Rabu, 14 Desember 2022

Percepat Capain Vaksin Booster, Sidokkes Polres Tulungagung Polda Jatim Menggelar Vaksinasi di SMUN 1 Gondang

 


TULUNGAGUNG – Upaya percepatan vaksinasi Covid-19 terus dilakukan oleh Polres Tulungagung Polda Jatim dengan menggelar vaksinasi booster kepada Masyarakat umum dan juga kepada Pelajar di Wilayah Kabupaten Tulungagung.


Pelaksanan vaksinasi Rabu, (14/12/2022) bertempat di SMU Negeri 1 Gondang Tulungagung adapun sasaran vaksin adalah Siswa dan siswi serta guru dan staf.


Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto, SIK, MH melalui Kasihumas Polres Iptu Anshori mengatakan, kegiatan vaksinasi booster dilaksanakan di SMU Negeri 1 Gondang oleh Tim Vaksinator Sidokkes Polres Tulungagung dan pengamanan kegiatan oleh Polsek Gondang.


“Akselerasi vaksinasi di Kabupaten Tulungagung terus di gencarkan dengan kolaborasi antar instansi seperti, Pemkab dan jajaran TNI dan diprioritaskan untuk vaksin Boster”, ungkapnya.


Teknis pelaksanaan vaksinasi yakni meliputi, pendaftaran, pengukuran tensi, screening kesehatan, penyuntikan vaksin dan observasi setelah vaksin.

Apa bila peserta vaksin ada kendala masalah kesehatan atau mempunyai penyakit bawaan maka vaksin akan ditunda sampai yang bersangkutan dalam keadaan sehat.


“Siswa dan siswi serta guru yang dilaksanakan vaksin boster, sebelum dilaksanakan vaksin boster terlebih dahulu Petugas Nakes telah memeriksa/konseling bagi calon sasaran yang akan divaksin boster”, terangnya.


“Alhamdulillah pelaksanaannya berjalan aman dan lancar”, sambungnya.


Lebih lanjut Kapolres menuturkan Polsek Jajaran juga melakukan pendampingan dan pengamanan untuk memastikan kegiatan penyuntikan vaksin Covid-19 berjalan dengan aman, tertib dan tepat sasaran diberikan kepada masyarakat.


“Kegiatan vaksinasi booster juga dilaksanakan di tiap puskesmas kecamatan maupan di Balai Desa oleh Tim Vaksinator Nakes Puskesmas”, ujarnya.


Kasihumas, juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap patuh protokol kesehatan.


“Vaksinasi ini untuk mencapai herd immunity, tapi bukan berarti jika sudah vaksin lalu abai terhadap prokes. Jadi kami harap masyarakat tetap patuh prokes,” pungkasnya. (Ans71-Restu)