagung.


"Ini adalah anugerah luar biasa, atas dukungan semua pihak termasuk media,  saya mohon diterima dan didukung. Dengan menjalin hubungan yang strategis, maka hal ini bisa menjadi hal yang positif di masyarakat," paparnya.


Bekerja dengan hati, menurut Eko Hartanto, menjadi landasan kemitraan antara polri dan media massa. Terutama untuk menciptakan Tulungagung guyub rukun, ayem tentrem mulyo lan tinoto.

 

"Adanya jargon Presisi dari Kapolri menjadi dasar agar anggota tahu tugas dan fungsinya," jelasnya.



Kapolres meminta agar selama tugasnya dibantu untuk menciptakan Kamtibmas di wilayah kerjanya ke depan.


"Saya mengusung Jargon Selaras, semoga semua persoalan yang ada di Tulungagung dapat kita selesaikan bersama," tuturnya.


Selaras sendiri singkatan dari Sinergi, Empati, Lugas, Adaptif, Responsif, Amanah dan Solutif.



Satu persatu, maksud dan tujuan Selaras ini dikupas tuntas oleh AKBP Eko Hartanto di depan awak media dan segenap anggota Polres Tulungagung yang hadir.


Bincang dan ramah tamah berlangsung dengan santai dan penuh kekeluargaan antara Polri dan jurnalis di Kabupaten Tulungagung.


Kegitan silaturahmi dengan media yang dikemas dalam Piramida ini diikuti tak kurang dari 60 awak media baik cetak maupun elektronik dan media online. (Ans71 Restu)

Berlakunya Aturan Wajib Vaksin Booster Perjalanan Dalam Negeri, Polres Malang Buka Layanan Vaksin di Stasiun


MALANG - Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat bersama Dandim 0818 Malang-Batu, Letkol Inf Taufik Hidayat meninjau pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 dosis ke Tiga (Booster) di Stasiun Kepanjen, Kabupaten Malang kemarin Senin (18/7/2022) siang.


Gerai Vaksinasi Presisi ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat yang hendak bepergian, namun belum melaksanakan vaksin dosis Booster.


"Sore ini kami bersama-sama melakukan pengecekan di stasiun Kepanjen, khususnya bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan dalam negeri namun belum vaksin booster," kata AKBP Ferli Hidayat.


Seperti diketahui bersama, bahwa sebelumnya, Kementerian Perhubungan RI, telah mengeluarkan regulasi berupa SE nomer No. 72 Tahun 2022 tentang Persyaratan Naik KA Antar Kota, mulai 17 Juli 2022.


Dalam regulasi tersebut diwajibkan, untuk seluruh penumpang wajib dan sudah melakukan vaksinasi dosis 3 atau booster.


"Dalam dua pekan terakhir, kasus Covid-19 mengalami gejala peningkatan. Oleh karenanya, kita ingin masyarakat tetap sehat, meskipun mobilitasnya tidak dibatasi," tambahnya.


AKBP Ferli, juga menjelaskan bahwa pihaknya, masih menemukan calon penumpang yang belum vaksin booster.


"Besok, kita akan lakukan pengecekan ke Bandara. Harapannya, masyarakat yang belum vaksin, ayo segera datangi gerai - gerai vaksin yang tersedia," terangnya.


Salah satu calon penumpang asal Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Amel (29) mengatakan sangat merasa terbantu dengan adanya gerai vaksinasi ini.


"Saya vaksin ketiga, rencana mau ke Surabaya. Pelayanannya baik petugasnya ramah," ungkapnya. (Ans71 Restu)

Pelaku Curanmor berhasil di tangkap oleh Sat Reskrim Polres Tulungagung

 


TULUNGAGUNG – Seorang laki laki yang  diduga sebagai pelaku tindak pidana  pencurian sepeda motor berhasil ditangkap oleh Tim Macan Agung Sat Reskrim Polres Tulungagung di Bec Up Oleh Sat Reskrim Polrestabes Surabaya di sebuah kos kosan di  Wilayah Wiyung Surabaya. Minggu 17 /7/2022


Seseorang yang diduga sebagai pelaku tindak pidana pencurian sepeda motor   berinisil MJI, Pria, Pasuruan 26 Januari 2001(21 th) , Islam, Alamat: Dsn. Klangkung,  Kelurahan Nogosari, Kecamatan. Pandaan, Kabupaten. Pasuruan saat ini    masih dalam pemeriksaan di Sat Reskrim Polres Tulungagung.



Kasat Reskrim Polres Tulungagung Akp Agung Kurnia Putra, melalui Kasihumas Polres Tulungagung Iptu Anshori mengatakan, penangkapan terhadap   pelaku yang  diduga sebagai pelaku tindak pidana pencurian sepedamotor yang  terjadi pada tanggal   10 Juli 2022 pukul, sekira pukul 08.00 WIB, di gudang Kayu milik  HA yang beralamat masuk Dusun. Puser, Kecamatan Sumberdadap, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung

 

 

Menurut Kasihumas Polres Tulungagung, kasus pencurian sepeda motor tersebut terjadi pada hari Minggu tanggal 10 Juli 2022, sekira jam 08.00 Wib. Dimana sebelumnya korban merekrut karyawan tersebut lewat media sosial 


Selanjutnya Unit Reskrim Polsek Pucanglaban di Bec Up oleh Tim Macan Agung Satreskrim Polres Tulungagung bekerjasama dengan Sat Reskrim Polrestabes Surabaya melakukan serangkaian Penyelidikan,  maka  pelaku curanmor tersebut berhasil ditangkap pada hari Sabtu tanggal 16 Juli 2022 sekira pukul 16.00 Wib, disebuah rumah kos di Wilayah Wiyung Surabaya.


Modus yang dijalankan oleh   pelaku,  Pelaku melakukan Tindak Pidana pencurian tersebut dengan cara berpura - pura mencari pekerjaan dirumah korban


Kemudian pelaku diterima menjadi karyawan, karena Pelaku mengaku orang Pasuruan sehingga dipersilahkan menginap digudang milik korban dan pada malam hari saat korban lengah Pelaku melancarkan Aksinya dengan menggondol kendaraan milik korban yang ditaruh digudang tempat Pelaku menginap


Pelaku kemudian menjualnya melalui medsos (Facebook) dengan harga Rp 3.200.000,-(Tiga Juta Dua Ratus Ribu Rupiah) dan tidak saling kenal sebelumnya.

  

Barang bukti yang berhasil diamankan adalah Kalung Bandul salib harga Rp 120.000,-, Bandul Kalung harga Rp 20.000,-,  Kaos kaki harga Rp 30.000,- Topi harga Rp 40.000,-  Uang tunai senilai Rp 40.000,-  jam tangan harga Rp 250.000,- Sarung harga Rp 70.000,-  Sepatu harga Rp 160.000,- Tas harga Rp 150.000,-  Jaket Hoodi harga Rp 90.000,- Kaos Oblong harga Rp 80.000,- Gelang Rantai harga Rp 85.000,-   


Atas perbuatannya, pelaku pencurian kendaraan bermotor dijerat dengan pasal Pasal 363 KUH Pidana, dengan ancaman hukuman selama 5 tahun penjara..


Sebagai catatan bahwa pelaku merupakan Residivis Rutan Bangil Pasuruan dalam kasus Narkoba juga merupakan T.O Polres Mojokerto Kota terkait perkara Tilap Ranmor


Dihimbau kepada seluruh warga masyarakat agar selalu hati hati dan waspada, cepat lapor kepada apparat bilamana menjumpai adanya tindak pidana atau mengalami sebagai korban tindak kejahatan, karena informasi sekecil apapun akan mempercepat apparat Kepolisian dalam mengungkap suatu tindak pidana (Ans71 Restu)

Polresta Banyuwangi All Out Lakukan Pengamanan Kejurnas Balap Sepeda INC 2022

 



BANYUWANGI - Banyuwangi menjadi tuan rumah gelaran kejuraan nasional (Kejurnas) Balap Sepeda Indonesian National Championship (INC) 2022 yang dilaksanakan mulai 16 hingga 24 Juli 2022.


Jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi dalam tiga hari ini all out melakukan pengamanan dengan menerjunkan ratusan personil di lapangan, sehingga event nasional INC berjalan aman dan lancar.


Hal itu diungkapkan oleh Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Banyuwangi Kombes Pol Deddy Foury Millewa saat diwawancarai wartawan, pada Senin 18 Juli 2022.


Jumlah personil yang ditugaskan akan disesuaikan dengan kategori perlombaan balap sepeda yang digelar mulai tanggal 16 Juli hingga 24 Juli 2022.


Pada hari kedua INC 2022 kategori Criterium, diterjunkan 250 personil yang mengamankan lintasan pembalap dalam kota.


"Setiap kategori berbeda, Criterium ada 250," ungkapnya.


Sebelumnya pada hari pertama pembukaan INC 2022 di Jajag, Kecamatan Gambiran, Sabtu 16 Juli 2022 kemarin ada sekira 400 personil yang diterjunkan.


Saat ini, Senin 18 Juli 2022 adalah kegalaran hari ketiga INC 2022 kelas Individual Road Race (IRC) start mulai dari depan Kantor Bupati Banyuwangi finish Perkebunan Kalibendo.


"IRC membutuhkan pengamanan banyak, ada 500 lebih," terangnya.


Pada kelas IRC hari ini ada dua rute yaitu wave 1 menempuh jarak 64 Km dan 18 Km, kemudian wave 2 menempuh jarak 154 Km dan 108 Km.


Menurut Kombes Pol Deddy, event INC 2022 di Banyuwangi mendapatkan apresiasi dari Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo selaku Ketua Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) melalui Raja Guguk.


Rajaguguk mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi atas suksesnya  penyelenggaraan event Kejurnas INC 2022 di Banyuwangi, Rajagukguk mengatakan Banyuwangi sebagai tuan rumah bagi Kejurnas ISSI kedepanya. (Ans71 Restu)

Kapolres Tulungagung Pimpin Upacara Sertijab Kasatlantas dan Enam Kapolsek Jajaran

 


TULUNGAGUNG - Jabatan Kasalantas dan 6 (enam) Kapolsek di jajaran kepolisian Resor (Polres) Tulungagung mengalami pergantian


Hal ini ditandai dengan upacara sertijab yang dilaksanakan di halaman Mapolres Tulungagung, Senin (18/07/2022) pagi.


Dalam upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto, SIK, MH dihadiri oleh Wakpolres Tulungagung Dodik Tri Hendro Siswoyo, S.H, S.I.K, M.I K para PJU, Kapolsek serta anggota Polres Tulungagung.


Adapun Pejabat yang melaksanakan serah terima, Kasatlantas, Kapolsek Gondang, Kapolsek Bandung, Kapolsek Pakel, Kapolsek Besuki, Kapolsek Sumbergempol dan Kapolsek Ngantru.


Kapolres Tulungagung Eko Hartanto mengatakan kegiatan hari ini melaksanakan serahterima jabatan Kasatlantas dan enam Kapolsek Jajaran yang ada di Polres Tulungagung.


“Ini merupakan dinamika perubahan didalam organisasi di Polres tulungagung, untuk pejabat yang dirotasi harus siap untuk melaksanakan visi dan misi dari Bapak Kapolri”, ujarnya.


“Pejabat Baru untuk segera menyusaikan diri dengan dinamika sesai dengan TWT nya masing masing”, sambungnya.


Kapolres menekankan ke Pejabat Baru untuk segera menyesuaikan diri dengan karakteristik masyarakat atau wilayah dan dengan cara bertindak selama ini agar dioptimalkan lagi.


“Untuk segera membangun Kordinasi, komunikasi dan Kolaborasi yang baik dengan seluruh steakhorder. Sehingga apa apa yang menjadi tantangan tugas dan kendala tugas dilapangan dapat teratasi dengan baik”, ucanya.


Lebihlanjut AKBP Eko Hartanto mengenai perjudian yang ada di Wilayah Tulungagung mengatakan, Polres Tulungagung tetap komitmen sesusai dengan kebijakan dari perintah dan Bapak Kapolri untuk segera melakukan penindakan segala bentuk perjudian.


“Untuk perjudian saya minta tolong informasinya kepada masyarakat, bisa melaporkan melalui hotline yang sudah di sebarkan (081-2134-7007)”, pungkas AKBP Eko Hartanto.


Berikut Pejabat Polres Tulungagung yang melaksanakan pergantian yakni Kasat Lantas Polres Tulungagung AKP Muhammad Bayu Agustyan, SIK, jabatan baru Kasatlantas Polres Mojokerto digantikan AKP RahandyGusti Pradana, SIK, MM sebelumnya menjabat Kanitregident Satlantas Polresta Malang.


Kapolsek Ngantru AKP Puji Widodo, S.Sos jabatan baru Kasubbagkerma Bagops Polres Tulungagung digantikan AKP Sumaji, SH sebelumnya menjabat Kapolsek Besuki.


Kapolsek Besuki AKP Sumaji, SH jabatan digantikan AKP I Nengah Suteja, S.Pd., M.Hum., sebelumnya menjabat Kapolsek Sumbergempol.


Kapolsek Sumbergempol AKP I Nengah Suteja, S.Pd., M.Hum., digantikan Iptu Guruh Yudhi Setiawan, SH yang sebelumnya Wakapolsek Kedungwaru.


Kapolsek Gondang AKP Suwancono, SH, MH jabatan baru Kanit IV/KDRT Subbdit IV Dit Rekrimum Polda Jatim digantikan AKP Rendi Irawan, SH, M.Si yang sebelumnya mejabat Kapolsek Pakel.


Kapolsek Pakel AKP Rendi Irawan, SH, M.Si digantikan AKP L Rahmad Budiarto, SH sebelumnya menjabat Kanit IV Sat PJR Ditlantas Polda Jatim.


Kapolsek Bandung AKP Djatmiko, SH jabatan baru Kasubbagresprogra Bagren Polres Tulungagung digantikan Iptu Dadang Triyanto, SH yang sebelumya menjabat Kaurbinopsnal Satintelkam Polres Tulungagung.  (ANS71-restu)

Minggu, 17 Juli 2022

Kendalikan Kamtibmas dan Cegah Penyebaran Covid -19 Polres Tanjung Perak Patroli Pamor Keris



Surabaya – Guna mencegah penyebaran Covid-19 di Surabaya, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, terus melakukan berbagai upaya. Salah satunya adalah dengan melaksanakan Patroli Penegakan Protokol Kesehatan atau “Pamor Keris”. 


Terlihat beberapa anggota Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, bersama Dishub, Satpol PP dan BPBD melaksanakan Patroli di sejumlah keramaian, mulai dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, menuju ke Jalan Perak Timur, Jalan Kalimas serta Warkop di Jalan Perak Barat Surabaya.


Untuk sasaran Patroli yakni para Pengunjung, Pengguna Jalan, Tukang Becak pedagang keliling untuk mematuhi protokol kesehatan, sembari diberi masker serta himbauan agar masyarakat selalu mematuhi Protokol Kesehatan 5M dalam mencegah penyebaran Covid-19, di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. 


Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKBP Anton Elfrino Trisanto, S.H., S.I.K., M.SI mengungkapkan, bahwa Anggota Polri harus Aktif dalam tugas Kemanusiaan Penanganan Covid-19, dalam melaksanakan patroli, selain memberikan masker anggota di lapangan juga memberikan himbauan kepada masyarakat, dalam situasi saat ini iklim yang tak menentu, untuk menjaga kesehatan.


“Himbauan Protokol Kesehatan (Prokes) kepada Masyarakat ini merupakan wujud Kepedulian Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, dalam hal mencegah Angka Peningkatan Covid-19 di Surabaya,” terang Anton kepada wartawan,Senin (18/7/22).


Kapolres menambahkan, Selain adanya Satuan Tugas (Satgas) Yustisi, Upaya Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, sesuai dengan Inmedagri nomor 33 tahun 2022 ttg PPKM Level di Jawa dan Bali untuk Kota Surabaya masih di Level 1 berlaku dari tanggal 5 juli 2022 sd 4 Agustus 2022.


“Dengan adanya Kegiatan ini yakni Patroli Penegakan Protokol Kesehatan “Pamor Keris” yang dilakukan oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, kami berharap kepada Masyarakat agar selalu meningkatkan kepatuhan terhadap Protokol Kesehatan demi bersama dalam menghadapi Covid-19, agar tidak meningkatkan menular, sehingga muncul kasus positif terpapar Covid-19 berikutnya dan seterusnya,” pungkasnya.(Ans71 Restu)

Sabtu, 16 Juli 2022

Hindari Spekulasi, Polri Terus Perkuat Pembuktian Ilmiah di Kasus Brigadir J


Jakarta - Polri terus memperkuat proses pembuktian ilmiah dalam mengusut kasus penembakan Brigadir J oleh Bharada E di rumah dinas Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo. Hal itu untuk menghindari spekulasi-spekulasi yang kebenarannya belum tentu bisa dipertanggung jawabkan. 

Terkait kasus ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah membentuk tim khusus gabungan internal dan eksternal. Dalam hal ini, tim tersebut mengedepankan pendekatan Scientific Crime Investigation (SCI).

"Untuk menghindari spekulasi yang dianalogikan tanpa didukung oleh pembuktian ilmiah dan bukan orang yang expert di bidangnya justru akan memperkeruh keadaan," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Jakarta, Minggu 17 Juli 2022. 

Dedi pun memaparkan proses pembuktian ilmiah yang dilakukan oleh jajaran kepolisian. Dalam hal ini, pihak kedokteran forensik terus berupaya merampungkan hasil autopsi. Kemudian, laboratorium forensik tengah melakukan uji balistik dari proyektil, selongsong dan senjata api dalam peristiwa itu. 

"Di tempat kejadian perkara (TKP), pihak Inafis akan melakukan olah TKP untuk menemukan sidik jari DNA, mengukur jarak dan sudut tembakan, CCTV, Handphone dan lainnya," ujar Dedi.

Secara paralel, Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri juga melakukan pemeriksan ke sejumlah saksi-saksi dan memberikan asistensi ke tim penyidik dari Polres Metro Jakarta Selatan. 

Dengan keseluruhan proses pembuktian ilmiah ini, kata Dedi, diharapkan fakta yang sebenarnya akan terungkap. Nantinya, Polri akan menyampaikan secara objektif dan transparan kepada masyarakat terkait dengan penanganan perkara ini. 

"Mohon bersabar dulu biar tim bekerja. Jadi nanti hasilnya akan sangat jelas dan komprehensif karena bukti yang bicara secara ilmiah dan ada kesesuaian dengan hasil pemeriksaan para saksi-saksi," tutup Dedi.(Ans71 Restu)

Polri Buru KKB Papua Pembunuh Pendeta dan 9 Warga




Aksi Keji Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua kembali terjadi, kali ini dengan kejinya melakukan penyerangan terhadap 12 warga sipil salah satunya seorang Pendeta atas nama Eliaser Baye hingga meninggal dunia.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, penyerangan dan penembakan KKB terhadap pendeta dan warga sipil terjadi di Kampung Nogolait, Kabupaten Nduga, Papua.

“Kejadian penyerangan terjadi pada hari Sabtu tanggal 16 Juli sekitar pukul 09.15 Wit di Kampung Nogolait Kabupaten Nduga yang mengakibatkan 12 orang menjadi korban diantaranya 10 meninggal dunia salah satunya seorang pendeta dan 2 orang mengalami luka-luka," kata Kamal dalam keterangan tertulisnya, Minggu (17/7/2022).

Kamal pum menyesalkan kejadian tersebut, aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tidak berprikemanusiaan. Ia pun menegaskan, anggota Polres Nduga yang di backup Satgas Damai Cartenz dan rekan-rekan TNI masih terus mendalami latar belakang dari perbuatan keji KKB tersebut dan melakukan pengejaran terhadap pelakunya.

“Sangat keji, tidak pandang bulu, seorang pendeta yang harusnya kita hargai dan kita hormati harus menjadi korban pembantaian Kelompok Kriminal Bersenjata," ujarnya.

Kamal menjelaskan, kegiatan sehari-hari pendeta Eliaser sebagai pelayan gereja di Kampung Yereitma, Distrik Pija, Kabupaten Nduga. Pendeta Eliaser ke Nduga dalam rangka kegiatan konfrensi GKI di Wamena pada 26-28 Juli 2022.

"Pak pendeta meninggalkan seorang istri dan enam orang anak," katanya.
 
Lebih lanjut, Kabid Humas mengatakan saat ini 11 orang korban diantaranya 9 orang meninggal dunia dan 2 orang luka-luka telah dievakuasi ke Kabupaten Mimika. Sedangkan jenazah Pendeta Eliaser Baye diserahkan ke keluarganya di Kenyam.

“Jenazah Pendeta Eliaser Baye rencananya akan disemayamkan di Gereja GKI Kenyam," katanya.(Ans71 Restu)

Polisi Tangkap 8 Orang Diduga Joki UTBK SBMPTN di Jatim



Jakarta - Polda Jatim menangkap delapan orang yang diduga menjadi joki Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK-SBMPTN) di Jawa Timur (Jatim).

"Kedelapan tersangka itu adalah, MJ, RHB, MSN, ASP, MBBS, MSME dan RF," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Sabtu (16/7/2022).

Dedi menjelaskan, kelompok sindikat pelaku joki ini melakukan aksinya secara bersama-sama sesuai peran masing-masing. Mereka ada yang berperan sebagai joki, pembuat alat atau perangkai alat, team briefing, team operator dan team master.
 
"Mekanisme atau sistem kerja yang dibangun oleh kelompok pertama M.J selaku koordinator sindikat menerima titipan peserta ujian SBMPTN, selanjutnya team briefing mendatangi calon peserta untuk menjelaskan penggunaan alat-alatnya serta melakukan pemasangan perangkat di tubuh peserta," ujar Dedi.

Menurut Dedi, disaat peserta mengikuti ujian langsung melakukan perannya memastikan camera di tangannya dapat memotret soal untuk di screenshoot oleh para operator.

Nantinya, setelah di screenshoot oleh operator kemudian dikirimkan ke team master guna dikerjakan soalnya. Setelah soal dikerjakan oleh master, hasilnya diserahkan jawabannya ke operator kembali untuk di bacakan melalui microfon yang dipakai para peserta.

"Bahwa tarif atau biaya sebesar Rp 100.000.000,- hingga Rp. 400.000.000,-. Sindikat perjokian ini berjalan sudah cukup lama, dan berdasarkan keterangan tersangka tahun 2020 dapat meluluskan peserta sebanyak 41 orang dengan pendapatan sebesar Rp. 2.500.000.000, dan tahun 2021 sebanyak 69 orang berbagai jurusan dan berbagai Universitas dengan pendapatan sebesar Rp. 6.000.000.000," papar Dedi.

Atas perbuatan, tersangka disangka melanggar Pasal 32 ayat (2) Subsidair Pasal 48 ayat (2) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Jo 55 KUHP.(Ans71 Restu)

Jumat, 15 Juli 2022

*Laksanakan Program Kebaikan Bergulir, Polres Nganjuk Gelorakan Solidaritas dan Semangat Saling Membantu*


NGANJUK - Kapolres Nganjuk AKBP Boy Jeckson berharap masyarakat khususnya Kabupaten Nganjuk mengembangkan solidaritas sosial untuk membantu sesama yang membutuhkan. Ia juga menyebut semangat kesetiakawanan sosial sebagai karakter yang membawa bangsa ini bisa keluar dari berbagai macam kesulitan.

Hal itu disampaikan AKBP Boy Jeckson saat meresmikan rumah baru bagi Agus Pujianto (45 tahun) warga Desa Tanjungrejo Kecamatan Loceret,kemarin Jumat (15/7/22).

Agus Pujianto adalah warga Nganjuk yang merupakan penderita lumpuh sehingga hanya bisa terbaring di tempat tidur selama beberapa tahun terakhir akibat sakit. 

Kapolres Nganjuk juga menegaskan bahwa bedah rumah yang merupakan bagian dari Program Kebaikan Bergulir Polres Nganjuk ini bukan semata simbol empati dari Polisi bagi warga Nganjuk yang membutuhkan uluran tangan. 

Lebih dari itu kata AKBP Boy Jeckson program ini adalah ajakan kepada seluruh elemen masyarakat Nganjuk untuk terus menggelorakan solidaritas sosial di tengah kondisi sulit saat ini.

"Kesetiakawanan sosial bukan hal baru bagi bangsa ini. Jejaknya sudah terukir sangat panjang dalam sejarah perjalanan bangsa. Perasaan senasib sepenanggungan dengan sesama ini yang mesti kita lestarikan," tutur AKBP Boy Jeckson.

Dalam peresmian tersebut, AKBP Boy Jeckson hadir bersama Kepala RS Bhayangkara AKBP drg Dwi Miyarsi dan para Pejabat Utama  Polres Nganjuk. Adapun bedah rumah yang ditempati Agus dan ibunya Muryati ini merupakan kelanjutan dari bantuan pengobatan intensif bagi Agus di RS Bhayangkara.

“Rumah Ibu Muryati mendadak roboh sewaktu kami mengevakusi Agus menuju rumah sakit Bhayangkara Nganjuk. Untuk itu kami putuskan sekalian untuk membedah rumahnya hingga hari ini kami serahkan kepada ibu Muryati,” kata AKBP Boy Jeckson.

Mantan Kasat Narkoba Polrestabes Medan ini menyebut ada empat kelompok masyarakat menjadi prioritas untuk diberikan bantuan dalam program Kebaikan Bergulir Polres Nganjuk. 

Sasaran prioritas itu tak lain masyarakat miskin yang tengah mengalami sakit kronis, penyandang disabilitas, ODGJ, hingga korban kekerasan seksual.

“Polres Nganjuk hadir di tengah masyarakat sebagai wujud kepedulian Negara kepada rakyatnya. Kami juga berharap kerjasama dengan stakeholder Kabupaten Nganjuk dan pihak-pihak lain yang juga punya kepedulian serupa untuk  bersama-sama melakukan kegiatan ini,” ujar AKBP Boy Jeckson.

Sementara itu AKBP drg Dwi Miyarsi mengatakan sejauh ini perawatan yang diberikan kepada Agus mulai menunjukkan perkembangan yang positif dibanding dua bulan yang lalu saat pertama kali menerima perawatan di RS Bhayangkara Nganjuk. 

“Mudah-mudahan bapak Agus segera diberikan kesembuhan dan kami tetap berusaha sekuat tenaga memberikan pengobatan yang maksimal sehingga bapak Agus bisa beraktifitas kembali," ujar AKBP drg. Dwi Miyarsi. (Ans71 Restu)